<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kamera Instax Mini Evo Cinema dan Mini Link+ Rilis di Indonesia, Segini Harganya</title><description>Kamera instan hybrid Instax mini Evo Cinema dan printer smartphone Instax mini Link+ kini hadir di pasar Indonesia.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/01/28/16/3198187/kamera-instax-mini-evo-cinema-dan-mini-link-rilis-di-indonesia-segini-harganya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2026/01/28/16/3198187/kamera-instax-mini-evo-cinema-dan-mini-link-rilis-di-indonesia-segini-harganya"/><item><title>Kamera Instax Mini Evo Cinema dan Mini Link+ Rilis di Indonesia, Segini Harganya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/01/28/16/3198187/kamera-instax-mini-evo-cinema-dan-mini-link-rilis-di-indonesia-segini-harganya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2026/01/28/16/3198187/kamera-instax-mini-evo-cinema-dan-mini-link-rilis-di-indonesia-segini-harganya</guid><pubDate>Rabu 28 Januari 2026 21:39 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/28/16/3198187/kamera-DXI3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kamera Terbaru Fujifilm (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/28/16/3198187/kamera-DXI3_large.jpg</image><title>Kamera Terbaru Fujifilm (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kamera instan hybrid Instax mini Evo Cinema dan printer smartphone Instax mini Link+ kini hadir di pasar Indonesia.&#13;
&#13;
Di mana kehadiran keduanya memastikan arah pengembangan instax yang tak hanya berfokus pada cetak instan, tetapi juga pengalaman visual, kreativitas, dan integrasi digital.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Instax mini Evo Cinema resmi dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp6.249.000 dan telah tersedia melalui Official Store Fujifilm Indonesia serta jaringan ritel resminya. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sedangkan itu, instax mini Link+ dibanderol Rp2.299.000 dan saat ini memasuki tahap pre-order, dengan jadwal ketersediaan yang akan diumumkan menyusul.&#13;
&#13;
Presiden Direktur Fujifilm Indonesia Masato Yamamoto menyatakan kedua produk ini dirancang untuk memperluas kemungkinan berekspresi melalui fotografi instan yang relevan dengan gaya hidup kreatif masa kini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui Instax mini Evo Cinema, kami ingin menghadirkan satu kamera dengan begitu banyak kemungkinan kreatif lintas era. Sementara Instax mini Link+ kami hadirkan untuk mendukung semangat maximize maximalism, di mana berbagai konten digital favorit dapat diwujudkan menjadi cetakan instax,&amp;quot; ujar Masato Yamamoto di Jakarta, Rabu (28/1/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perusahaan menyampaikan Instax mini Evo Cinema merupakan kamera instan hybrid yang memungkinkan pengguna mengambil foto maupun merekam video, lalu melihat hasilnya melalui layar LCD sebelum dicetak.&#13;
&#13;
Keunggulan kamera ini yaitu kemampuannya mengonversi rekaman video menjadi QR code yang dicetak bersama foto instax, sehingga pengguna dapat menikmati kembali video tersebut melalui pemindaian QR code.&#13;
&#13;
Kamera itu dilengkapi fitur terbaru Eras Dial dengan 10 pilihan efek visual yang terinspirasi dari berbagai era perfilman, termasuk nuansa kamera film 8mm.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi untuk fitur pertama yaitu eras dial di mana kita dapat menggunakan berbagai filter, bernostalgia dengan perfilman dari tahun 1930 sampai 2020. Untuk output-nya sendiri ini ada dua pilihan, bisa foto dan juga bisa video,&amp;quot; ucap Product Marketing Consumer Printing Fuji Film Indonesia Nathasya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kamera instan hybrid Instax mini Evo Cinema dan printer smartphone Instax mini Link+ kini hadir di pasar Indonesia.&#13;
&#13;
Di mana kehadiran keduanya memastikan arah pengembangan instax yang tak hanya berfokus pada cetak instan, tetapi juga pengalaman visual, kreativitas, dan integrasi digital.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Instax mini Evo Cinema resmi dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp6.249.000 dan telah tersedia melalui Official Store Fujifilm Indonesia serta jaringan ritel resminya. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sedangkan itu, instax mini Link+ dibanderol Rp2.299.000 dan saat ini memasuki tahap pre-order, dengan jadwal ketersediaan yang akan diumumkan menyusul.&#13;
&#13;
Presiden Direktur Fujifilm Indonesia Masato Yamamoto menyatakan kedua produk ini dirancang untuk memperluas kemungkinan berekspresi melalui fotografi instan yang relevan dengan gaya hidup kreatif masa kini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui Instax mini Evo Cinema, kami ingin menghadirkan satu kamera dengan begitu banyak kemungkinan kreatif lintas era. Sementara Instax mini Link+ kami hadirkan untuk mendukung semangat maximize maximalism, di mana berbagai konten digital favorit dapat diwujudkan menjadi cetakan instax,&amp;quot; ujar Masato Yamamoto di Jakarta, Rabu (28/1/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perusahaan menyampaikan Instax mini Evo Cinema merupakan kamera instan hybrid yang memungkinkan pengguna mengambil foto maupun merekam video, lalu melihat hasilnya melalui layar LCD sebelum dicetak.&#13;
&#13;
Keunggulan kamera ini yaitu kemampuannya mengonversi rekaman video menjadi QR code yang dicetak bersama foto instax, sehingga pengguna dapat menikmati kembali video tersebut melalui pemindaian QR code.&#13;
&#13;
Kamera itu dilengkapi fitur terbaru Eras Dial dengan 10 pilihan efek visual yang terinspirasi dari berbagai era perfilman, termasuk nuansa kamera film 8mm.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi untuk fitur pertama yaitu eras dial di mana kita dapat menggunakan berbagai filter, bernostalgia dengan perfilman dari tahun 1930 sampai 2020. Untuk output-nya sendiri ini ada dua pilihan, bisa foto dan juga bisa video,&amp;quot; ucap Product Marketing Consumer Printing Fuji Film Indonesia Nathasya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
