<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemotor Dilarang Pakai Sandal saat Hujan, Ini Alasannya</title><description>Penggunaan sandal ketika berkendara saat hujan dapat meningkatkan luka yang lebih serius pada bagian kaki.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/19/53/3163884/pemotor-dilarang-pakai-sandal-saat-hujan-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/19/53/3163884/pemotor-dilarang-pakai-sandal-saat-hujan-ini-alasannya"/><item><title>Pemotor Dilarang Pakai Sandal saat Hujan, Ini Alasannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/19/53/3163884/pemotor-dilarang-pakai-sandal-saat-hujan-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/19/53/3163884/pemotor-dilarang-pakai-sandal-saat-hujan-ini-alasannya</guid><pubDate>Selasa 19 Agustus 2025 11:49 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/19/53/3163884/motor-yc4V_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemotor Dilarang Pakai Sandal saat Hujan Deras, Ini Alasannya (Ilustrasi/Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/19/53/3163884/motor-yc4V_large.jpg</image><title>Pemotor Dilarang Pakai Sandal saat Hujan Deras, Ini Alasannya (Ilustrasi/Ist)</title></images><description>JAKARTA - Hujan melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Selasa (19/8/2025) pagi. Ketika hujan, pengendara motor membutuhkan konsentrasi tinggi. Namun, ada sejumlah kebiasaan pengendara sepeda motor yang seharusnya dihindari saat menerjang hujan.&#13;
&#13;
1. Pakai Sandal saat Hujan&#13;
&#13;
Tak sedikit pengendara sepeda motor di Indonesia akan mengganti alas kaki &amp;nbsp;ketika hujan turun. Hal ini agar sepatu yang dikenakan tidak basah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Padahal, kondisi seperti itu sangat tidak dianjurkan lantaran risiko kecelakaan ketika berkendara saat hujan lebih tinggi. Penggunaan sandal dapat meningkatkan luka yang lebih serius pada bagian kaki.&#13;
&#13;
Sandal juga memiliki sifat yang tidak mengikat pada kaki, sehingga membuat pengendara sepeda motor sering selip ketika berhenti mendadak. Hal ini menyebabkan pengendara kehilangan keseimbangan ketika menahan beban motor.&#13;
&#13;
Founder &amp;amp; Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu mengatakan, kebiasaan tersebut harus dihilangkan. Menurutnya, hal ini juga paling banyak menjadi penyebab kecelakaan saat hujan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu perilaku yang sangat tidak bagus. Untuk apa ganti sandal, yang jadi pertanyaan sayang dengan sepatu atau sayang dengan kakinya? Menggunakan sandal sama saja memberikan kesempatan kepada kaki untuk cedera lebih parah,&amp;quot; kata Jusri kepada iNews Media Group.&#13;
&#13;
2. Pakai Sepatu saat Hujan&#13;
&#13;
Ia menyarankan menggunakan sepatu yang tertutup sampai bagian ankle atau mata kaki. Ini demi mencegah cedera yang lebih serius saat terjadi kecelakaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau bisa pakai sepatu yang memang khusus untuk riding yang sampai menutup mata kaki. Ini cara terbaik untuk mencegah cedera serius,&amp;quot; ucap Jusri.&#13;
&#13;
Sepatu khusus riding juga biasanya berbahan karet yang anti-air sehingga memberi keamanan ekstra saat digunakan saat berkendara ketika hujan turun. Pengendara sepeda motor juga tidak akan mudah tergelincir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang banyak yang jual rain coat untuk sepatu. Jadi lebih baik mengeluarkan uang lebih banyak untuk mencegah hal yang tak diinginkan,&amp;quot; kata Jusri.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Hujan melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Selasa (19/8/2025) pagi. Ketika hujan, pengendara motor membutuhkan konsentrasi tinggi. Namun, ada sejumlah kebiasaan pengendara sepeda motor yang seharusnya dihindari saat menerjang hujan.&#13;
&#13;
1. Pakai Sandal saat Hujan&#13;
&#13;
Tak sedikit pengendara sepeda motor di Indonesia akan mengganti alas kaki &amp;nbsp;ketika hujan turun. Hal ini agar sepatu yang dikenakan tidak basah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Padahal, kondisi seperti itu sangat tidak dianjurkan lantaran risiko kecelakaan ketika berkendara saat hujan lebih tinggi. Penggunaan sandal dapat meningkatkan luka yang lebih serius pada bagian kaki.&#13;
&#13;
Sandal juga memiliki sifat yang tidak mengikat pada kaki, sehingga membuat pengendara sepeda motor sering selip ketika berhenti mendadak. Hal ini menyebabkan pengendara kehilangan keseimbangan ketika menahan beban motor.&#13;
&#13;
Founder &amp;amp; Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu mengatakan, kebiasaan tersebut harus dihilangkan. Menurutnya, hal ini juga paling banyak menjadi penyebab kecelakaan saat hujan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu perilaku yang sangat tidak bagus. Untuk apa ganti sandal, yang jadi pertanyaan sayang dengan sepatu atau sayang dengan kakinya? Menggunakan sandal sama saja memberikan kesempatan kepada kaki untuk cedera lebih parah,&amp;quot; kata Jusri kepada iNews Media Group.&#13;
&#13;
2. Pakai Sepatu saat Hujan&#13;
&#13;
Ia menyarankan menggunakan sepatu yang tertutup sampai bagian ankle atau mata kaki. Ini demi mencegah cedera yang lebih serius saat terjadi kecelakaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau bisa pakai sepatu yang memang khusus untuk riding yang sampai menutup mata kaki. Ini cara terbaik untuk mencegah cedera serius,&amp;quot; ucap Jusri.&#13;
&#13;
Sepatu khusus riding juga biasanya berbahan karet yang anti-air sehingga memberi keamanan ekstra saat digunakan saat berkendara ketika hujan turun. Pengendara sepeda motor juga tidak akan mudah tergelincir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang banyak yang jual rain coat untuk sepatu. Jadi lebih baik mengeluarkan uang lebih banyak untuk mencegah hal yang tak diinginkan,&amp;quot; kata Jusri.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
