<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Purbaya Ajak Toyota Pindahkan Pabrik dari Thailand ke Indonesia, Siapkan Insentif</title><description>Ia mengatakan, pemerintah siap memberikan insentif jika manufaktur utama Toyota itu  dipindah ke Indonesia.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/05/15/3234362/purbaya-ajak-toyota-pindahkan-pabrik-dari-thailand-ke-indonesia-siapkan-insentif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/05/15/3234362/purbaya-ajak-toyota-pindahkan-pabrik-dari-thailand-ke-indonesia-siapkan-insentif"/><item><title>Purbaya Ajak Toyota Pindahkan Pabrik dari Thailand ke Indonesia, Siapkan Insentif</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/05/15/3234362/purbaya-ajak-toyota-pindahkan-pabrik-dari-thailand-ke-indonesia-siapkan-insentif</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/05/15/3234362/purbaya-ajak-toyota-pindahkan-pabrik-dari-thailand-ke-indonesia-siapkan-insentif</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2026 18:05 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/05/15/3234362/menkeu_purbaya_yudhi_sadewa-hdR6_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Purbaya Ajak Toyota Pindahkan Pabrik dari Thailand ke Indonesia, Siapkan Insentif (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/05/15/3234362/menkeu_purbaya_yudhi_sadewa-hdR6_large.jpeg</image><title>Purbaya Ajak Toyota Pindahkan Pabrik dari Thailand ke Indonesia, Siapkan Insentif (Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengajak Toyota untuk dapat memindahkan manufaktur utamanya dari Thailand ke Indonesia. Ia mengatakan, pemerintah siap memberikan insentif jika manufaktur utama Toyota itu &amp;nbsp;dipindah ke Indonesia.&#13;
&#13;
Bahkan, Purbaya mengatakan siap memberikan insentif yang diinginkan Toyota.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita akan dukung Toyota juga, tapi bawa manufakturasi utama dari Thailand ke Indonesia. Saya akan memberikan semua insentif yang Anda inginkan,&amp;quot; kata Purbaya di ICE BSD Tangerang, dikutip Rabu (5/8/2026).&#13;
&#13;
Purbaya bingung kenapa manufaktur utama Toyota ada di Thailand. Pasalnya, ia menegaskan Indonesia adalah negara terbesar di ASEAN.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita kan negara paling besar di Asia, kenapa pusatnya di Thailand?&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Purbaya menjelaskan, pada masa lampau mungkin pemerintah belum memberikan insentif maksimal kepada investor. Namun, ia mengatakan pemerintah telah berbenah untuk menarik investasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin di masa lalu, kita tidak memberikan insentif yang memadai bagi investor asing, atau mungkin iklim investasinya kurang baik,&amp;quot; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
Ia pun mengajak Toyota agar dapat memindahkan manufaktur utamanya ke Indonesia. Insentif pun akan disediakan jika hal ini terjadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kali ini, kami akan membenahinya secara serius. Kami juga akan menyediakan insentif yang cukup agar Anda dapat memindahkan fasilitas produksi Anda dari Thailand ke Indonesia,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, sekitar 1,5 juta warga Indonesia bekerja di industri otomotif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebanyak 2,6 juta kendaraan per tahun dihasilkan dari kapasitas produksi yang terinstall.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Otomotif tidak hanya melibatkan satu sektor tetapi terkoneksi juga dengan baja, elektronik, bahan kimia, logistik dan keuangan.&#13;
&#13;
Diketahui, saat ini sejumlah model Toyota yang dipasarkan di Indonesia masih berstatus diimpor utuh (completely built up/CBU) dari pabrik Thailand. Mobil Toyota yang masih impor adalah Hilux Rangga, Hilux Double Cabin, HiAce, Corolla Cross Hybrid, dan Camry Hybrid.&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengajak Toyota untuk dapat memindahkan manufaktur utamanya dari Thailand ke Indonesia. Ia mengatakan, pemerintah siap memberikan insentif jika manufaktur utama Toyota itu &amp;nbsp;dipindah ke Indonesia.&#13;
&#13;
Bahkan, Purbaya mengatakan siap memberikan insentif yang diinginkan Toyota.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita akan dukung Toyota juga, tapi bawa manufakturasi utama dari Thailand ke Indonesia. Saya akan memberikan semua insentif yang Anda inginkan,&amp;quot; kata Purbaya di ICE BSD Tangerang, dikutip Rabu (5/8/2026).&#13;
&#13;
Purbaya bingung kenapa manufaktur utama Toyota ada di Thailand. Pasalnya, ia menegaskan Indonesia adalah negara terbesar di ASEAN.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita kan negara paling besar di Asia, kenapa pusatnya di Thailand?&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Purbaya menjelaskan, pada masa lampau mungkin pemerintah belum memberikan insentif maksimal kepada investor. Namun, ia mengatakan pemerintah telah berbenah untuk menarik investasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin di masa lalu, kita tidak memberikan insentif yang memadai bagi investor asing, atau mungkin iklim investasinya kurang baik,&amp;quot; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
Ia pun mengajak Toyota agar dapat memindahkan manufaktur utamanya ke Indonesia. Insentif pun akan disediakan jika hal ini terjadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kali ini, kami akan membenahinya secara serius. Kami juga akan menyediakan insentif yang cukup agar Anda dapat memindahkan fasilitas produksi Anda dari Thailand ke Indonesia,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, sekitar 1,5 juta warga Indonesia bekerja di industri otomotif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebanyak 2,6 juta kendaraan per tahun dihasilkan dari kapasitas produksi yang terinstall.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Otomotif tidak hanya melibatkan satu sektor tetapi terkoneksi juga dengan baja, elektronik, bahan kimia, logistik dan keuangan.&#13;
&#13;
Diketahui, saat ini sejumlah model Toyota yang dipasarkan di Indonesia masih berstatus diimpor utuh (completely built up/CBU) dari pabrik Thailand. Mobil Toyota yang masih impor adalah Hilux Rangga, Hilux Double Cabin, HiAce, Corolla Cross Hybrid, dan Camry Hybrid.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
