<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komdigi Sudah Tindak 2,1 Juta Konten Judul, Siap Aktifkan Penuh Sistem SAMAN</title><description>Komdigi memastikan SAMAN akan beroperasi penuh pada Oktober 2025.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/09/18/16/3170894/komdigi-sudah-tindak-2-1-juta-konten-judul-siap-aktifkan-penuh-sistem-saman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/09/18/16/3170894/komdigi-sudah-tindak-2-1-juta-konten-judul-siap-aktifkan-penuh-sistem-saman"/><item><title>Komdigi Sudah Tindak 2,1 Juta Konten Judul, Siap Aktifkan Penuh Sistem SAMAN</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/09/18/16/3170894/komdigi-sudah-tindak-2-1-juta-konten-judul-siap-aktifkan-penuh-sistem-saman</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/09/18/16/3170894/komdigi-sudah-tindak-2-1-juta-konten-judul-siap-aktifkan-penuh-sistem-saman</guid><pubDate>Kamis 18 September 2025 18:46 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/18/16/3170894/ilustrasi-kcmB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/18/16/3170894/ilustrasi-kcmB_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengklaim telah menindak 2,8 juta konten negatif sepanjang 20 Oktober 2024 hingga 16 September 2025, dengan 2,1 juta di antaranya berkaitan dengan judi online (judol).&#13;
&#13;
Untuk memaksimalkan penindakan, Komdigi memastikan Sistem Analisis dan Monitoring (SAMAN) siap beroperasi penuh mulai Oktober 2025 guna memberantas peredaran judol di Indonesia.&#13;
&#13;
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyatakan sistem ini akan berjalan penuh setelah masa uji coba yang berlangsung setahun terakhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan masukan dari para penyelenggara platform digital dan evaluasi internal, kami berharap sistem ini dapat berjalan dengan baik, menutup celah-celah yang ada, dan bulan depan SAMAN bisa berjalan secara penuh,&amp;rdquo; kata Alexander dalam keterangan resmi.&#13;
&#13;
Alexander menekankan bahwa judi online telah menimbulkan kerusakan serius di masyarakat, dengan volume konten yang ditindak sangat besar dan meresahkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mulai dari hancurnya keluarga, hilangnya harta benda, hingga runtuhnya masa depan generasi muda. Angka ini menunjukkan betapa masifnya ancaman yang kita hadapi di ruang digital,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Alexander juga menegaskan kehadiran SAMAN bukan untuk membungkam kritik terhadap pemerintah, melainkan untuk menghadirkan ruang digital yang lebih aman dan ramah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Langkah ini bukan untuk membungkam kritik atas aspirasi rakyat; demokrasi tetap kita jaga. Kritik, aspirasi, dan ekspresi harus tetap hidup. Yang kita tindak tegas adalah konten ilegal dan berbahaya, khususnya judi online,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Komdigi turut mengajak masyarakat aktif melaporkan konten judol melalui kanal resmi pemerintah agar dapat segera ditangani dan tidak menimbulkan keresahan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika menemukan konten judi online, segera laporkan. Dengan kolaborasi pemerintah, platform digital, dan masyarakat, kita yakin ruang digital Indonesia dapat terjaga sebagai ruang yang sehat, produktif, dan mendukung kemajuan bangsa,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengklaim telah menindak 2,8 juta konten negatif sepanjang 20 Oktober 2024 hingga 16 September 2025, dengan 2,1 juta di antaranya berkaitan dengan judi online (judol).&#13;
&#13;
Untuk memaksimalkan penindakan, Komdigi memastikan Sistem Analisis dan Monitoring (SAMAN) siap beroperasi penuh mulai Oktober 2025 guna memberantas peredaran judol di Indonesia.&#13;
&#13;
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyatakan sistem ini akan berjalan penuh setelah masa uji coba yang berlangsung setahun terakhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan masukan dari para penyelenggara platform digital dan evaluasi internal, kami berharap sistem ini dapat berjalan dengan baik, menutup celah-celah yang ada, dan bulan depan SAMAN bisa berjalan secara penuh,&amp;rdquo; kata Alexander dalam keterangan resmi.&#13;
&#13;
Alexander menekankan bahwa judi online telah menimbulkan kerusakan serius di masyarakat, dengan volume konten yang ditindak sangat besar dan meresahkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mulai dari hancurnya keluarga, hilangnya harta benda, hingga runtuhnya masa depan generasi muda. Angka ini menunjukkan betapa masifnya ancaman yang kita hadapi di ruang digital,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Alexander juga menegaskan kehadiran SAMAN bukan untuk membungkam kritik terhadap pemerintah, melainkan untuk menghadirkan ruang digital yang lebih aman dan ramah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Langkah ini bukan untuk membungkam kritik atas aspirasi rakyat; demokrasi tetap kita jaga. Kritik, aspirasi, dan ekspresi harus tetap hidup. Yang kita tindak tegas adalah konten ilegal dan berbahaya, khususnya judi online,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Komdigi turut mengajak masyarakat aktif melaporkan konten judol melalui kanal resmi pemerintah agar dapat segera ditangani dan tidak menimbulkan keresahan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika menemukan konten judi online, segera laporkan. Dengan kolaborasi pemerintah, platform digital, dan masyarakat, kita yakin ruang digital Indonesia dapat terjaga sebagai ruang yang sehat, produktif, dan mendukung kemajuan bangsa,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
