<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasar Lesu, Gaikindo Isyaratkan Revisi Target Penjualan Mobil Tahun Ini</title><description>Hal ini lantaran angka penjualan belum menunjukkan perbaikan hingga pertengahan 2025.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/05/52/3160560/pasar-lesu-gaikindo-isyaratkan-revisi-target-penjualan-mobil-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/05/52/3160560/pasar-lesu-gaikindo-isyaratkan-revisi-target-penjualan-mobil-tahun-ini"/><item><title>Pasar Lesu, Gaikindo Isyaratkan Revisi Target Penjualan Mobil Tahun Ini</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/05/52/3160560/pasar-lesu-gaikindo-isyaratkan-revisi-target-penjualan-mobil-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/05/52/3160560/pasar-lesu-gaikindo-isyaratkan-revisi-target-penjualan-mobil-tahun-ini</guid><pubDate>Selasa 05 Agustus 2025 13:19 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/05/52/3160560/giias-V1A5_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pasar Lesu, Gaikindo Isyaratkan Revisi Target Penjualan Mobil Tahun Ini (Ilustrasi/Okezone/Erha A Ramadhoni)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/05/52/3160560/giias-V1A5_large.jpeg</image><title>Pasar Lesu, Gaikindo Isyaratkan Revisi Target Penjualan Mobil Tahun Ini (Ilustrasi/Okezone/Erha A Ramadhoni)</title></images><description>JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengisyaratkan bakal merevisi target penjualan mobil tahun ini. Hal ini lantaran angka penjualan belum menunjukkan perbaikan hingga pertengahan 2025.&#13;
&#13;
1. Revisi Target&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Gaikindo menetapkan target penjualan sebesar 900.000 unit mobil pada 2025. Namun, angka tersebut rasanya sulit dicapai dengan melihat kondisi pasar otomotif nasional yang sedang lesu.&#13;
&#13;
Pada semester I/2025, penjualan mobil secara wholesales alias distribusi dari pabrik ke diler sebanyak 374.740 unit. Angka tersebut turun 8,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan membukukan 410.020 unit.&#13;
&#13;
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, mengatakan pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, nilai transaksinya turun dibandingkan tahun lalu. Padahal, jumlah pengunjung jauh lebih besar dari edisi sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya akan lihat sampai tutup, di akhir ini, bulan Juli, Agustus, kita akan lakukan revisi. Tapi, rasanya mungkin akan ada revisi,&amp;quot; kata Nangoi kepada wartawan, di arena GIIAS 2025, belum lama ini.&#13;
&#13;
Turunnya penjualan mobil disebabkan sejumlah faktor. Nangoi mengakui kondisi ekonomi masyarakat kelas menengah sedang sulit. Mereka lebih memilih mengalokasikan uangnya ke kebutuhan primer ketimbang membeli mobil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau saya lihat dari segi transaksi, kelihatannya agak turun. Memang situasi ekonomi agak berat. Sampai pertengahan tahun ini, penjualan kendaraan secara umum juga menurun,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Nangoi menegaskan, GIIAS bukan pameran untuk berjualan, melainkan untuk memperkenalkan teknologi dan inovasi terbaru. Sementara penjualan akan ditargetkan pada pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW).&#13;
&#13;
&amp;quot;Pameran ini memang bukan utamanya untuk menjual. Tujuan utamanya adalah menginformasikan teknologi-teknologi terbaru dan memperkenalkan model-model baru kepada masyarakat. Itu (GJAW) adalah khusus dibikin untuk melakukan promosi akhir tahun. Supaya penjualan bisa meningkat,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengisyaratkan bakal merevisi target penjualan mobil tahun ini. Hal ini lantaran angka penjualan belum menunjukkan perbaikan hingga pertengahan 2025.&#13;
&#13;
1. Revisi Target&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Gaikindo menetapkan target penjualan sebesar 900.000 unit mobil pada 2025. Namun, angka tersebut rasanya sulit dicapai dengan melihat kondisi pasar otomotif nasional yang sedang lesu.&#13;
&#13;
Pada semester I/2025, penjualan mobil secara wholesales alias distribusi dari pabrik ke diler sebanyak 374.740 unit. Angka tersebut turun 8,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan membukukan 410.020 unit.&#13;
&#13;
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, mengatakan pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, nilai transaksinya turun dibandingkan tahun lalu. Padahal, jumlah pengunjung jauh lebih besar dari edisi sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya akan lihat sampai tutup, di akhir ini, bulan Juli, Agustus, kita akan lakukan revisi. Tapi, rasanya mungkin akan ada revisi,&amp;quot; kata Nangoi kepada wartawan, di arena GIIAS 2025, belum lama ini.&#13;
&#13;
Turunnya penjualan mobil disebabkan sejumlah faktor. Nangoi mengakui kondisi ekonomi masyarakat kelas menengah sedang sulit. Mereka lebih memilih mengalokasikan uangnya ke kebutuhan primer ketimbang membeli mobil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau saya lihat dari segi transaksi, kelihatannya agak turun. Memang situasi ekonomi agak berat. Sampai pertengahan tahun ini, penjualan kendaraan secara umum juga menurun,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Nangoi menegaskan, GIIAS bukan pameran untuk berjualan, melainkan untuk memperkenalkan teknologi dan inovasi terbaru. Sementara penjualan akan ditargetkan pada pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW).&#13;
&#13;
&amp;quot;Pameran ini memang bukan utamanya untuk menjual. Tujuan utamanya adalah menginformasikan teknologi-teknologi terbaru dan memperkenalkan model-model baru kepada masyarakat. Itu (GJAW) adalah khusus dibikin untuk melakukan promosi akhir tahun. Supaya penjualan bisa meningkat,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
