<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fuso Ungkap Penjualan Suku Cadang Naik, Targetkan Rp1,6 Triliun</title><description>Fuso menargetkan penjualan suku cadang sebesar Rp1,6 triliun pada tahun ini.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/01/52/3159717/fuso-ungkap-penjualan-suku-cadang-naik-targetkan-rp1-6-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/01/52/3159717/fuso-ungkap-penjualan-suku-cadang-naik-targetkan-rp1-6-triliun"/><item><title>Fuso Ungkap Penjualan Suku Cadang Naik, Targetkan Rp1,6 Triliun</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/01/52/3159717/fuso-ungkap-penjualan-suku-cadang-naik-targetkan-rp1-6-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/08/01/52/3159717/fuso-ungkap-penjualan-suku-cadang-naik-targetkan-rp1-6-triliun</guid><pubDate>Jum'at 01 Agustus 2025 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/01/52/3159717/fuso-FP41_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fuso Ungkap Penjualan Suku Cadang Naik, Targetkan Rp1,6 Triliun (Okezone/Erha A Ramadhoni)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/01/52/3159717/fuso-FP41_large.jpg</image><title>Fuso Ungkap Penjualan Suku Cadang Naik, Targetkan Rp1,6 Triliun (Okezone/Erha A Ramadhoni)</title></images><description>TANGERANG - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (Mitsubishi Fuso) menyatakan penjualan suku cadang meningkat di tengah lesunya perekonomian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Suku Cadang Naik&#13;
&#13;
Sales &amp;amp; Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Aji Jaya mengatakan situasi tersebut unik. Naiknya penjualan suku cadang karena konsumen memperpanjang masa operasi kendaraannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini situasinya unik. Jualan unitnya turun, tetapi kami jualan spare parts-nya naik. Itu disebabkan beberapa konsumen memilih untuk memperpanjang masa operasi kendaraannya (tidak mengganti baru),&amp;rdquo; kata Aji Jaya di arena GIIAS 2025, ICE BSD, Tangerang, Kamis (21/7/2025).&#13;
&#13;
Ia menyebut, dengan memperpanjang operasi kendaraannya, akan lebih banyak dibutuhkan untuk perawatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akhirnya, mereka harus mengonsumsi spare parts untuk perawatan maupun perbaikan kendaraan yang operasionalnya diperpanjang,&amp;rdquo; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Target Penjualan&#13;
&#13;
Aji mengungkap, pada 2023 target penjualan suku cadang RpRp1,4 triliun. Setahun berselang, ada kenaikan menjadi Rp1,5 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahun ini target sebesar Rp1,6 triliun semoga bisa tercapai dengan adanya line up terbaru Suku Cadang Tiga Berlian,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Aji Jaya mewanti-wanti penggunaan suku cadang palsu. Itu karena kualitasnya tidak dapat dipertanggungjawabkan ketika nantinya terjadi masalah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di Indonesia ini, saat ini masih banyak yang menggunakan spare parts imitasi untuk melakukan perawatan kendaraannya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah inilah yang menjadi program kami, bagaimana mengedukasi pentingnya menggunakan spare parts genuine,&amp;rdquo; tutur Aji.&#13;
&#13;
Terkait hal ini, pihaknya menyediakan dua pilihan suku cadang berkualitas melalui Fuso Genuine Parts dan Suku Cadang Tiga Berlian.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Suku Cadang Tiga Berlian ini menjadi solusi efisien bagi konsumen yang ingin menekan biaya operasional melalui pengelolaan biaya perawatan yang lebih hemat (maintenance cost efficiency), tanpa mengorbankan kualitas dan keaslian,&amp;quot; tutur Department Head After Sales Service Strategy &amp;amp; Special Project PT KTB, Mohammad Faisal Rezza.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (Mitsubishi Fuso) menyatakan penjualan suku cadang meningkat di tengah lesunya perekonomian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Suku Cadang Naik&#13;
&#13;
Sales &amp;amp; Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Aji Jaya mengatakan situasi tersebut unik. Naiknya penjualan suku cadang karena konsumen memperpanjang masa operasi kendaraannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini situasinya unik. Jualan unitnya turun, tetapi kami jualan spare parts-nya naik. Itu disebabkan beberapa konsumen memilih untuk memperpanjang masa operasi kendaraannya (tidak mengganti baru),&amp;rdquo; kata Aji Jaya di arena GIIAS 2025, ICE BSD, Tangerang, Kamis (21/7/2025).&#13;
&#13;
Ia menyebut, dengan memperpanjang operasi kendaraannya, akan lebih banyak dibutuhkan untuk perawatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akhirnya, mereka harus mengonsumsi spare parts untuk perawatan maupun perbaikan kendaraan yang operasionalnya diperpanjang,&amp;rdquo; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Target Penjualan&#13;
&#13;
Aji mengungkap, pada 2023 target penjualan suku cadang RpRp1,4 triliun. Setahun berselang, ada kenaikan menjadi Rp1,5 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahun ini target sebesar Rp1,6 triliun semoga bisa tercapai dengan adanya line up terbaru Suku Cadang Tiga Berlian,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Aji Jaya mewanti-wanti penggunaan suku cadang palsu. Itu karena kualitasnya tidak dapat dipertanggungjawabkan ketika nantinya terjadi masalah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di Indonesia ini, saat ini masih banyak yang menggunakan spare parts imitasi untuk melakukan perawatan kendaraannya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah inilah yang menjadi program kami, bagaimana mengedukasi pentingnya menggunakan spare parts genuine,&amp;rdquo; tutur Aji.&#13;
&#13;
Terkait hal ini, pihaknya menyediakan dua pilihan suku cadang berkualitas melalui Fuso Genuine Parts dan Suku Cadang Tiga Berlian.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Suku Cadang Tiga Berlian ini menjadi solusi efisien bagi konsumen yang ingin menekan biaya operasional melalui pengelolaan biaya perawatan yang lebih hemat (maintenance cost efficiency), tanpa mengorbankan kualitas dan keaslian,&amp;quot; tutur Department Head After Sales Service Strategy &amp;amp; Special Project PT KTB, Mohammad Faisal Rezza.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
