<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BYD M6 DM Diuji di Jalur Puncak Berastagi, Segini Konsumsi BBM-nya</title><description>Jalur menanjak, tikungan panjang, serta perubahan elevasi ekstrem menuju kawasan dataran tinggi Berastagi, Karo, Sumatera Utara, menjadi rute yang dilalui. &#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/06/04/15/3222593/byd-m6-dm-diuji-di-jalur-puncak-berastagi-segini-konsumsi-bbm-nya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2026/06/04/15/3222593/byd-m6-dm-diuji-di-jalur-puncak-berastagi-segini-konsumsi-bbm-nya"/><item><title>BYD M6 DM Diuji di Jalur Puncak Berastagi, Segini Konsumsi BBM-nya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/06/04/15/3222593/byd-m6-dm-diuji-di-jalur-puncak-berastagi-segini-konsumsi-bbm-nya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2026/06/04/15/3222593/byd-m6-dm-diuji-di-jalur-puncak-berastagi-segini-konsumsi-bbm-nya</guid><pubDate>Kamis 04 Juni 2026 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/04/15/3222593/byd_m6_dm-Ny9R_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BYD M6 DM Diuji di Jalur Puncak Berastagi, Segini Konsumsi BBM-nya (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/04/15/3222593/byd_m6_dm-Ny9R_large.jpg</image><title>BYD M6 DM Diuji di Jalur Puncak Berastagi, Segini Konsumsi BBM-nya (Ist)</title></images><description>JAKARTA - BYD M6 dual mode (DM) menjadi model terbaru brand asal China tersebut yang dipasarkan di Indonesia. Ini juga menjadi model plug in hybrid electric vehicle (PHEV) perdana BYD di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Diuji di Jalur Puncak Berastagi&#13;
&#13;
BYD M6 DM unjuk gigi di jalur Sumatera. Jalur menanjak, tikungan panjang, serta perubahan elevasi ekstrem menuju kawasan dataran tinggi Berastagi, Karo, Sumatera Utara, menjadi rute yang dilalui.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melalui pengujian langsung di jalur Medan&amp;ndash;Puncak Berastagi, teknologi Dual Mode (DM) BYD mampu mencatat efisiensi hingga 100 kilometer per liter. &amp;nbsp;Ini melampaui catatan sebelumnya yang hanya 65 kilometer per liter saat uji coba di Jakarta.&#13;
&#13;
Pengujian tersebut dilakukan melalui kegiatan BYD DM Technology Roadshow Medan. Peserta menjajal performa teknologi Dual Mode di berbagai kondisi jalan, mulai dari lalu lintas perkotaan, jalur antar kota, kawasan rural, hingga tanjakan dan tikungan khas dataran tinggi Sumatera Utara dengan mempertahankan karakter berkendara responsif dan nyaman.&#13;
&#13;
Rute perjalanan dimulai dari BYD Arista Cemara, Kota Medan menuju kawasan Berastagi&amp;ndash;Gundaling Farmstead, dilanjutkan ke Pancur Batu sebelum kembali ke pusat Kota Medan dengan total perjalanan sekitar 150 kilometer dan durasi hampir enam jam. Jalur tersebut menggambarkan pola mobilitas masyarakat Indonesia, terutama di Sumatera Utara yang memiliki karakter perjalanan beragam.&#13;
&#13;
&#13;
BYD M6 DM&#13;
&#13;
&#13;
Tidak hanya didominasi perjalanan perkotaan, mobilitas masyarakat di wilayah ini juga mencakup perjalanan lintas kota, kawasan rural, hingga rute pegunungan dengan kontur jalan dinamis dan elevasi tinggi. Kondisi inilah yang dinilai relevan untuk menguji kemampuan kendaraan elektrifikasi dalam penggunaan sehari-hari.&#13;
&#13;
Dalam pengujian tersebut, peserta merasakan sistem tenaga pada teknologi Dual Mode bekerja adaptif. Saat kendaraan melintasi kawasan perkotaan dengan kecepatan rendah dan pola stop and go traffic, kendaraan beroperasi menyerupai mobil listrik murni dengan karakter senyap, respons halus, dan akselerasi instan.&#13;
&#13;
Namun ketika memasuki jalur menanjak menuju kawasan Puncak Berastagi atau membutuhkan tenaga tambahan untuk akselerasi, sistem secara otomatis menyesuaikan distribusi tenaga guna menjaga keseimbangan antara performa dan efisiensi energi.&#13;
&#13;
Teknologi DM atau Dual Mode merupakan kombinasi kendaraan listrik dan hybrid (EV+Hybrid) yang dikembangkan BYD selama dua dekade untuk menghadirkan kendaraan elektrifikasi yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai kondisi jalan.&#13;
&#13;
Berbeda dari kendaraan hybrid konvensional yang masih menempatkan mesin pembakaran internal sebagai penggerak utama, teknologi Dual Mode BYD mengadopsi pendekatan electric-first, yakni motor listrik menjadi sumber tenaga utama kendaraan. Mesin pembakaran bekerja secara cerdas sebagai pendukung untuk menghasilkan energi tambahan ketika dibutuhkan, terutama pada perjalanan jarak jauh maupun medan yang lebih menantang.&#13;
&#13;
Pendekatan tersebut diklaim memungkinkan kendaraan tetap menghadirkan pengalaman berkendara khas kendaraan listrik, seperti akselerasi lebih halus, minim getaran, respons cepat, serta tingkat kebisingan kabin yang rendah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Teknologi Dual Mode&#13;
&#13;
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao mengatakan, pengenalan teknologi Dual Mode dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap kendaraan energi baru yang semakin berkembang di Indonesia, termasuk di luar Pulau Jawa.&#13;
&#13;
Menurut dia, Sumatera Utara menjadi salah satu wilayah dengan potensi pertumbuhan kendaraan elektrifikasi yang menjanjikan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap solusi mobilitas yang lebih efisien namun tetap fleksibel digunakan pada berbagai kondisi perjalanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera Utara meningkat tajam dan BYD turut menjadi salah satu katalisator utama yang mendorong percepatan adopsi kendaraan energi baru di wilayah ini,&amp;rdquo; ujar Eagle, dikutip Kamis (4/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
BYD M6 DM (Dok BYD Motor Indonesia)&#13;
&#13;
&#13;
BYD mencatat lebih dari 90.000 kendaraan listrik perusahaan telah menjadi bagian dari mobilitas masyarakat Indonesia. Di Sumatera Utara, jumlah pengguna kendaraan BYD dan Denza disebut telah melampaui 2.500 pengguna.&#13;
&#13;
Pertumbuhan tersebut mencerminkan bahwa kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) tidak lagi menjadi fenomena yang hanya tumbuh di kota besar Pulau Jawa, tetapi mulai berkembang di berbagai wilayah regional dengan karakter mobilitas berbeda, termasuk Sumatera Utara.&#13;
&#13;
Dalam konteks tersebut, teknologi Dual Mode dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang masih mempertimbangkan fleksibilitas kendaraan untuk perjalanan jauh, keterbatasan infrastruktur pengisian daya di sejumlah daerah, serta kebutuhan efisiensi biaya operasional kendaraan.&#13;
&#13;
Head of Public &amp;amp; Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan mengatakan, pengalaman berkendara langsung menjadi bagian penting dalam memperkenalkan teknologi elektrifikasi kepada masyarakat.&#13;
&#13;
Menurut dia, masyarakat perlu memahami bagaimana kendaraan elektrifikasi bekerja secara nyata dalam berbagai kondisi perjalanan, bukan hanya mengenalnya melalui spesifikasi teknis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Teknologi elektrifikasi tidak cukup diperkenalkan melalui spesifikasi produk, tetapi perlu dibuktikan melalui pengalaman berkendara langsung agar masyarakat memahami bagaimana teknologi bekerja pada kebutuhan mobilitas sehari-hari,&amp;rdquo; kata Luther.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - BYD M6 dual mode (DM) menjadi model terbaru brand asal China tersebut yang dipasarkan di Indonesia. Ini juga menjadi model plug in hybrid electric vehicle (PHEV) perdana BYD di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Diuji di Jalur Puncak Berastagi&#13;
&#13;
BYD M6 DM unjuk gigi di jalur Sumatera. Jalur menanjak, tikungan panjang, serta perubahan elevasi ekstrem menuju kawasan dataran tinggi Berastagi, Karo, Sumatera Utara, menjadi rute yang dilalui.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melalui pengujian langsung di jalur Medan&amp;ndash;Puncak Berastagi, teknologi Dual Mode (DM) BYD mampu mencatat efisiensi hingga 100 kilometer per liter. &amp;nbsp;Ini melampaui catatan sebelumnya yang hanya 65 kilometer per liter saat uji coba di Jakarta.&#13;
&#13;
Pengujian tersebut dilakukan melalui kegiatan BYD DM Technology Roadshow Medan. Peserta menjajal performa teknologi Dual Mode di berbagai kondisi jalan, mulai dari lalu lintas perkotaan, jalur antar kota, kawasan rural, hingga tanjakan dan tikungan khas dataran tinggi Sumatera Utara dengan mempertahankan karakter berkendara responsif dan nyaman.&#13;
&#13;
Rute perjalanan dimulai dari BYD Arista Cemara, Kota Medan menuju kawasan Berastagi&amp;ndash;Gundaling Farmstead, dilanjutkan ke Pancur Batu sebelum kembali ke pusat Kota Medan dengan total perjalanan sekitar 150 kilometer dan durasi hampir enam jam. Jalur tersebut menggambarkan pola mobilitas masyarakat Indonesia, terutama di Sumatera Utara yang memiliki karakter perjalanan beragam.&#13;
&#13;
&#13;
BYD M6 DM&#13;
&#13;
&#13;
Tidak hanya didominasi perjalanan perkotaan, mobilitas masyarakat di wilayah ini juga mencakup perjalanan lintas kota, kawasan rural, hingga rute pegunungan dengan kontur jalan dinamis dan elevasi tinggi. Kondisi inilah yang dinilai relevan untuk menguji kemampuan kendaraan elektrifikasi dalam penggunaan sehari-hari.&#13;
&#13;
Dalam pengujian tersebut, peserta merasakan sistem tenaga pada teknologi Dual Mode bekerja adaptif. Saat kendaraan melintasi kawasan perkotaan dengan kecepatan rendah dan pola stop and go traffic, kendaraan beroperasi menyerupai mobil listrik murni dengan karakter senyap, respons halus, dan akselerasi instan.&#13;
&#13;
Namun ketika memasuki jalur menanjak menuju kawasan Puncak Berastagi atau membutuhkan tenaga tambahan untuk akselerasi, sistem secara otomatis menyesuaikan distribusi tenaga guna menjaga keseimbangan antara performa dan efisiensi energi.&#13;
&#13;
Teknologi DM atau Dual Mode merupakan kombinasi kendaraan listrik dan hybrid (EV+Hybrid) yang dikembangkan BYD selama dua dekade untuk menghadirkan kendaraan elektrifikasi yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai kondisi jalan.&#13;
&#13;
Berbeda dari kendaraan hybrid konvensional yang masih menempatkan mesin pembakaran internal sebagai penggerak utama, teknologi Dual Mode BYD mengadopsi pendekatan electric-first, yakni motor listrik menjadi sumber tenaga utama kendaraan. Mesin pembakaran bekerja secara cerdas sebagai pendukung untuk menghasilkan energi tambahan ketika dibutuhkan, terutama pada perjalanan jarak jauh maupun medan yang lebih menantang.&#13;
&#13;
Pendekatan tersebut diklaim memungkinkan kendaraan tetap menghadirkan pengalaman berkendara khas kendaraan listrik, seperti akselerasi lebih halus, minim getaran, respons cepat, serta tingkat kebisingan kabin yang rendah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Teknologi Dual Mode&#13;
&#13;
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao mengatakan, pengenalan teknologi Dual Mode dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap kendaraan energi baru yang semakin berkembang di Indonesia, termasuk di luar Pulau Jawa.&#13;
&#13;
Menurut dia, Sumatera Utara menjadi salah satu wilayah dengan potensi pertumbuhan kendaraan elektrifikasi yang menjanjikan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap solusi mobilitas yang lebih efisien namun tetap fleksibel digunakan pada berbagai kondisi perjalanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera Utara meningkat tajam dan BYD turut menjadi salah satu katalisator utama yang mendorong percepatan adopsi kendaraan energi baru di wilayah ini,&amp;rdquo; ujar Eagle, dikutip Kamis (4/6/2026).&#13;
&#13;
&#13;
BYD M6 DM (Dok BYD Motor Indonesia)&#13;
&#13;
&#13;
BYD mencatat lebih dari 90.000 kendaraan listrik perusahaan telah menjadi bagian dari mobilitas masyarakat Indonesia. Di Sumatera Utara, jumlah pengguna kendaraan BYD dan Denza disebut telah melampaui 2.500 pengguna.&#13;
&#13;
Pertumbuhan tersebut mencerminkan bahwa kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) tidak lagi menjadi fenomena yang hanya tumbuh di kota besar Pulau Jawa, tetapi mulai berkembang di berbagai wilayah regional dengan karakter mobilitas berbeda, termasuk Sumatera Utara.&#13;
&#13;
Dalam konteks tersebut, teknologi Dual Mode dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang masih mempertimbangkan fleksibilitas kendaraan untuk perjalanan jauh, keterbatasan infrastruktur pengisian daya di sejumlah daerah, serta kebutuhan efisiensi biaya operasional kendaraan.&#13;
&#13;
Head of Public &amp;amp; Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan mengatakan, pengalaman berkendara langsung menjadi bagian penting dalam memperkenalkan teknologi elektrifikasi kepada masyarakat.&#13;
&#13;
Menurut dia, masyarakat perlu memahami bagaimana kendaraan elektrifikasi bekerja secara nyata dalam berbagai kondisi perjalanan, bukan hanya mengenalnya melalui spesifikasi teknis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Teknologi elektrifikasi tidak cukup diperkenalkan melalui spesifikasi produk, tetapi perlu dibuktikan melalui pengalaman berkendara langsung agar masyarakat memahami bagaimana teknologi bekerja pada kebutuhan mobilitas sehari-hari,&amp;rdquo; kata Luther.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
