<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamenkomdigi Ungkap Indonesia Punya Pasar Digital Terbesar di ASEAN</title><description>Wamenkomdigi pun menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keamanan ruang digital nasional.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/10/31/16/3180489/wamenkomdigi-ungkap-indonesia-punya-pasar-digital-terbesar-di-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/10/31/16/3180489/wamenkomdigi-ungkap-indonesia-punya-pasar-digital-terbesar-di-asean"/><item><title>Wamenkomdigi Ungkap Indonesia Punya Pasar Digital Terbesar di ASEAN</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/10/31/16/3180489/wamenkomdigi-ungkap-indonesia-punya-pasar-digital-terbesar-di-asean</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/10/31/16/3180489/wamenkomdigi-ungkap-indonesia-punya-pasar-digital-terbesar-di-asean</guid><pubDate>Jum'at 31 Oktober 2025 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/31/16/3180489/wamenkomdigi_nezar_patria-4fqx_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wamenkomdigi Ungkap Indonesia Punya Pasar Digital Terbesar di ASEAN (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/31/16/3180489/wamenkomdigi_nezar_patria-4fqx_large.jpeg</image><title>Wamenkomdigi Ungkap Indonesia Punya Pasar Digital Terbesar di ASEAN (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - &amp;nbsp;Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria, mengatakan Indonesia&amp;nbsp;memiliki pasar digital terbesar di wilayah Asia Tenggara (ASEAN).&#13;
&#13;
1. Pasar Digitar Terbesar di ASEAN&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indonesia saat ini memiliki pasar digital terbesar di Asia Tenggara dan kepemimpinan nasional telah membuat peta jalan pemanfaatan AI,&amp;quot; tuturnya saat Governance, Risk, Assurance, and Cybersecurity Summit &amp;amp; Indonesia Privacy and Security Summit (GRACS IPSS) 2025, dikutip pada Jumat (31/10/2025).&#13;
&#13;
Ia pun menekankan, pentingnya kolaborasi dalam menjaga keamanan ruang digital nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penggunaan AI harus aman sejak desainnya. Diperlukan inovasi, mitigasi risiko, dan komitmen terhadap AI yang bertanggung jawab agar teknologi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,&amp;rdquo; ujar Nezar.&#13;
&#13;
Sementara itu, Governance, Audit &amp;amp; Ethic Committee of ISACA Indonesia Chapter, Isnaeni Achdiat, menekankan pentingnya membangun kepercayaan digital, termasuk penggunaan AI yang bertanggung jawab.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita harus memastikan bahwa AI tidak hanya membantu kita memanfaatkan berbagai peluang, tetapi juga tetap berada dalam koridor yang bertanggung jawab,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihaknya pun mendorong penerapan AI yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila &amp;mdash; sebuah pendekatan yang menuntut etika dan tanggung jawab dari para pengembang serta pemangku kepentingan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan penerapan yang tepat dan beretika, AI berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%,&amp;rdquo; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melalui GRACS IPSS 2025, ISACA Indonesia Chapter &amp;nbsp;berharap dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat profesional untuk membangun ekosistem digital yang aman, terpercaya, dan berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - &amp;nbsp;Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria, mengatakan Indonesia&amp;nbsp;memiliki pasar digital terbesar di wilayah Asia Tenggara (ASEAN).&#13;
&#13;
1. Pasar Digitar Terbesar di ASEAN&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indonesia saat ini memiliki pasar digital terbesar di Asia Tenggara dan kepemimpinan nasional telah membuat peta jalan pemanfaatan AI,&amp;quot; tuturnya saat Governance, Risk, Assurance, and Cybersecurity Summit &amp;amp; Indonesia Privacy and Security Summit (GRACS IPSS) 2025, dikutip pada Jumat (31/10/2025).&#13;
&#13;
Ia pun menekankan, pentingnya kolaborasi dalam menjaga keamanan ruang digital nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penggunaan AI harus aman sejak desainnya. Diperlukan inovasi, mitigasi risiko, dan komitmen terhadap AI yang bertanggung jawab agar teknologi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,&amp;rdquo; ujar Nezar.&#13;
&#13;
Sementara itu, Governance, Audit &amp;amp; Ethic Committee of ISACA Indonesia Chapter, Isnaeni Achdiat, menekankan pentingnya membangun kepercayaan digital, termasuk penggunaan AI yang bertanggung jawab.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita harus memastikan bahwa AI tidak hanya membantu kita memanfaatkan berbagai peluang, tetapi juga tetap berada dalam koridor yang bertanggung jawab,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihaknya pun mendorong penerapan AI yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila &amp;mdash; sebuah pendekatan yang menuntut etika dan tanggung jawab dari para pengembang serta pemangku kepentingan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan penerapan yang tepat dan beretika, AI berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%,&amp;rdquo; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melalui GRACS IPSS 2025, ISACA Indonesia Chapter &amp;nbsp;berharap dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat profesional untuk membangun ekosistem digital yang aman, terpercaya, dan berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
