<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mazda Beberkan Dinamika Pasar Otomotif pada Akhir Tahun</title><description>Mazda menilai perubahan preferensi konsumen berbicara mengenai dua hal, yaitu kebutuhan rasional dan aspirasi emosional.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/12/16/15/3190264/mazda-beberkan-dinamika-pasar-otomotif-pada-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/12/16/15/3190264/mazda-beberkan-dinamika-pasar-otomotif-pada-akhir-tahun"/><item><title>Mazda Beberkan Dinamika Pasar Otomotif pada Akhir Tahun</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/12/16/15/3190264/mazda-beberkan-dinamika-pasar-otomotif-pada-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/12/16/15/3190264/mazda-beberkan-dinamika-pasar-otomotif-pada-akhir-tahun</guid><pubDate>Selasa 16 Desember 2025 17:58 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/16/15/3190264/mazda_cx_80-xZ9O_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mazda Beberkan Dinamika Pasar Otomotif pada Akhir Tahun (Okezone/Erha A Ramadhoni)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/16/15/3190264/mazda_cx_80-xZ9O_large.jpg</image><title>Mazda Beberkan Dinamika Pasar Otomotif pada Akhir Tahun (Okezone/Erha A Ramadhoni)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Memasuki pengujung tahun 2025, pasar otomotif Indonesia menunjukkan dinamika. Terjadi permintaan dan perubahan kondisi pasar otomotif lokal membentuk pola baru yang kian kompleks.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Berdasarkan laporan Gaikindo pada Q3 tahun 2025 dan analisis pasar otomotif lokal oleh PwC Indonesia (2025), struktur permintaan konsumen terlihat bergeser.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari laporan itu, tampak sejumlah segmen melemah. Namun, di segmen lainnya, ada yang mampu bertahan dan tumbuh. Fenomena ini disebut mencerminkan perubahan preferensi konsumen Indonesia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, Ricky Thio, memberikan perspektif strategis mengenai kondisi tersebut. Menurutnya, dinamika ini menegaskan keputusan pembelian kendaraan kini semakin multidimensional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di Indonesia, sebagian besar orang masih menganggap mobil sebagai means of mobility, elemen penting dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, banyak orang juga melihat mobil sebagai cara untuk enrich the quality of life,&amp;rdquo; katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (16/12/2025).&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Melihat hal tersebut, Mazda menilai perubahan preferensi konsumen berbicara mengenai dua hal utama, yaitu kebutuhan rasional dan aspirasi emosional.&#13;
&#13;
Di tengah kondisi pasar yang makin ketat, Mazda mampu menjaga stabilitas. Ricky menyampaikan, Mazda hanya turun 0,12% market share pada Oktober 2025. Angka ini lebih rendah dibanding beberapa pabrikan Jepang lain yang terkoreksi 2&amp;ndash;3%.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal ini juga terjadi pada level retail. Terjadi kontraksi pada sejumlah brand Jepang dan Eropa di segmen premium, berdasarkan data internal Eurokars Motor Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui, saat ini Mazda mengandalkan sejumlah model. Mazda CX-5, Mazda CX-3, dan Mazda 3 Hatchback menjadi penopang brand asal Jepang tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Memasuki pengujung tahun 2025, pasar otomotif Indonesia menunjukkan dinamika. Terjadi permintaan dan perubahan kondisi pasar otomotif lokal membentuk pola baru yang kian kompleks.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Berdasarkan laporan Gaikindo pada Q3 tahun 2025 dan analisis pasar otomotif lokal oleh PwC Indonesia (2025), struktur permintaan konsumen terlihat bergeser.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari laporan itu, tampak sejumlah segmen melemah. Namun, di segmen lainnya, ada yang mampu bertahan dan tumbuh. Fenomena ini disebut mencerminkan perubahan preferensi konsumen Indonesia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, Ricky Thio, memberikan perspektif strategis mengenai kondisi tersebut. Menurutnya, dinamika ini menegaskan keputusan pembelian kendaraan kini semakin multidimensional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di Indonesia, sebagian besar orang masih menganggap mobil sebagai means of mobility, elemen penting dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, banyak orang juga melihat mobil sebagai cara untuk enrich the quality of life,&amp;rdquo; katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (16/12/2025).&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Melihat hal tersebut, Mazda menilai perubahan preferensi konsumen berbicara mengenai dua hal utama, yaitu kebutuhan rasional dan aspirasi emosional.&#13;
&#13;
Di tengah kondisi pasar yang makin ketat, Mazda mampu menjaga stabilitas. Ricky menyampaikan, Mazda hanya turun 0,12% market share pada Oktober 2025. Angka ini lebih rendah dibanding beberapa pabrikan Jepang lain yang terkoreksi 2&amp;ndash;3%.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal ini juga terjadi pada level retail. Terjadi kontraksi pada sejumlah brand Jepang dan Eropa di segmen premium, berdasarkan data internal Eurokars Motor Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui, saat ini Mazda mengandalkan sejumlah model. Mazda CX-5, Mazda CX-3, dan Mazda 3 Hatchback menjadi penopang brand asal Jepang tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
