<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gaikindo Masih Yakin Penjualan Mobil Tembus 900 Ribu Unit</title><description>Gaikindo belum mau merevisi target penjualan pada tahun ini, di tengah lesunya kondisi pasar. &#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/09/29/15/3173231/gaikindo-masih-yakin-penjualan-mobil-tembus-900-ribu-unit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/09/29/15/3173231/gaikindo-masih-yakin-penjualan-mobil-tembus-900-ribu-unit"/><item><title>Gaikindo Masih Yakin Penjualan Mobil Tembus 900 Ribu Unit</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/09/29/15/3173231/gaikindo-masih-yakin-penjualan-mobil-tembus-900-ribu-unit</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/09/29/15/3173231/gaikindo-masih-yakin-penjualan-mobil-tembus-900-ribu-unit</guid><pubDate>Senin 29 September 2025 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/29/15/3173231/giias_2025-0Cwb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gaikindo Masih Yakin Penjualan Mobil Tembus 900 Ribu Unit (Ilustrasi/Okezone/Erha A Ramadhoni)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/29/15/3173231/giias_2025-0Cwb_large.jpg</image><title>Gaikindo Masih Yakin Penjualan Mobil Tembus 900 Ribu Unit (Ilustrasi/Okezone/Erha A Ramadhoni)</title></images><description>JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) belum mau merevisi target penjualan mobil secara nasional tahun ini. Gaikindo masih meyakini target penjualan sebesar 900 ribu unit dapat tercapai.&#13;
&#13;
1. Target Penjualan&#13;
&#13;
Sekertaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mengakui penjualan mobil di Indonesia saat ini penuh tantangan. Meski begitu, seluruh anggota Gaikindo pede penjualan mobil hingga akhir tahun ini akan tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak ada (revisi target), masih tetap. Soal tercapai atau tidak tercapai, kita usahakan terus. Karena kita kan harus bikin tune positif,&amp;quot; kata Kukuh di Jakarta, dikutip pada Senin (29/9/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sepanjang Januari-Agustus 2025, penjualan mobil secara wholesales alias distribusi dari pabrik ke diler sebesar 500.951 unit. Angka tersebut turun 10,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar 560.552 unit.&#13;
&#13;
Artinya, dalam empat bulan terakhir penjualan mobil harus mencapai 100 ribu unit untuk mencapai target tersebut. Padahal, sepanjang tahun ini penjualan mobil tidak pernah menyentuh angka 70.000 unit setiap bulannya.&#13;
&#13;
Jika melihat tren tersebut, sulit untuk mencapai angka penjualan sebesar 900 ribu unit. Bahkan, untuk mencapai penjualan mobil seperti tahun lalu yang sebesar 865.753 unit, diprediksi akan sulit ditembus.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski begitu, Kukuh juga meminta peran aktif dari pemerintah untuk mendorong daya beli masyarakat, seperti insentif. Menurutnya, ini menjadi cara terbaik untuk menarik minat masyarakat untuk membeli mobil baru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ada obat mujarab yang segera bisa memberikan kondisi yang lebih baik, pastinya kita bisa naik. Mungkin kita tunggu kebijakan insentif jangka pendek hingga menengah ya, 2-3 tahun supaya ini segera naik,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) belum mau merevisi target penjualan mobil secara nasional tahun ini. Gaikindo masih meyakini target penjualan sebesar 900 ribu unit dapat tercapai.&#13;
&#13;
1. Target Penjualan&#13;
&#13;
Sekertaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mengakui penjualan mobil di Indonesia saat ini penuh tantangan. Meski begitu, seluruh anggota Gaikindo pede penjualan mobil hingga akhir tahun ini akan tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak ada (revisi target), masih tetap. Soal tercapai atau tidak tercapai, kita usahakan terus. Karena kita kan harus bikin tune positif,&amp;quot; kata Kukuh di Jakarta, dikutip pada Senin (29/9/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sepanjang Januari-Agustus 2025, penjualan mobil secara wholesales alias distribusi dari pabrik ke diler sebesar 500.951 unit. Angka tersebut turun 10,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar 560.552 unit.&#13;
&#13;
Artinya, dalam empat bulan terakhir penjualan mobil harus mencapai 100 ribu unit untuk mencapai target tersebut. Padahal, sepanjang tahun ini penjualan mobil tidak pernah menyentuh angka 70.000 unit setiap bulannya.&#13;
&#13;
Jika melihat tren tersebut, sulit untuk mencapai angka penjualan sebesar 900 ribu unit. Bahkan, untuk mencapai penjualan mobil seperti tahun lalu yang sebesar 865.753 unit, diprediksi akan sulit ditembus.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski begitu, Kukuh juga meminta peran aktif dari pemerintah untuk mendorong daya beli masyarakat, seperti insentif. Menurutnya, ini menjadi cara terbaik untuk menarik minat masyarakat untuk membeli mobil baru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ada obat mujarab yang segera bisa memberikan kondisi yang lebih baik, pastinya kita bisa naik. Mungkin kita tunggu kebijakan insentif jangka pendek hingga menengah ya, 2-3 tahun supaya ini segera naik,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
