<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hyundai Ioniq 5 N Mogok, 2 Bulan Terbengkalai di Bengkel</title><description>Mobil listrik itu terbengkalai di bengkel lebih dari dua bulan tanpa penjelasan dari produsen.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/10/13/15/3176451/hyundai-ioniq-5-n-mogok-2-bulan-terbengkalai-di-bengkel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/10/13/15/3176451/hyundai-ioniq-5-n-mogok-2-bulan-terbengkalai-di-bengkel"/><item><title>Hyundai Ioniq 5 N Mogok, 2 Bulan Terbengkalai di Bengkel</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/10/13/15/3176451/hyundai-ioniq-5-n-mogok-2-bulan-terbengkalai-di-bengkel</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/10/13/15/3176451/hyundai-ioniq-5-n-mogok-2-bulan-terbengkalai-di-bengkel</guid><pubDate>Senin 13 Oktober 2025 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/13/15/3176451/hyundai_ioniq_5_n-k4Td_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hyundai Ioniq 5 N Mogok, 2 Bulan Terbengkalai di Bengkel (Dok Carscoops)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/13/15/3176451/hyundai_ioniq_5_n-k4Td_large.jpg</image><title>Hyundai Ioniq 5 N Mogok, 2 Bulan Terbengkalai di Bengkel (Dok Carscoops)</title></images><description>JAKARTA - Seorang pemilik Hyundai Ioniq 5 N di Texas, Amerika Serikat (AS), mengatakan baterai mobilnya rusak setelah menempuh sekitar 8.000 mil (sekitar 12.875 km). Kini, mobil listrik itu terbengkalai di bengkel lebih dari dua bulan tanpa penjelasan dari produsen.&#13;
&#13;
1. Hyundai Ioniq 5 N&#13;
&#13;
Melansir Carscoops, Senin (13/10/2025), peristiwa ini pertama kali diposting di Reddit pada 27 Agustus, melalui pengguna bernama &amp;ldquo;William&amp;rdquo;. Ia menceritakan, &amp;nbsp;lampu peringatan merah menyala dan kendaraan menolak mengisi daya. Selama beberapa pekan berada di bengkel, tidak ada penjelasan.&#13;
&#13;
Diler lokal menyatakan, masalah bukan terletak pada ICCU (Integrated Charging Control Unit), komponen yang mengatur aliran daya dan pengisian. Meski sebelumnya ICCU menjadi sorotan dalam model Ioniq.&#13;
&#13;
Seorang petugas layanan diler mengatakan bahwa baterai utama sedang &amp;ldquo;backorder&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;tidak ada ETA (Estimated Time of Arrival)&amp;rdquo;. Karena itu, pemilik tidak tahu kapan mobilnya kembali berfungsi.&#13;
&#13;
William menyampaikan bahwa yang paling menyakitkan bukanlah kerusakan itu sendiri, melainkan heningnya respons dari pihak Hyundai.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Meskipun Hyundai memberikan keuntungan penuh dari keraguan mengenai masalah rantai pasokan, kurangnya transparansi tidak dapat dimaafkan,&amp;quot; ujar William.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga saat ini, Hyundai menyatakan telah melakukan penyelidikan. Namun, Hyundai belum memberikan detail lebih jauh.&#13;
&#13;
Komunitas pengguna Ioniq 5 dan Elantra N di Reddit mengungkapkan pengalaman serupa: diagnosis keliru, keterlambatan suku cadang, atau penggantian ICCU setelah 45 hari bekerja.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang pemilik Hyundai Ioniq 5 N di Texas, Amerika Serikat (AS), mengatakan baterai mobilnya rusak setelah menempuh sekitar 8.000 mil (sekitar 12.875 km). Kini, mobil listrik itu terbengkalai di bengkel lebih dari dua bulan tanpa penjelasan dari produsen.&#13;
&#13;
1. Hyundai Ioniq 5 N&#13;
&#13;
Melansir Carscoops, Senin (13/10/2025), peristiwa ini pertama kali diposting di Reddit pada 27 Agustus, melalui pengguna bernama &amp;ldquo;William&amp;rdquo;. Ia menceritakan, &amp;nbsp;lampu peringatan merah menyala dan kendaraan menolak mengisi daya. Selama beberapa pekan berada di bengkel, tidak ada penjelasan.&#13;
&#13;
Diler lokal menyatakan, masalah bukan terletak pada ICCU (Integrated Charging Control Unit), komponen yang mengatur aliran daya dan pengisian. Meski sebelumnya ICCU menjadi sorotan dalam model Ioniq.&#13;
&#13;
Seorang petugas layanan diler mengatakan bahwa baterai utama sedang &amp;ldquo;backorder&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;tidak ada ETA (Estimated Time of Arrival)&amp;rdquo;. Karena itu, pemilik tidak tahu kapan mobilnya kembali berfungsi.&#13;
&#13;
William menyampaikan bahwa yang paling menyakitkan bukanlah kerusakan itu sendiri, melainkan heningnya respons dari pihak Hyundai.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Meskipun Hyundai memberikan keuntungan penuh dari keraguan mengenai masalah rantai pasokan, kurangnya transparansi tidak dapat dimaafkan,&amp;quot; ujar William.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga saat ini, Hyundai menyatakan telah melakukan penyelidikan. Namun, Hyundai belum memberikan detail lebih jauh.&#13;
&#13;
Komunitas pengguna Ioniq 5 dan Elantra N di Reddit mengungkapkan pengalaman serupa: diagnosis keliru, keterlambatan suku cadang, atau penggantian ICCU setelah 45 hari bekerja.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
