<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konsumsi BBM DFSK E5 Plus PHEV Capai 83 Km/Liter, Lebih Irit dari Honda Beat</title><description>DFSK E5 Plus mampu menempuh jarak hingga 1.400 km berdasarkan uji NEDC dalam satu kali pengisian tangki penuh berkapasitas 60 liter dan isi daya baterai penuh. &#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/12/15/3235677/konsumsi-bbm-dfsk-e5-plus-phev-capai-83-km-liter-lebih-irit-dari-honda-beat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/12/15/3235677/konsumsi-bbm-dfsk-e5-plus-phev-capai-83-km-liter-lebih-irit-dari-honda-beat"/><item><title>Konsumsi BBM DFSK E5 Plus PHEV Capai 83 Km/Liter, Lebih Irit dari Honda Beat</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/12/15/3235677/konsumsi-bbm-dfsk-e5-plus-phev-capai-83-km-liter-lebih-irit-dari-honda-beat</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/12/15/3235677/konsumsi-bbm-dfsk-e5-plus-phev-capai-83-km-liter-lebih-irit-dari-honda-beat</guid><pubDate>Rabu 12 Agustus 2026 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/12/15/3235677/dfsk_e5_plus-9yae_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konsumsi BBM DFSK E5 Plus PHEV Capai 83 Km/Liter, Lebih Irit dari Honda Beat (Okezone/Erha A Ramadhoni)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/12/15/3235677/dfsk_e5_plus-9yae_large.jpg</image><title>Konsumsi BBM DFSK E5 Plus PHEV Capai 83 Km/Liter, Lebih Irit dari Honda Beat (Okezone/Erha A Ramadhoni)</title></images><description>JAKARTA - DFSK memasuki era di industri otomotif Indonesia. Kini DFSK memasarkan E5 Plus, yang merupakan model dengan teknologi plug in hybrid electric vehicle (PHEV). DFSK E5 Plus diklaim memiliki efisiensi bahan bakar hingga 83 km per liter. Angka tersebut berarti lebih irit dibandingkan Honda Beat yang mencapai 60 km per liter.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. DFSK E5 Plus&#13;
&#13;
Diketahui, Honda Beat merupakan skutik yang dijuluki motor sejuta umat. Pasalnya, Honda Beat yang menyasar segmen entry level menawarkan harga yang kompetitif. Model ini juga banyak dipilih karena dikenal irit konsumsi BBM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, DFSK E5 Plus merupakan model PHEV. E5 Plus dibekali mesin bensin 1.500 cc Atkinson. Mesin itu mampu menyemburkan tenaga hingga 109 HP dan torsi 135 Nm. Model ini juga dibekali motor listrik bertenaga 215 HP dan torsi hingga 330 Nm.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
DFSK E5 Plus juga dibekali baterai berkapasitas 25 kWh. Dalam mode EV murni, model ini bisa melaju hingga 140 km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, jika mesin dan motor listriknya dikombinasikan, jarak tempuhnya bisa mencapai hingga 1.400 km berdasarkan uji New European Driving Cycling (NEDC), dalam satu kali pengisian tangki penuh berkapasitas 60 liter dan isi daya baterai penuh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk efisiensinya, DFSK E5 Plus disebut mencapai 83 km per liter.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
DFSK E5 Plus (Okezone/Erha A Ramadhoni)&#13;
&#13;
&#13;
DFSK E5 Plus juga sudah didukung fitur DC Fast Charging. Isi daya dari 30% hingga 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 20&amp;ndash;28 menit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Peluncuran DFSK E5 Plus di Indonesia merupakan tonggak penting dalam perjalanan global DFSK menuju era mobilitas energi baru. Indonesia adalah salah satu pasar strategis kami, dan kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan nilai&#13;
nyata bagi pelanggan,&amp;quot; kata President of DFSK, Amy Gong, saat peluncuran di GIIAS 2026, dikutip Rabu (12/8/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Head of Sales &amp;amp; Marketing PT Sokonindo Automobile, Doni Putra Okten, menilai PHEV hadir sebagai solusi elektrifikasi yang&#13;
paling relevan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia saat ini. Pasalnya, lewat teknologi PHEV, dapat menghadirkan pengalaman berkendara elektrik tanpa mengorbankan kebebasan menjelajah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami percaya elektrifikasi tidak boleh mengorbankan kebebasan berkendara. PHEV menghadirkan pengalaman berkendara elektrik untuk aktivitas sehari-hari sekaligus memberikan ketenangan untuk melakukan perjalanan jarak jauh tanpa dibayangi range anxiety,&amp;quot; ujarnya di arena GIIAS 2026, dikutip Rabu (12/8/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
DFSK E5 Plus bermain segmen SUV PHEV premium. Model ini mempunyai modal penting untuk bersaing di segmen tersebut. Ini termasuk dari sisi kenyamanan dan keselamatan berkendara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada bagian kabin, model ini juga dilengkapi Advanced Intelligent Air Purification serta Sera Voice Assistant, yang merupakan fitur perintah suara berbahasa Indonesia. Seluruh antarmuka perangkat elektronik ini dijalankan chip processor Snapdragon 8155.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada baris kedua, terdapat Rear Entertainment Display berukuran 15,6 inci, yang merupakan pertama di kelasnya. Ini dapat menghadirkan hiburan selama perjalanan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, terdapat Ventilated Seat pada baris pertama dan kedua. Hal ini untuk membantu membantu menjaga sirkulasi udara di area duduk dan punggung sehingga penumpang tetap nyaman.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
DFSK E5 Plus juga memiliki lebih dari 300 titik peredam suara yang ditanamkan pada seluruh bodi kendaraan. Hal ini membuat kabin menjadi lebih senyap.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penggunaan teknologi suspensi Frequency Selective Damping (FSD) yang bekerja secara otomatis menyesuaikan karakter berkendara bisa membuat perjalanan lebih nyaman saat melewati jalan rusak di dalam kota. Itu karena kendaraan dapat tetap stabil saat melaju kencang di jalan tol.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk fitur keselamatannya, DFSK E5 Plus dibekali 18 fitur advanced driver assistance system (ADAS), &amp;nbsp;yang sudah masuk ke ADAS level 2. E5 Plus juga bisa parkir secara otomatis lewat APA (Automatic Parking Assistance) dan juga bisa berpindah jalur secara otomatis di jalur bebas hambatan dengan fitur ALCA (Automatic Line Change Assistance).&#13;
&#13;
Untuk harganya, DFSK E5 Plus dibanderol Rp499 juta dan selama GIIAS 2026 kemarin harga jualnya Rp479 juta. Harga tersebut berstatus on the road (OTR) Jakarta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kehadiran E5 Plus langsung menjadi motor penjualan brand tersebut di Indonesia. Hingga hari 9 Agustus 2026, DFSK toal mencatat 625 surat pemesanan kendaraan (SPK). Rinciannya, dari 380 SPK untuk DFSK E5 Plus, 125 SPK untuk Seres E1, dan 120 SPK untuk Gelora E.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melihat antusiasme terhadap E5 Plus tetap sangat tinggi. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat kendaraan, tetapi juga ingin mencoba dan merasakan langsung teknologi PHEV yang kami hadirkan. Bagi kami, kesempatan ini sangat penting karena&#13;
konsumen dapat memahami teknologi kendaraan secara langsung melalui pengalaman berkendara,&amp;rdquo; ujar Director Sales Center of PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - DFSK memasuki era di industri otomotif Indonesia. Kini DFSK memasarkan E5 Plus, yang merupakan model dengan teknologi plug in hybrid electric vehicle (PHEV). DFSK E5 Plus diklaim memiliki efisiensi bahan bakar hingga 83 km per liter. Angka tersebut berarti lebih irit dibandingkan Honda Beat yang mencapai 60 km per liter.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. DFSK E5 Plus&#13;
&#13;
Diketahui, Honda Beat merupakan skutik yang dijuluki motor sejuta umat. Pasalnya, Honda Beat yang menyasar segmen entry level menawarkan harga yang kompetitif. Model ini juga banyak dipilih karena dikenal irit konsumsi BBM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, DFSK E5 Plus merupakan model PHEV. E5 Plus dibekali mesin bensin 1.500 cc Atkinson. Mesin itu mampu menyemburkan tenaga hingga 109 HP dan torsi 135 Nm. Model ini juga dibekali motor listrik bertenaga 215 HP dan torsi hingga 330 Nm.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
DFSK E5 Plus juga dibekali baterai berkapasitas 25 kWh. Dalam mode EV murni, model ini bisa melaju hingga 140 km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, jika mesin dan motor listriknya dikombinasikan, jarak tempuhnya bisa mencapai hingga 1.400 km berdasarkan uji New European Driving Cycling (NEDC), dalam satu kali pengisian tangki penuh berkapasitas 60 liter dan isi daya baterai penuh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk efisiensinya, DFSK E5 Plus disebut mencapai 83 km per liter.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
DFSK E5 Plus (Okezone/Erha A Ramadhoni)&#13;
&#13;
&#13;
DFSK E5 Plus juga sudah didukung fitur DC Fast Charging. Isi daya dari 30% hingga 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 20&amp;ndash;28 menit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Peluncuran DFSK E5 Plus di Indonesia merupakan tonggak penting dalam perjalanan global DFSK menuju era mobilitas energi baru. Indonesia adalah salah satu pasar strategis kami, dan kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan nilai&#13;
nyata bagi pelanggan,&amp;quot; kata President of DFSK, Amy Gong, saat peluncuran di GIIAS 2026, dikutip Rabu (12/8/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Head of Sales &amp;amp; Marketing PT Sokonindo Automobile, Doni Putra Okten, menilai PHEV hadir sebagai solusi elektrifikasi yang&#13;
paling relevan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia saat ini. Pasalnya, lewat teknologi PHEV, dapat menghadirkan pengalaman berkendara elektrik tanpa mengorbankan kebebasan menjelajah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami percaya elektrifikasi tidak boleh mengorbankan kebebasan berkendara. PHEV menghadirkan pengalaman berkendara elektrik untuk aktivitas sehari-hari sekaligus memberikan ketenangan untuk melakukan perjalanan jarak jauh tanpa dibayangi range anxiety,&amp;quot; ujarnya di arena GIIAS 2026, dikutip Rabu (12/8/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
DFSK E5 Plus bermain segmen SUV PHEV premium. Model ini mempunyai modal penting untuk bersaing di segmen tersebut. Ini termasuk dari sisi kenyamanan dan keselamatan berkendara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada bagian kabin, model ini juga dilengkapi Advanced Intelligent Air Purification serta Sera Voice Assistant, yang merupakan fitur perintah suara berbahasa Indonesia. Seluruh antarmuka perangkat elektronik ini dijalankan chip processor Snapdragon 8155.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada baris kedua, terdapat Rear Entertainment Display berukuran 15,6 inci, yang merupakan pertama di kelasnya. Ini dapat menghadirkan hiburan selama perjalanan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, terdapat Ventilated Seat pada baris pertama dan kedua. Hal ini untuk membantu membantu menjaga sirkulasi udara di area duduk dan punggung sehingga penumpang tetap nyaman.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
DFSK E5 Plus juga memiliki lebih dari 300 titik peredam suara yang ditanamkan pada seluruh bodi kendaraan. Hal ini membuat kabin menjadi lebih senyap.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penggunaan teknologi suspensi Frequency Selective Damping (FSD) yang bekerja secara otomatis menyesuaikan karakter berkendara bisa membuat perjalanan lebih nyaman saat melewati jalan rusak di dalam kota. Itu karena kendaraan dapat tetap stabil saat melaju kencang di jalan tol.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk fitur keselamatannya, DFSK E5 Plus dibekali 18 fitur advanced driver assistance system (ADAS), &amp;nbsp;yang sudah masuk ke ADAS level 2. E5 Plus juga bisa parkir secara otomatis lewat APA (Automatic Parking Assistance) dan juga bisa berpindah jalur secara otomatis di jalur bebas hambatan dengan fitur ALCA (Automatic Line Change Assistance).&#13;
&#13;
Untuk harganya, DFSK E5 Plus dibanderol Rp499 juta dan selama GIIAS 2026 kemarin harga jualnya Rp479 juta. Harga tersebut berstatus on the road (OTR) Jakarta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kehadiran E5 Plus langsung menjadi motor penjualan brand tersebut di Indonesia. Hingga hari 9 Agustus 2026, DFSK toal mencatat 625 surat pemesanan kendaraan (SPK). Rinciannya, dari 380 SPK untuk DFSK E5 Plus, 125 SPK untuk Seres E1, dan 120 SPK untuk Gelora E.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melihat antusiasme terhadap E5 Plus tetap sangat tinggi. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat kendaraan, tetapi juga ingin mencoba dan merasakan langsung teknologi PHEV yang kami hadirkan. Bagi kami, kesempatan ini sangat penting karena&#13;
konsumen dapat memahami teknologi kendaraan secara langsung melalui pengalaman berkendara,&amp;rdquo; ujar Director Sales Center of PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
