<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peneliti Prancis Temukan Golongan Darah Baru, Dinamakan Gwada Negatif </title><description>ISBT saat ini telah mengakui ada 47 sistem g0longan darah.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/06/24/56/3149947/peneliti-prancis-temukan-golongan-darah-baru-dinamakan-gwada-negatif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/06/24/56/3149947/peneliti-prancis-temukan-golongan-darah-baru-dinamakan-gwada-negatif"/><item><title>Peneliti Prancis Temukan Golongan Darah Baru, Dinamakan Gwada Negatif </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/06/24/56/3149947/peneliti-prancis-temukan-golongan-darah-baru-dinamakan-gwada-negatif</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/06/24/56/3149947/peneliti-prancis-temukan-golongan-darah-baru-dinamakan-gwada-negatif</guid><pubDate>Selasa 24 Juni 2025 15:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/24/56/3149947/ilustrasi_sel_darah_merah-Ms8t_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/24/56/3149947/ilustrasi_sel_darah_merah-Ms8t_large.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Seorang wanita Prancis dari Pulau Guadeloupe di Karibia telah diidentifikasi sebagai satu-satunya pembawa golongan darah baru yang diketahui, demikian diumumkan badan penyedia darah Prancis. Golongan darah baru itu kini dinamakan sebagai &amp;quot;Gwada negatif&amp;quot;.&#13;
&#13;
Pengumuman tersebut dibuat 15 tahun setelah para peneliti menerima sampel darah dari seorang pasien yang menjalani tes rutin sebelum operasi, kata French Blood Establishment (EFS) pekan lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;EFS baru saja menemukan sistem golongan darah ke-48 di dunia!&amp;quot; kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan di jejaring sosial LinkedIn.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penemuan ini secara resmi diakui pada awal Juni di Milan oleh International Society of Blood Transfusion (ISBT).&amp;quot;&#13;
&#13;
Asosiasi ilmiah tersebut hingga saat ini telah mengakui 47 sistem golongan darah.&#13;
&#13;
Thierry Peyrard, seorang ahli biologi medis di EFS yang terlibat dalam penemuan tersebut, mengatakan kepada AFP bahwa antibodi yang &amp;quot;sangat tidak biasa&amp;quot; pertama kali ditemukan pada pasien tersebut pada 2011.&#13;
&#13;
Namun, sumber daya pada saat itu tidak memungkinkan untuk penelitian lebih lanjut, tambahnya.&#13;
&#13;
Para ilmuwan akhirnya mampu mengungkap misteri tersebut pada tahun berkat &amp;quot;pengurutan DNA berthroughput tinggi&amp;quot;, yang menyoroti mutasi genetik, kata Peyrard.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasien, yang saat itu berusia 54 tahun dan tinggal di Paris, sedang menjalani tes rutin sebelum operasi ketika antibodi yang tidak diketahui itu terdeteksi, kata Peyrard.&#13;
&#13;
Wanita ini &amp;quot;tidak diragukan lagi merupakan satu-satunya kasus yang diketahui di dunia,&amp;quot; kata ahli tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia adalah satu-satunya orang di dunia yang cocok dengan dirinya sendiri,&amp;quot; ungkap Peyrard.&#13;
&#13;
Peyrard mengatakan wanita itu mewarisi golongan darah dari ayah dan ibunya, yang masing-masing memiliki gen yang bermutasi.&#13;
&#13;
Nama &amp;quot;Gwada negatif&amp;quot;, yang mengacu pada asal pasien dan &amp;quot;terdengar bagus dalam semua bahasa&amp;quot;, telah populer di kalangan para ahli, kata Peyrard.&#13;
&#13;
Sistem golongan darah ABO pertama kali ditemukan pada awal 1900-an. Berkat pengurutan DNA, penemuan golongan darah baru telah dipercepat dalam beberapa tahun terakhir.&#13;
&#13;
Peyrard dan rekan-rekannya kini berharap dapat menemukan orang lain dengan golongan darah yang sama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menemukan golongan darah baru berarti menawarkan perawatan yang lebih baik kepada pasien dengan golongan darah langka,&amp;quot; kata EFS.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang wanita Prancis dari Pulau Guadeloupe di Karibia telah diidentifikasi sebagai satu-satunya pembawa golongan darah baru yang diketahui, demikian diumumkan badan penyedia darah Prancis. Golongan darah baru itu kini dinamakan sebagai &amp;quot;Gwada negatif&amp;quot;.&#13;
&#13;
Pengumuman tersebut dibuat 15 tahun setelah para peneliti menerima sampel darah dari seorang pasien yang menjalani tes rutin sebelum operasi, kata French Blood Establishment (EFS) pekan lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;EFS baru saja menemukan sistem golongan darah ke-48 di dunia!&amp;quot; kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan di jejaring sosial LinkedIn.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penemuan ini secara resmi diakui pada awal Juni di Milan oleh International Society of Blood Transfusion (ISBT).&amp;quot;&#13;
&#13;
Asosiasi ilmiah tersebut hingga saat ini telah mengakui 47 sistem golongan darah.&#13;
&#13;
Thierry Peyrard, seorang ahli biologi medis di EFS yang terlibat dalam penemuan tersebut, mengatakan kepada AFP bahwa antibodi yang &amp;quot;sangat tidak biasa&amp;quot; pertama kali ditemukan pada pasien tersebut pada 2011.&#13;
&#13;
Namun, sumber daya pada saat itu tidak memungkinkan untuk penelitian lebih lanjut, tambahnya.&#13;
&#13;
Para ilmuwan akhirnya mampu mengungkap misteri tersebut pada tahun berkat &amp;quot;pengurutan DNA berthroughput tinggi&amp;quot;, yang menyoroti mutasi genetik, kata Peyrard.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasien, yang saat itu berusia 54 tahun dan tinggal di Paris, sedang menjalani tes rutin sebelum operasi ketika antibodi yang tidak diketahui itu terdeteksi, kata Peyrard.&#13;
&#13;
Wanita ini &amp;quot;tidak diragukan lagi merupakan satu-satunya kasus yang diketahui di dunia,&amp;quot; kata ahli tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia adalah satu-satunya orang di dunia yang cocok dengan dirinya sendiri,&amp;quot; ungkap Peyrard.&#13;
&#13;
Peyrard mengatakan wanita itu mewarisi golongan darah dari ayah dan ibunya, yang masing-masing memiliki gen yang bermutasi.&#13;
&#13;
Nama &amp;quot;Gwada negatif&amp;quot;, yang mengacu pada asal pasien dan &amp;quot;terdengar bagus dalam semua bahasa&amp;quot;, telah populer di kalangan para ahli, kata Peyrard.&#13;
&#13;
Sistem golongan darah ABO pertama kali ditemukan pada awal 1900-an. Berkat pengurutan DNA, penemuan golongan darah baru telah dipercepat dalam beberapa tahun terakhir.&#13;
&#13;
Peyrard dan rekan-rekannya kini berharap dapat menemukan orang lain dengan golongan darah yang sama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menemukan golongan darah baru berarti menawarkan perawatan yang lebih baik kepada pasien dengan golongan darah langka,&amp;quot; kata EFS.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
