<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bedah Desain Jetour T2 i-DM, Mobil Hybrid yang Paling Banyak Dijajal Pengunjung GIIAS 2026</title><description>Jetour T2 i-DM merupakan SUV boxy dengan teknologi plug in hybrid electric vehicle (PHEV).&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/12/15/3235673/bedah-desain-jetour-t2-i-dm-mobil-hybrid-yang-paling-banyak-dijajal-pengunjung-giias-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/12/15/3235673/bedah-desain-jetour-t2-i-dm-mobil-hybrid-yang-paling-banyak-dijajal-pengunjung-giias-2026"/><item><title>Bedah Desain Jetour T2 i-DM, Mobil Hybrid yang Paling Banyak Dijajal Pengunjung GIIAS 2026</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/12/15/3235673/bedah-desain-jetour-t2-i-dm-mobil-hybrid-yang-paling-banyak-dijajal-pengunjung-giias-2026</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/12/15/3235673/bedah-desain-jetour-t2-i-dm-mobil-hybrid-yang-paling-banyak-dijajal-pengunjung-giias-2026</guid><pubDate>Rabu 12 Agustus 2026 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/12/15/3235673/jetour_t2_idm-481a_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bedah Desain Jetour T2 i-DM, Mobil Hybrid yang Paling Banyak Dijajal Pengunjung GIIAS 2026 (Okezone/Erha A Ramadhoni)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/12/15/3235673/jetour_t2_idm-481a_large.jpg</image><title>Bedah Desain Jetour T2 i-DM, Mobil Hybrid yang Paling Banyak Dijajal Pengunjung GIIAS 2026 (Okezone/Erha A Ramadhoni)</title></images><description>JAKARTA - Jetour T2 i-DM menjadi mobil hybrid yang paling banyak dijajal pengunjung lewat sesi test drive saat pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD Tangerang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Mobil Hybrid Paling Banyak Dijajal&#13;
&#13;
Secara total, pada GIIAS 2026, Jetour mendapatkan 3 penghargaan di GIIAS 2026. Dua penghargaan lainnya adalah Jetour T2 i-DM yang meraih New Launch SUV pilihan media Jetour T1 i-DM modification berwarna ungu yang meraih Special Exhibit Car.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengakuan yang diberikan kepada Jetour T2 i-DM dan Jetour T1 i-DM ini menjadi validasi bahwa kombinasi desain, teknologi i-DM, serta karakter adventure yang kami tawarkan mampu menarik perhatian dan mendapatkan apresiasi dari media maupun pengunjung GIIAS,&amp;quot; ujar Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, dikutip Rabu (12/8/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jetour T2 i-DM merupakan SUV dengan teknologi plug in hybrid electric vehicle (PHEV). Model ini hadir dengan bentuk boxy.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Product Senior Manager PT Jetour Sales Indonesia, Nugraha Kurnia, menjelaskan pihaknya meyakini kendaraan tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga bagian dari gaya hidup yang mendukung semangat eksplorasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui Jetour T2 i-DM, kami menghadirkan adventure PHEV SUV yang memadukan performa, efisiensi, dan boxy adventure design yang ikonik dalam satu kesatuan. Setiap elemen desain dirancang tidak hanya untuk menghadirkan karakter yang kuat, tetapi juga memberikan kenyamanan dan fungsionalitas sehingga mampu mendukung berbagai perjalanan, mulai dari aktivitas sehari-hari di perkotaan hingga petualangan jarak jauh,&amp;rdquo; ucap Irwan Nugraha Kurnia.&#13;
&#13;
Jetour T2 i-DM mengusung siluet eksterior bergaya boxy. Mengadopsi filosofi three-box body proportion, garis atap dirancang lurus dan tegak untuk menciptakan siluet. Proporsi tersebut memperkuat kesan stabil melalui garis horizontal yang tegas dan dominasi elemen vertikal. Karakter desain ini diterapkan secara konsisten pada lampu depan, kaca spion, hingga gagang pintu konvensional.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Identitas khas Jetour T2 i-DM juga terlihat pada desain lampu depan dan belakang yang terinspirasi dari filosofi lentera Tiongkok. Garis vertikal dan horizontal tersebut tampak futuristis. Karakter tersebut semakin diperkuat melalui pilihan warna yang terinspirasi dari palet alam, yaitu Highway Gray, Carbon Crystal Black, Khaki White, Aviation Silver, dan Electroplated Green.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dirancang untuk mendukung berbagai perjalanan, termasuk petualangan jarak jauh, Jetour T2 i-DM mengutamakan visibilitas dan rasa aman melalui berbagai fitur pencahayaan.&#13;
&#13;
SUV ini dilengkapi Matrix Auto Headlight, Intelligent High Beam, Follow Me Home, Welcome Light Animation, serta Foglight &amp;amp; Cornering Light yang bekerja secara otomatis untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat melintasi jalan pegunungan, kawasan minim penerangan, maupun rute antarkota pada sore hingga malam hari, sistem pencahayaan mampu menjangkau hingga 200 meter dengan sebaran cahaya mencapai 28 meter saat high beam.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Jetour T2 i-DM menjadi mobil hybrid yang paling banyak dijajal pengunjung lewat sesi test drive saat pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD Tangerang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Mobil Hybrid Paling Banyak Dijajal&#13;
&#13;
Secara total, pada GIIAS 2026, Jetour mendapatkan 3 penghargaan di GIIAS 2026. Dua penghargaan lainnya adalah Jetour T2 i-DM yang meraih New Launch SUV pilihan media Jetour T1 i-DM modification berwarna ungu yang meraih Special Exhibit Car.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengakuan yang diberikan kepada Jetour T2 i-DM dan Jetour T1 i-DM ini menjadi validasi bahwa kombinasi desain, teknologi i-DM, serta karakter adventure yang kami tawarkan mampu menarik perhatian dan mendapatkan apresiasi dari media maupun pengunjung GIIAS,&amp;quot; ujar Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, dikutip Rabu (12/8/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jetour T2 i-DM merupakan SUV dengan teknologi plug in hybrid electric vehicle (PHEV). Model ini hadir dengan bentuk boxy.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Product Senior Manager PT Jetour Sales Indonesia, Nugraha Kurnia, menjelaskan pihaknya meyakini kendaraan tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga bagian dari gaya hidup yang mendukung semangat eksplorasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui Jetour T2 i-DM, kami menghadirkan adventure PHEV SUV yang memadukan performa, efisiensi, dan boxy adventure design yang ikonik dalam satu kesatuan. Setiap elemen desain dirancang tidak hanya untuk menghadirkan karakter yang kuat, tetapi juga memberikan kenyamanan dan fungsionalitas sehingga mampu mendukung berbagai perjalanan, mulai dari aktivitas sehari-hari di perkotaan hingga petualangan jarak jauh,&amp;rdquo; ucap Irwan Nugraha Kurnia.&#13;
&#13;
Jetour T2 i-DM mengusung siluet eksterior bergaya boxy. Mengadopsi filosofi three-box body proportion, garis atap dirancang lurus dan tegak untuk menciptakan siluet. Proporsi tersebut memperkuat kesan stabil melalui garis horizontal yang tegas dan dominasi elemen vertikal. Karakter desain ini diterapkan secara konsisten pada lampu depan, kaca spion, hingga gagang pintu konvensional.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Identitas khas Jetour T2 i-DM juga terlihat pada desain lampu depan dan belakang yang terinspirasi dari filosofi lentera Tiongkok. Garis vertikal dan horizontal tersebut tampak futuristis. Karakter tersebut semakin diperkuat melalui pilihan warna yang terinspirasi dari palet alam, yaitu Highway Gray, Carbon Crystal Black, Khaki White, Aviation Silver, dan Electroplated Green.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dirancang untuk mendukung berbagai perjalanan, termasuk petualangan jarak jauh, Jetour T2 i-DM mengutamakan visibilitas dan rasa aman melalui berbagai fitur pencahayaan.&#13;
&#13;
SUV ini dilengkapi Matrix Auto Headlight, Intelligent High Beam, Follow Me Home, Welcome Light Animation, serta Foglight &amp;amp; Cornering Light yang bekerja secara otomatis untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat melintasi jalan pegunungan, kawasan minim penerangan, maupun rute antarkota pada sore hingga malam hari, sistem pencahayaan mampu menjangkau hingga 200 meter dengan sebaran cahaya mencapai 28 meter saat high beam.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
