<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga BBM Naik, Ini 10 Tips Hemat Bensin saat Berkendara</title><description>Salah satu caranya adalah dengan menjaga kecepatan tetap stabil saat berkendara.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/06/10/15/3223802/harga-bbm-naik-ini-10-tips-hemat-bensin-saat-berkendara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2026/06/10/15/3223802/harga-bbm-naik-ini-10-tips-hemat-bensin-saat-berkendara"/><item><title>Harga BBM Naik, Ini 10 Tips Hemat Bensin saat Berkendara</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/06/10/15/3223802/harga-bbm-naik-ini-10-tips-hemat-bensin-saat-berkendara</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2026/06/10/15/3223802/harga-bbm-naik-ini-10-tips-hemat-bensin-saat-berkendara</guid><pubDate>Rabu 10 Juni 2026 18:18 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/10/15/3223802/mitsubishi-We7P_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga BBM Naik, Ini 10 Tips Hemat Bensin saat Berkendara (Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/10/15/3223802/mitsubishi-We7P_large.jpg</image><title>Harga BBM Naik, Ini 10 Tips Hemat Bensin saat Berkendara (Ilustrasi)</title></images><description>JAKARTA - Ada sejumlah tips untuk menghemat konsumsi BBM saat berkendara. Hal ini agar dapat meminimalkan pengeluaran untuk bensin di saat harga BBM naik.&#13;
&#13;
Diketahui, harga BBM nonsubsidi Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.&amp;nbsp;Sementara harga Pertamax Green juga naik Rp4.100 menjadi Rp17.000 per liter dari harga sebelumnya Rp12.900 per liter.&#13;
&#13;
&#13;
Dengan naiknya harga BBM tersebut, pengemudi harus bisa menghemat konsumsi bahan bakar. Berikut 10 tips agar pengemudi bisa hemat bensin, sebagaimana dihimpun Okezone, Rabu (10/6/2026):&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Jaga Kecepatan Stabil&#13;
&#13;
Kecepatan naik-turun ekstrem membuat mesin boros. Kecepatan stabil 60&amp;ndash;80 km/jam adalah titik efisiensi ideal. Di tol, manfaatkan cruise control agar kecepatan konstan tanpa harus sering menekan gas.&#13;
&#13;
2. Rutin Periksa Tekanan Ban&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ban yang kurang angin tidak hanya membuat kendaraan sulit dikendalikan, tetapi juga membuat mesin bekerja lebih keras. Akibatnya, konsumsi bahan bakar bisa naik 3&amp;ndash;5 persen. Karena itu, periksa tekanan ban setidaknya dua minggu sekali, terutama sebelum perjalanan jauh.&#13;
&#13;
3. Gunakan Gigi Sesuai Kecepatan&#13;
&#13;
Pada mobil transmisi manual, penggunaan gigi yang tidak sesuai kecepatan dapat menyebabkan mesin tersendat. Misalnya, tetap pakai gigi 2 saat melaju 50 km/jam sama seperti berlari sambil membawa beban berat.&#13;
&#13;
4. Gunakan Fitur Eco Mode&#13;
&#13;
Eco Mode mengatur respon gas dan transmisi agar mesin bekerja lebih hemat dengan akselerasi lembut, cocok dipakai di kota atau rute padat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
5. Hindari Akselerasi Mendadak&#13;
&#13;
Menekan pedal gas terlalu dalam dapat membuat sistem injeksi menyemprotkan bahan bakar lebih banyak dari yang dibutuhkan. Selain boros, hal ini juga mempercepat keausan komponen dan meningkatkan emisi.&#13;
&#13;
6. Matikan Mesin Saat Parkir Lama&#13;
&#13;
Mesin yang menyala saat kendaraan diam dalam waktu lama tetap menghabiskan bensin. Jika parkir lebih dari 10 menit, matikan mesin untuk menghemat bahan bakar.&#13;
&#13;
7. Kurangi Beban Berlebih di Kendaraan&#13;
&#13;
Setiap 50 kg tambahan beban bisa meningkatkan konsumsi BBM sekitar 2 persen. Keluarkan barang tak penting dari bagasi secara rutin agar kendaraan tidak terbebani.&#13;
&#13;
8. Gunakan Bahan Bakar Sesuai Rekomendasi Mesin&#13;
&#13;
Mesin dirancang untuk jenis bahan bakar dengan nilai oktan tertentu. Jika direkomendasikan RON 92, hindari pakai RON 88 atau 90.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
9. Pilih Jalur Efisien dan Hindari Macet Panjang&#13;
&#13;
Berhenti dan akselerasi berulang kali di kemacetan boros bahan bakar. Gunakan aplikasi navigasi untuk jalur lancar dan berangkat lebih awal agar terhindar macet.&#13;
&#13;
10. Servis Rutin dan Ganti Oli Tepat Waktu&#13;
&#13;
Oli dan filter udara yang sudah lama atau kotor dapat menurunkan efisiensi bahan bakar. Ganti oli setiap 5.000&amp;ndash;10.000 km sesuai rekomendasi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ada sejumlah tips untuk menghemat konsumsi BBM saat berkendara. Hal ini agar dapat meminimalkan pengeluaran untuk bensin di saat harga BBM naik.&#13;
&#13;
Diketahui, harga BBM nonsubsidi Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.&amp;nbsp;Sementara harga Pertamax Green juga naik Rp4.100 menjadi Rp17.000 per liter dari harga sebelumnya Rp12.900 per liter.&#13;
&#13;
&#13;
Dengan naiknya harga BBM tersebut, pengemudi harus bisa menghemat konsumsi bahan bakar. Berikut 10 tips agar pengemudi bisa hemat bensin, sebagaimana dihimpun Okezone, Rabu (10/6/2026):&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Jaga Kecepatan Stabil&#13;
&#13;
Kecepatan naik-turun ekstrem membuat mesin boros. Kecepatan stabil 60&amp;ndash;80 km/jam adalah titik efisiensi ideal. Di tol, manfaatkan cruise control agar kecepatan konstan tanpa harus sering menekan gas.&#13;
&#13;
2. Rutin Periksa Tekanan Ban&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ban yang kurang angin tidak hanya membuat kendaraan sulit dikendalikan, tetapi juga membuat mesin bekerja lebih keras. Akibatnya, konsumsi bahan bakar bisa naik 3&amp;ndash;5 persen. Karena itu, periksa tekanan ban setidaknya dua minggu sekali, terutama sebelum perjalanan jauh.&#13;
&#13;
3. Gunakan Gigi Sesuai Kecepatan&#13;
&#13;
Pada mobil transmisi manual, penggunaan gigi yang tidak sesuai kecepatan dapat menyebabkan mesin tersendat. Misalnya, tetap pakai gigi 2 saat melaju 50 km/jam sama seperti berlari sambil membawa beban berat.&#13;
&#13;
4. Gunakan Fitur Eco Mode&#13;
&#13;
Eco Mode mengatur respon gas dan transmisi agar mesin bekerja lebih hemat dengan akselerasi lembut, cocok dipakai di kota atau rute padat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
5. Hindari Akselerasi Mendadak&#13;
&#13;
Menekan pedal gas terlalu dalam dapat membuat sistem injeksi menyemprotkan bahan bakar lebih banyak dari yang dibutuhkan. Selain boros, hal ini juga mempercepat keausan komponen dan meningkatkan emisi.&#13;
&#13;
6. Matikan Mesin Saat Parkir Lama&#13;
&#13;
Mesin yang menyala saat kendaraan diam dalam waktu lama tetap menghabiskan bensin. Jika parkir lebih dari 10 menit, matikan mesin untuk menghemat bahan bakar.&#13;
&#13;
7. Kurangi Beban Berlebih di Kendaraan&#13;
&#13;
Setiap 50 kg tambahan beban bisa meningkatkan konsumsi BBM sekitar 2 persen. Keluarkan barang tak penting dari bagasi secara rutin agar kendaraan tidak terbebani.&#13;
&#13;
8. Gunakan Bahan Bakar Sesuai Rekomendasi Mesin&#13;
&#13;
Mesin dirancang untuk jenis bahan bakar dengan nilai oktan tertentu. Jika direkomendasikan RON 92, hindari pakai RON 88 atau 90.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
9. Pilih Jalur Efisien dan Hindari Macet Panjang&#13;
&#13;
Berhenti dan akselerasi berulang kali di kemacetan boros bahan bakar. Gunakan aplikasi navigasi untuk jalur lancar dan berangkat lebih awal agar terhindar macet.&#13;
&#13;
10. Servis Rutin dan Ganti Oli Tepat Waktu&#13;
&#13;
Oli dan filter udara yang sudah lama atau kotor dapat menurunkan efisiensi bahan bakar. Ganti oli setiap 5.000&amp;ndash;10.000 km sesuai rekomendasi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
