<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Minta Warganet Viralkan Pengendara Lawan Arah</title><description>Hal ini sebagai sanksi sosial agar tidak ada lagi pelanggar lalu lintas yang membahayakan pengguna jalan lain.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/10/07/15/3174967/polisi-minta-warganet-viralkan-pengendara-lawan-arah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/10/07/15/3174967/polisi-minta-warganet-viralkan-pengendara-lawan-arah"/><item><title>Polisi Minta Warganet Viralkan Pengendara Lawan Arah</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/10/07/15/3174967/polisi-minta-warganet-viralkan-pengendara-lawan-arah</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/10/07/15/3174967/polisi-minta-warganet-viralkan-pengendara-lawan-arah</guid><pubDate>Selasa 07 Oktober 2025 09:28 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/07/15/3174967/lalu_lintas-sz54_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Minta Warganet Viralkan Pengendara Lawan Arah (Ilustrasi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/07/15/3174967/lalu_lintas-sz54_large.jpg</image><title>Polisi Minta Warganet Viralkan Pengendara Lawan Arah (Ilustrasi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) meminta masyarakat memviralkan pengendara yang melawan arah. Hal ini sebagai sanksi sosial agar tidak ada lagi pelanggar lalu lintas yang membahayakan pengguna jalan lain.&#13;
&#13;
1. Lawan Arah&#13;
&#13;
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Faizal mengatakan, perilaku lawan arah lebih berbahaya ketimbang penyalahgunaan sirine maupun rotator. Itu karena ada risiko besar ketika pelanggaran tersebut dilakukan pada lalu lintas ramai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemarin saya bilang sama Pak Kakor, &amp;lsquo;Jenderal, mudah-mudahan netizen ini mau juga memviralkan stop contraflow (lawan arus)&amp;rsquo;. Kita minta pada teman-teman netizen (untuk memviralkan) &amp;lsquo;Stop contraflow&amp;#39;,&amp;quot; kata Faizal seperti dikutip dalam laman Korlantas Polri, Selasa (7/10/2025).&#13;
&#13;
Faizal mengatakan, masyarakat jangan hanya terfokus pada masalah sirine dan strobo yang belakangan ini viral. Menurutnya, petugas yang menggunakan sirine dan strobo dalam melakukan pengawalan sudah terlatih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan cuma yang terkait masalah ini (tot tot wuk wuk). Karena lebih bahaya contra flow itu, nyawa taruhannya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
2. Korban Jiwa&#13;
&#13;
Untuk pelanggaran lalu lintas melawan arus, Faizal mengungkapkan rata-rata 15 orang meninggal setiap hari akibat kecelakaan lalu lintas. Salah satu penyebabnya adalah melawan arus dengan kecepatan tinggi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh sebab itu, Faizal menekankan pentingnya disiplin dalam berlalu lintas. Ia menekankan jalan raya bukan sekadar jalur transportasi, tapi juga ruang publik yang wajib dijaga bersama-sama, baik keselamatan maupun kenyamanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap hari 15 orang meninggal karena salah satunya contraflow (lawan arus). (Tapi) Kita setop aja malah duluan marah mereka. Jalan itu adalah tempat untuk berempati, tempat kita untuk saling menghargai,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) meminta masyarakat memviralkan pengendara yang melawan arah. Hal ini sebagai sanksi sosial agar tidak ada lagi pelanggar lalu lintas yang membahayakan pengguna jalan lain.&#13;
&#13;
1. Lawan Arah&#13;
&#13;
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Faizal mengatakan, perilaku lawan arah lebih berbahaya ketimbang penyalahgunaan sirine maupun rotator. Itu karena ada risiko besar ketika pelanggaran tersebut dilakukan pada lalu lintas ramai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemarin saya bilang sama Pak Kakor, &amp;lsquo;Jenderal, mudah-mudahan netizen ini mau juga memviralkan stop contraflow (lawan arus)&amp;rsquo;. Kita minta pada teman-teman netizen (untuk memviralkan) &amp;lsquo;Stop contraflow&amp;#39;,&amp;quot; kata Faizal seperti dikutip dalam laman Korlantas Polri, Selasa (7/10/2025).&#13;
&#13;
Faizal mengatakan, masyarakat jangan hanya terfokus pada masalah sirine dan strobo yang belakangan ini viral. Menurutnya, petugas yang menggunakan sirine dan strobo dalam melakukan pengawalan sudah terlatih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan cuma yang terkait masalah ini (tot tot wuk wuk). Karena lebih bahaya contra flow itu, nyawa taruhannya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
2. Korban Jiwa&#13;
&#13;
Untuk pelanggaran lalu lintas melawan arus, Faizal mengungkapkan rata-rata 15 orang meninggal setiap hari akibat kecelakaan lalu lintas. Salah satu penyebabnya adalah melawan arus dengan kecepatan tinggi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh sebab itu, Faizal menekankan pentingnya disiplin dalam berlalu lintas. Ia menekankan jalan raya bukan sekadar jalur transportasi, tapi juga ruang publik yang wajib dijaga bersama-sama, baik keselamatan maupun kenyamanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap hari 15 orang meninggal karena salah satunya contraflow (lawan arus). (Tapi) Kita setop aja malah duluan marah mereka. Jalan itu adalah tempat untuk berempati, tempat kita untuk saling menghargai,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
