<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Tips Periksa Ban Sebelum Bepergian saat Long Weekend</title><description>Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada ban mobil sebelum bepergian saat long weekend.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/09/05/15/3167858/6-tips-periksa-ban-sebelum-bepergian-saat-long-weekend</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/09/05/15/3167858/6-tips-periksa-ban-sebelum-bepergian-saat-long-weekend"/><item><title>6 Tips Periksa Ban Sebelum Bepergian saat Long Weekend</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/09/05/15/3167858/6-tips-periksa-ban-sebelum-bepergian-saat-long-weekend</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/09/05/15/3167858/6-tips-periksa-ban-sebelum-bepergian-saat-long-weekend</guid><pubDate>Jum'at 05 September 2025 10:03 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/05/15/3167858/cek_ban_mobil-0khm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">6 Tips Periksa Ban Sebelum Bepergian saat Long Weekend (Ilustrasi/Bridgestone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/05/15/3167858/cek_ban_mobil-0khm_large.jpg</image><title>6 Tips Periksa Ban Sebelum Bepergian saat Long Weekend (Ilustrasi/Bridgestone)</title></images><description>JAKARTA - Libur panjang akhir pekan (long weekend) biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk pergi berlibur baik bersama keluarga maupun sahabat. Saat hendak bepergian, perlu mempersiapkan kondisi kendaraan, termasuk ban mobil.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada ban mobil sebelum bepergian saat long weekend. Hal ini demi kenyamanan dan keselamatan berkendara. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut tips pemeriksaan ban sebelum pergi liburan, sebagaimana dibagikan Bridgestone Indonesia, Jumat (5/9/2025):&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Periksa Tekanan Udara Ban&#13;
&#13;
Sesuaikan tekanan ban dengan rekomendasi pabrikan. Tekanan rendah bisa membuat ban cepat aus dan boros BBM, sedangkan tekanan terlalu tinggi mengurangi traksi dan kenyamanan.&#13;
&#13;
2. Cek Ketebalan Tapak Ban&#13;
&#13;
Pastikan ketebalan tapak ban minimal 1,6 mm dan perhatikan indikator keausan ban (TWI). Ban aus&amp;nbsp;meningkatkan risiko selip terutama saat hujan atau jalan basah. Di bawah itu, ban harus segera diganti.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pemeriksaan ketebalan ban bisa secara visual dilakukan dengan melihat indikator keausan ban (TWI) yang &amp;nbsp;berupa tanda segitiga dan berlokasi di setidaknya 6 posisi sekeliling dinding samping ban. Tanda tersebut &amp;nbsp;menunjukkan adanya tonjolan pada alur ban, yang apabila keausan sudah menyentuh tonjolan maka ban &amp;nbsp;sudah dikatakan aus atau habis dan perlu segera dilakukan penggantian.&#13;
&#13;
Perhatikan juga apakah ban mengalami keausan tidak merata, ban dengan kondisi ini menyebabkan timbulnya &amp;nbsp;kebisingan dan getaran yang berlebih. Kondisi ini akan mengurangi kenyamanan berkendara, terutama di &amp;nbsp;perjalanan jauh.&#13;
&#13;
3. Periksa Retakan, Benjolan, dan Benda Asing&#13;
&#13;
Hindari risiko pecah ban akibat retakan/benjolan. Terlihat sepele, tetapi adanya kerikil pada telapak ban bisa &amp;nbsp;berakibat buruk terhadap performa ban, kerikil yang menyumbat alur tapak ban bisa mengurangi kemampuan&amp;nbsp;ban mencengkeram jalan, terutama saat hujan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
4. Pastikan Ban Cadangan Siap Pakai&#13;
&#13;
Bagi Anda yang berkendara menggunakan mobil khususnya mesin konvensional atau ICE (internal combustion engine), periksa tekanan ban cadangan, idealnya 5&amp;ndash;10 psi lebih tinggi dari standar untuk mengantisipasi &amp;nbsp;penyusutan tekanan.&#13;
&#13;
5. Rotasi, Balancing, dan Spooring&#13;
&#13;
Lakukan rotasi setiap 8.000&amp;ndash;10.000 km untuk memperpanjang umur ban. Balancing dan spooring membantu &amp;nbsp;menjaga kenyamanan berkendara.&#13;
&#13;
6. Perhatikan Beban Kendaraan&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jangan membawa muatan berlebih karena bisa membuat ban bekerja ekstra keras, terutama di jalan menanjak &amp;nbsp;dan menurun. Dengan ban yang siap jalan, perjalanan liburan akan lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Melalui tips perawatan ban ini, kami tidak hanya &amp;nbsp;memberikan edukasi keselamatan berkendara, tetapi juga menghadirkan penawaran menarik agar konsumen &amp;nbsp;dapat mengganti ban tepat waktu dengan lebih terjangkau sehingga lebih nyaman saat liburan long weekend,&amp;rdquo; &amp;nbsp;ujar Head of Original Equipment (OE) Sales Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Libur panjang akhir pekan (long weekend) biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk pergi berlibur baik bersama keluarga maupun sahabat. Saat hendak bepergian, perlu mempersiapkan kondisi kendaraan, termasuk ban mobil.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada ban mobil sebelum bepergian saat long weekend. Hal ini demi kenyamanan dan keselamatan berkendara. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut tips pemeriksaan ban sebelum pergi liburan, sebagaimana dibagikan Bridgestone Indonesia, Jumat (5/9/2025):&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Periksa Tekanan Udara Ban&#13;
&#13;
Sesuaikan tekanan ban dengan rekomendasi pabrikan. Tekanan rendah bisa membuat ban cepat aus dan boros BBM, sedangkan tekanan terlalu tinggi mengurangi traksi dan kenyamanan.&#13;
&#13;
2. Cek Ketebalan Tapak Ban&#13;
&#13;
Pastikan ketebalan tapak ban minimal 1,6 mm dan perhatikan indikator keausan ban (TWI). Ban aus&amp;nbsp;meningkatkan risiko selip terutama saat hujan atau jalan basah. Di bawah itu, ban harus segera diganti.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pemeriksaan ketebalan ban bisa secara visual dilakukan dengan melihat indikator keausan ban (TWI) yang &amp;nbsp;berupa tanda segitiga dan berlokasi di setidaknya 6 posisi sekeliling dinding samping ban. Tanda tersebut &amp;nbsp;menunjukkan adanya tonjolan pada alur ban, yang apabila keausan sudah menyentuh tonjolan maka ban &amp;nbsp;sudah dikatakan aus atau habis dan perlu segera dilakukan penggantian.&#13;
&#13;
Perhatikan juga apakah ban mengalami keausan tidak merata, ban dengan kondisi ini menyebabkan timbulnya &amp;nbsp;kebisingan dan getaran yang berlebih. Kondisi ini akan mengurangi kenyamanan berkendara, terutama di &amp;nbsp;perjalanan jauh.&#13;
&#13;
3. Periksa Retakan, Benjolan, dan Benda Asing&#13;
&#13;
Hindari risiko pecah ban akibat retakan/benjolan. Terlihat sepele, tetapi adanya kerikil pada telapak ban bisa &amp;nbsp;berakibat buruk terhadap performa ban, kerikil yang menyumbat alur tapak ban bisa mengurangi kemampuan&amp;nbsp;ban mencengkeram jalan, terutama saat hujan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
4. Pastikan Ban Cadangan Siap Pakai&#13;
&#13;
Bagi Anda yang berkendara menggunakan mobil khususnya mesin konvensional atau ICE (internal combustion engine), periksa tekanan ban cadangan, idealnya 5&amp;ndash;10 psi lebih tinggi dari standar untuk mengantisipasi &amp;nbsp;penyusutan tekanan.&#13;
&#13;
5. Rotasi, Balancing, dan Spooring&#13;
&#13;
Lakukan rotasi setiap 8.000&amp;ndash;10.000 km untuk memperpanjang umur ban. Balancing dan spooring membantu &amp;nbsp;menjaga kenyamanan berkendara.&#13;
&#13;
6. Perhatikan Beban Kendaraan&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jangan membawa muatan berlebih karena bisa membuat ban bekerja ekstra keras, terutama di jalan menanjak &amp;nbsp;dan menurun. Dengan ban yang siap jalan, perjalanan liburan akan lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Melalui tips perawatan ban ini, kami tidak hanya &amp;nbsp;memberikan edukasi keselamatan berkendara, tetapi juga menghadirkan penawaran menarik agar konsumen &amp;nbsp;dapat mengganti ban tepat waktu dengan lebih terjangkau sehingga lebih nyaman saat liburan long weekend,&amp;rdquo; &amp;nbsp;ujar Head of Original Equipment (OE) Sales Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
