<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Mobil Lesu, Berdampak pada Suku Cadang?&amp;nbsp;</title><description>Di tengah lesunya pasar sepanjang tahun ini, apakah berdampak terhadap industri pendukung semisal suku cadang? &#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/11/28/15/3186507/penjualan-mobil-lesu-berdampak-pada-suku-cadang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/11/28/15/3186507/penjualan-mobil-lesu-berdampak-pada-suku-cadang"/><item><title>Penjualan Mobil Lesu, Berdampak pada Suku Cadang?&amp;nbsp;</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/11/28/15/3186507/penjualan-mobil-lesu-berdampak-pada-suku-cadang</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/11/28/15/3186507/penjualan-mobil-lesu-berdampak-pada-suku-cadang</guid><pubDate>Jum'at 28 November 2025 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/28/15/3186507/penjualan_mobil-epqI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjualan Mobil Lesu, Berdampak pada Suku Cadang?&amp;nbsp; (Ilustrasi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/28/15/3186507/penjualan_mobil-epqI_large.jpg</image><title>Penjualan Mobil Lesu, Berdampak pada Suku Cadang?&amp;nbsp; (Ilustrasi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pasar otomotif Tanah Air tengah lesu sepanjang tahun ini. Hingga Oktober 2025, penjualan wholesales secara nasional mencapai 635.844 unit.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Pasar Lesu&#13;
&#13;
Hal itu berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Jumlah ini turun 10,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 711.064 unit.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihak Gaikindo mengisyaratkan akan merevisi target penjualan 850 ribu unit tahun ini. Namun, rapat membahas revisi target tersebut akan digelar usai penyelenggaraan pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.&#13;
&#13;
Di tengah lesunya pasar sepanjang tahun ini, apakah berdampak terhadap industri pendukung semisal suku cadang?&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Suku Cadang Terdampak?&#13;
&#13;
Terkait hal ini, permintaan terhadap suku cadang alternatif Toyota ternyata tidak berpengaruh. Permintaan terhadap suku cadang disebut malah meningkat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui, Toyota Astra Motor (TAM) memperkenalkan brand suku cadang T-OPT sejak tahun lalu. Permintaan suku cadang tersebut meningkat di berbagai daerah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Permintaan pelanggan terhadap brand T-OPT di tahun pertama benar-benar melebihi ekspektasi,&amp;rdquo; ujar pemilik CV Cipta Sejahtera, Lim Che Ping, dalam keterangannya, Jumat (28/11/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat ini, ada 11 jenis produk yang dipasarkan. Produk tersebut mencakup komponen fast moving seperti kampas rem depan dan belakang, filter kabin, filter bensin, filter udara, wiper blade, dan V-belt.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lalu, suku cadang lainnya seperti komponen kopling, mencakup cakram kopling (disc), penutup kopling (cover), dan bearing kopling baru dihadirkan tahun ini.&#13;
&#13;
Produk tersebut tersedia untuk model kendaraan Toyota, terutama model dengan volume terbesar. Ini mulai dari Agya, Calya, Avanza, Veloz, Yaris, Vios, Innova, Rush, Fortuner, hingga model komersial seperti Toyota Rangga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah bulan lalu memperluas pilihan suku cadang T-OPT pada komponen yang berkaitan dengan kopling, ke depan kami akan terus mengembangkan portofolio produk ini, baik dari sisi kategori suku cadang maupun model kendaraan yang didukung,&amp;quot; kata After Sales Business Division Head PT TAM, Agus Setiawan.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pasar otomotif Tanah Air tengah lesu sepanjang tahun ini. Hingga Oktober 2025, penjualan wholesales secara nasional mencapai 635.844 unit.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Pasar Lesu&#13;
&#13;
Hal itu berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Jumlah ini turun 10,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 711.064 unit.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihak Gaikindo mengisyaratkan akan merevisi target penjualan 850 ribu unit tahun ini. Namun, rapat membahas revisi target tersebut akan digelar usai penyelenggaraan pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.&#13;
&#13;
Di tengah lesunya pasar sepanjang tahun ini, apakah berdampak terhadap industri pendukung semisal suku cadang?&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Suku Cadang Terdampak?&#13;
&#13;
Terkait hal ini, permintaan terhadap suku cadang alternatif Toyota ternyata tidak berpengaruh. Permintaan terhadap suku cadang disebut malah meningkat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui, Toyota Astra Motor (TAM) memperkenalkan brand suku cadang T-OPT sejak tahun lalu. Permintaan suku cadang tersebut meningkat di berbagai daerah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Permintaan pelanggan terhadap brand T-OPT di tahun pertama benar-benar melebihi ekspektasi,&amp;rdquo; ujar pemilik CV Cipta Sejahtera, Lim Che Ping, dalam keterangannya, Jumat (28/11/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat ini, ada 11 jenis produk yang dipasarkan. Produk tersebut mencakup komponen fast moving seperti kampas rem depan dan belakang, filter kabin, filter bensin, filter udara, wiper blade, dan V-belt.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lalu, suku cadang lainnya seperti komponen kopling, mencakup cakram kopling (disc), penutup kopling (cover), dan bearing kopling baru dihadirkan tahun ini.&#13;
&#13;
Produk tersebut tersedia untuk model kendaraan Toyota, terutama model dengan volume terbesar. Ini mulai dari Agya, Calya, Avanza, Veloz, Yaris, Vios, Innova, Rush, Fortuner, hingga model komersial seperti Toyota Rangga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah bulan lalu memperluas pilihan suku cadang T-OPT pada komponen yang berkaitan dengan kopling, ke depan kami akan terus mengembangkan portofolio produk ini, baik dari sisi kategori suku cadang maupun model kendaraan yang didukung,&amp;quot; kata After Sales Business Division Head PT TAM, Agus Setiawan.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
