<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Pasar Lesu, Suzuki Akui Efisiensi</title><description>Melemahnya daya beli masyarakat terhadap mobil baru juga berdampak pada sisi rantai pasok industri.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/06/52/3160852/dampak-pasar-lesu-suzuki-akui-efisiensi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/06/52/3160852/dampak-pasar-lesu-suzuki-akui-efisiensi"/><item><title>Dampak Pasar Lesu, Suzuki Akui Efisiensi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/06/52/3160852/dampak-pasar-lesu-suzuki-akui-efisiensi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/06/52/3160852/dampak-pasar-lesu-suzuki-akui-efisiensi</guid><pubDate>Rabu 06 Agustus 2025 14:53 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/06/52/3160852/suzuki-o2T6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak Pasar Lesu, Suzuki Akui Efisiensi (Okezone/Erha A Ramadhoni)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/06/52/3160852/suzuki-o2T6_large.jpg</image><title>Dampak Pasar Lesu, Suzuki Akui Efisiensi (Okezone/Erha A Ramadhoni)</title></images><description>JAKARTA - Suzuki merasakan dampak turunnya penjualan mobil di Indonesia pada tahun ini. Karena itu, produsen asal Jepang tersebut menerapkan efisiensi biaya operasional pada proses manufaktur atau perakitan kendaraan di pabrik.&#13;
&#13;
Managing Director Suzuki Indomobil Motor (SIM), Shodiq Wicaksono, mengatakan lesunya pasar otomotif dan perang harga yang terjadi saat ini, membebani pelaku industri. Untuk menjaga finansial, efisiensi biaya operasional perlu dilakukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi sebetulnya kalau perang harga menurut saya itu hal yang wajar kalau dalam dunia marketing. Tapi kan kemudian ini menjadi sangat bermasalah ketika pasarnya juga turun,&amp;quot; di arena GIIAS 2025, ICE BSD City, Tangerang, dikutip pada Rabu (6/8/2025).&#13;
&#13;
1. Suzuki Efisiensi&#13;
&#13;
Melemahnya daya beli masyarakat terhadap mobil baru juga berdampak pada sisi rantai pasok industri. Hal ini membuat ongkos produksi juga semakin tinggi sehingga memberatkan produsen serta pemasok komponen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya bukan hanya kita yang suffering ya, karena produksi turun, otomatis biaya fixed cost juga akan harus ditanggung lebih tinggi kan berarti untuk per unitnya. Teman-teman supplier akhirnya mengalami masa-masa sulit,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Suzuki memiliki tiga pabrik, yaitu d Cikarang dan Tambun, Jawa Barat, serta Cakung, Jakarta Timur. Setiap pabrik memiliki fungsi yang berbeda untuk mempercepat proses produksi sebuah kendaraan.&#13;
&#13;
Shodiq mengatakan, pasar otomotif nasional yang sangat menantang saat ini sehingga mempengaruhi kinerja pabrik. Karena itu, berbagai upaya dilakukan di tengah gempuran perekonomian yang sulit.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau sesuai kapasitas produksi kan 2 shift atau long shift. Nah, kita sekarang 1 shift tidak pakai long ya jadi memang segitu. Tentunya nanti kalau produksinya bagus ya nanti kita buat 2 shift kah, kita buat lembur kah,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Saat ini, Suzuki Fronx menjadi andalan baru yang diminati banyak konsumen. Bahkan, produksinya sedang digenjot demi menekan masa tunggu konsumen.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Suzuki merasakan dampak turunnya penjualan mobil di Indonesia pada tahun ini. Karena itu, produsen asal Jepang tersebut menerapkan efisiensi biaya operasional pada proses manufaktur atau perakitan kendaraan di pabrik.&#13;
&#13;
Managing Director Suzuki Indomobil Motor (SIM), Shodiq Wicaksono, mengatakan lesunya pasar otomotif dan perang harga yang terjadi saat ini, membebani pelaku industri. Untuk menjaga finansial, efisiensi biaya operasional perlu dilakukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi sebetulnya kalau perang harga menurut saya itu hal yang wajar kalau dalam dunia marketing. Tapi kan kemudian ini menjadi sangat bermasalah ketika pasarnya juga turun,&amp;quot; di arena GIIAS 2025, ICE BSD City, Tangerang, dikutip pada Rabu (6/8/2025).&#13;
&#13;
1. Suzuki Efisiensi&#13;
&#13;
Melemahnya daya beli masyarakat terhadap mobil baru juga berdampak pada sisi rantai pasok industri. Hal ini membuat ongkos produksi juga semakin tinggi sehingga memberatkan produsen serta pemasok komponen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya bukan hanya kita yang suffering ya, karena produksi turun, otomatis biaya fixed cost juga akan harus ditanggung lebih tinggi kan berarti untuk per unitnya. Teman-teman supplier akhirnya mengalami masa-masa sulit,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Suzuki memiliki tiga pabrik, yaitu d Cikarang dan Tambun, Jawa Barat, serta Cakung, Jakarta Timur. Setiap pabrik memiliki fungsi yang berbeda untuk mempercepat proses produksi sebuah kendaraan.&#13;
&#13;
Shodiq mengatakan, pasar otomotif nasional yang sangat menantang saat ini sehingga mempengaruhi kinerja pabrik. Karena itu, berbagai upaya dilakukan di tengah gempuran perekonomian yang sulit.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau sesuai kapasitas produksi kan 2 shift atau long shift. Nah, kita sekarang 1 shift tidak pakai long ya jadi memang segitu. Tentunya nanti kalau produksinya bagus ya nanti kita buat 2 shift kah, kita buat lembur kah,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Saat ini, Suzuki Fronx menjadi andalan baru yang diminati banyak konsumen. Bahkan, produksinya sedang digenjot demi menekan masa tunggu konsumen.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
