<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Otomotif Lesu, Ini Cara Gaikindo Cegah PHK</title><description>Gaikindo berusaha keras agar tidak terjadi PHK di industri otomotif.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/06/52/3160786/industri-otomotif-lesu-ini-cara-gaikindo-cegah-phk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/06/52/3160786/industri-otomotif-lesu-ini-cara-gaikindo-cegah-phk"/><item><title>Industri Otomotif Lesu, Ini Cara Gaikindo Cegah PHK</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/06/52/3160786/industri-otomotif-lesu-ini-cara-gaikindo-cegah-phk</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/06/52/3160786/industri-otomotif-lesu-ini-cara-gaikindo-cegah-phk</guid><pubDate>Rabu 06 Agustus 2025 10:36 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/06/52/3160786/giias_2025-dF5l_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri Otomotif Lesu, Ini Cara Gaikindo Cegah PHK (Ilustrasi/Okezone/Erha A Ramadhoni)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/06/52/3160786/giias_2025-dF5l_large.jpg</image><title>Industri Otomotif Lesu, Ini Cara Gaikindo Cegah PHK (Ilustrasi/Okezone/Erha A Ramadhoni)</title></images><description>JAKARTA - Industri otomotif Indonesia menghadapi tantangan besar yang disebabkan sejumlah faktor. Penjualan mobil tak kunjung meningkat hingga pertengahan tahun ini. Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.&#13;
&#13;
1. Pasar Lesu&#13;
&#13;
Sebagai informasi, berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel atau pengiriman dari diler ke konsumen pada Januari sampai Juni 2025 mencapai 390.467 unit.&#13;
&#13;
Angka tersebut turun 9,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Itu berarti permintaan terhadap mobil baru semakin menurun. Imbasnya sejumlah produsen harus menumpuk hasil produksi di gudang.&#13;
&#13;
Sementara untuk distribusi dari pabrik ke diler alias wholesales pada semester I/2025 mencapai 374.740 unit. Jumlah tersebut juga turun 8,6 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024. Tahun lalu, pada periode yang sama penjualan wholesales mencapai 410.020 unit.&#13;
&#13;
Melihat hal tersebut, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meminta tidak ada PHK di industri otomotif. Ia berjanji pemerintah akan berusaha memperbaiki kondisi ekonomi yang ada saat ini.&#13;
&#13;
2. Strategi Cegah PHK&#13;
&#13;
Hal tersebut disambut baik Gaikindo. Bahkan, Gaikindo berupaya agar seluruh pabrikan yang ada di Indonesia tak PHK. Pasalnya, hal ini akan membuat kondisi perekonomian di Tanah Air semakin memburuk.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sedang mengusahakan hal tersebut. Berkali-kali Pak Menteri Perindustrian mengimbau kami agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja,&amp;quot; kata Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, di arena GIIAS 2025, ICE BSD City, Tangerang.&#13;
&#13;
Ia memastikan seluruh anggota Gaikindo saat ini berusaha keras agar tidak PHK, meski penjualan lesu. Saat ini produsen mengurangi jumlah produksi, seperti hanya menjalankan satu shift dan tidak ada lemburan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang kita lakukan adalah kami tidak menambah karyawan kontrak. Sementara kami hentikan, kita bertahan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Industri otomotif Indonesia menghadapi tantangan besar yang disebabkan sejumlah faktor. Penjualan mobil tak kunjung meningkat hingga pertengahan tahun ini. Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.&#13;
&#13;
1. Pasar Lesu&#13;
&#13;
Sebagai informasi, berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel atau pengiriman dari diler ke konsumen pada Januari sampai Juni 2025 mencapai 390.467 unit.&#13;
&#13;
Angka tersebut turun 9,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Itu berarti permintaan terhadap mobil baru semakin menurun. Imbasnya sejumlah produsen harus menumpuk hasil produksi di gudang.&#13;
&#13;
Sementara untuk distribusi dari pabrik ke diler alias wholesales pada semester I/2025 mencapai 374.740 unit. Jumlah tersebut juga turun 8,6 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024. Tahun lalu, pada periode yang sama penjualan wholesales mencapai 410.020 unit.&#13;
&#13;
Melihat hal tersebut, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meminta tidak ada PHK di industri otomotif. Ia berjanji pemerintah akan berusaha memperbaiki kondisi ekonomi yang ada saat ini.&#13;
&#13;
2. Strategi Cegah PHK&#13;
&#13;
Hal tersebut disambut baik Gaikindo. Bahkan, Gaikindo berupaya agar seluruh pabrikan yang ada di Indonesia tak PHK. Pasalnya, hal ini akan membuat kondisi perekonomian di Tanah Air semakin memburuk.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sedang mengusahakan hal tersebut. Berkali-kali Pak Menteri Perindustrian mengimbau kami agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja,&amp;quot; kata Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, di arena GIIAS 2025, ICE BSD City, Tangerang.&#13;
&#13;
Ia memastikan seluruh anggota Gaikindo saat ini berusaha keras agar tidak PHK, meski penjualan lesu. Saat ini produsen mengurangi jumlah produksi, seperti hanya menjalankan satu shift dan tidak ada lemburan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang kita lakukan adalah kami tidak menambah karyawan kontrak. Sementara kami hentikan, kita bertahan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
