<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BYD Bakal Jualan Robot Humanoid lewat Jaringan Diler</title><description>Robot itu nantinya dijual melalui jaringan diler BYD. &#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/06/06/15/3223004/byd-bakal-jualan-robot-humanoid-lewat-jaringan-diler</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2026/06/06/15/3223004/byd-bakal-jualan-robot-humanoid-lewat-jaringan-diler"/><item><title>BYD Bakal Jualan Robot Humanoid lewat Jaringan Diler</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/06/06/15/3223004/byd-bakal-jualan-robot-humanoid-lewat-jaringan-diler</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2026/06/06/15/3223004/byd-bakal-jualan-robot-humanoid-lewat-jaringan-diler</guid><pubDate>Sabtu 06 Juni 2026 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/06/15/3223004/robot_humanoid_byd-WERV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BYD Bakal Jualan Robot Humanoid lewat Jaringan Diler (Car News China)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/06/15/3223004/robot_humanoid_byd-WERV_large.jpg</image><title>BYD Bakal Jualan Robot Humanoid lewat Jaringan Diler (Car News China)</title></images><description>JAKARTA - Produsen otomotif asal China, BYD, tengah mengembangkan robot humanoid. Robot itu nantinya dijual melalui jaringan diler BYD.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. BYD Jualan Robot Humanoid&#13;
&#13;
Melansir Car News China, Sabtu (6/6/2026), Wakil Presiden Eksekutif BYD, Li Ke, mengatakan perusahaan sudah mengerjakan robot humanoid. Ia percaya faktor kompetitif utama di sektor ini adalah kemampuan manufaktur, perangkat lunak, dan perangkat keras.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, AI otomotif dan robotika memiliki fondasi teknologi yang sama. Jika robot humanoid pada akhirnya menjadi produk rumah tangga, BYD dapat mendistribusikannya melalui jaringan diler.&#13;
&#13;
Li Ke mengatakan keahlian AI otomotif perusahaan dapat diterapkan pada robotika karena kedua industri tersebut bergantung pada persepsi, pengambilan keputusan, kontrol gerak, integrasi perangkat lunak, dan rekayasa perangkat keras.&#13;
&#13;
Robot humanoid menggabungkan banyak teknologi yang sudah digunakan dalam kendaraan cerdas modern. Ini termasuk sensor, aktuator listrik, baterai, platform komputasi, dan model AI. Para produsen kendaraan juga memiliki pengalaman manufaktur skala besar, kemampuan manajemen rantai pasokan, dan keahlian dalam sistem kritis keselamatan.&#13;
&#13;
Kesamaan ini telah mendorong beberapa produsen mobil China untuk mengeksplorasi robotika sebagai potensi perluasan.&#13;
&#13;
Li Ke mengatakan BYD dapat menciptakan platform terbuka daripada membatasi diri pada produk yang dikembangkan secara internal.&#13;
&#13;
Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat memproduksi robotnya sendiri sambil bekerja sama dengan perusahaan robotika eksternal. Model seperti itu akan menyerupai strategi BYD yang lebih luas di sektor otomotif. Perusahaan mengembangkan teknologi inti secara internal sambil mempertahankan jaringan pemasok dan mitra yang luas.&#13;
&#13;
Namun, ia tidak tidak memberikan jadwal komersialisasi, spesifikasi teknis, angka investasi, atau target produksi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Produsen Mobil Jual Robot Humanoid&#13;
&#13;
BYD bergabung dengan daftar produsen mobil China yang semakin banyak memasuki sektor robotika humanoid.&#13;
&#13;
Pada April, Chery dilaporkan mulai menjual secara online robot humanoid. Robot yang dilengkapi baterai 0,7 kWh itu dihargai 280.000 yuan atau sekitar Rp749 juta. Langkah ini menjadikan Chery salah satu produsen mobil besar China pertama yang mengomersialkan produk robot humanoid.&#13;
&#13;
Selain Chery, produsen lainnya yakni Xpeng semakin mengaitkan strategi pengembangan AI-nya dengan aplikasi robotika masa depan. Perusahaan ini memposisikan kecerdasan buatan, pengemudian otonom, dan AI yang terintegrasi sebagai domain teknologi terkait. Sebelumnya, Xpeng meluncurkan kemampuan mengemudi tanpa navigasi dan rencana robotaxi L4.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Produsen otomotif asal China, BYD, tengah mengembangkan robot humanoid. Robot itu nantinya dijual melalui jaringan diler BYD.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. BYD Jualan Robot Humanoid&#13;
&#13;
Melansir Car News China, Sabtu (6/6/2026), Wakil Presiden Eksekutif BYD, Li Ke, mengatakan perusahaan sudah mengerjakan robot humanoid. Ia percaya faktor kompetitif utama di sektor ini adalah kemampuan manufaktur, perangkat lunak, dan perangkat keras.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, AI otomotif dan robotika memiliki fondasi teknologi yang sama. Jika robot humanoid pada akhirnya menjadi produk rumah tangga, BYD dapat mendistribusikannya melalui jaringan diler.&#13;
&#13;
Li Ke mengatakan keahlian AI otomotif perusahaan dapat diterapkan pada robotika karena kedua industri tersebut bergantung pada persepsi, pengambilan keputusan, kontrol gerak, integrasi perangkat lunak, dan rekayasa perangkat keras.&#13;
&#13;
Robot humanoid menggabungkan banyak teknologi yang sudah digunakan dalam kendaraan cerdas modern. Ini termasuk sensor, aktuator listrik, baterai, platform komputasi, dan model AI. Para produsen kendaraan juga memiliki pengalaman manufaktur skala besar, kemampuan manajemen rantai pasokan, dan keahlian dalam sistem kritis keselamatan.&#13;
&#13;
Kesamaan ini telah mendorong beberapa produsen mobil China untuk mengeksplorasi robotika sebagai potensi perluasan.&#13;
&#13;
Li Ke mengatakan BYD dapat menciptakan platform terbuka daripada membatasi diri pada produk yang dikembangkan secara internal.&#13;
&#13;
Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat memproduksi robotnya sendiri sambil bekerja sama dengan perusahaan robotika eksternal. Model seperti itu akan menyerupai strategi BYD yang lebih luas di sektor otomotif. Perusahaan mengembangkan teknologi inti secara internal sambil mempertahankan jaringan pemasok dan mitra yang luas.&#13;
&#13;
Namun, ia tidak tidak memberikan jadwal komersialisasi, spesifikasi teknis, angka investasi, atau target produksi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Produsen Mobil Jual Robot Humanoid&#13;
&#13;
BYD bergabung dengan daftar produsen mobil China yang semakin banyak memasuki sektor robotika humanoid.&#13;
&#13;
Pada April, Chery dilaporkan mulai menjual secara online robot humanoid. Robot yang dilengkapi baterai 0,7 kWh itu dihargai 280.000 yuan atau sekitar Rp749 juta. Langkah ini menjadikan Chery salah satu produsen mobil besar China pertama yang mengomersialkan produk robot humanoid.&#13;
&#13;
Selain Chery, produsen lainnya yakni Xpeng semakin mengaitkan strategi pengembangan AI-nya dengan aplikasi robotika masa depan. Perusahaan ini memposisikan kecerdasan buatan, pengemudian otonom, dan AI yang terintegrasi sebagai domain teknologi terkait. Sebelumnya, Xpeng meluncurkan kemampuan mengemudi tanpa navigasi dan rencana robotaxi L4.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
