<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Pembatasan Ekspor, Nvidia Bakal Luncurkan Chip AI Blackwell Murah di China&amp;nbsp;</title><description>Nvidia akan meluncurkan chipset AI baru dengan harga murah untuk pasar China.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/05/25/57/3141808/dampak-pembatasan-ekspor-nvidia-bakal-luncurkan-chip-ai-blackwell-murah-di-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/05/25/57/3141808/dampak-pembatasan-ekspor-nvidia-bakal-luncurkan-chip-ai-blackwell-murah-di-china"/><item><title>Dampak Pembatasan Ekspor, Nvidia Bakal Luncurkan Chip AI Blackwell Murah di China&amp;nbsp;</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/05/25/57/3141808/dampak-pembatasan-ekspor-nvidia-bakal-luncurkan-chip-ai-blackwell-murah-di-china</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/05/25/57/3141808/dampak-pembatasan-ekspor-nvidia-bakal-luncurkan-chip-ai-blackwell-murah-di-china</guid><pubDate>Minggu 25 Mei 2025 12:55 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/25/57/3141808/nvidia-Z6XW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak Pembatasan Ekspor, Nvidia Bakal Luncurkan Chip AI Blackwell Murah di China&amp;nbsp; (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/25/57/3141808/nvidia-Z6XW_large.jpg</image><title>Dampak Pembatasan Ekspor, Nvidia Bakal Luncurkan Chip AI Blackwell Murah di China&amp;nbsp; (Reuters)</title></images><description>BEIJING - Nvidia akan meluncurkan chipset kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) baru dengan harga murah untuk pasar China. Chipset itu paling cepat akan diproduksi massal bulan depan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Chipset Murah&#13;
&#13;
GPU atau unit pemprosesan grafis tersebut akan menjadi bagian dari prosesor AI berarsitektur Blackwell generasi terbaru Nvidia. Chipset itu diperkirakan dibanderol USD6.500-8.000 sekira Rp105-130 juta. Perkiraan ini jauh di bawah banderol H20 yang dijual seharga USD10-12 ribu sekitar Rp162-195 juta, menurut dua sumber sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (25/5/2025).&#13;
&#13;
Harga tersebut mencerminkan spesifikasi lebih rendah dan persyaratan manufaktur lebih sederhana.&#13;
&#13;
Ini akan didasarkan pada RTX Pro 6000D Nvidia, prosesor grafis kelas server dan akan menggunakan memori GDDR7 konvensional, bukan memori bandwidth tinggi yang lebih canggih. Itu sebagaimana disampaikan &amp;nbsp;kata kedua sumber tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mereka menambahkan, perusahaan itu tidak akan menggunakan teknologi pengemasan Chip-on-Wafer-on-Substrate (CoWoS) canggih milik Taiwan Semiconductor Manufacturing Co.&#13;
&#13;
Harga, spesifikasi, dan waktu produksi chip baru tersebut belum pernah dilaporkan sebelumnya.&#13;
&#13;
Seorang juru bicara Nvidia mengatakan, perusahaan tersebut masih mengevaluasi opsi &amp;quot;terbatas&amp;quot;-nya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai kami memutuskan desain produk baru dan menerima persetujuan dari pemerintah AS, kami secara efektif akan disita dari pasar pusat data China senilai USD50 miliar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
TSMC menolak berkomentar.&#13;
&#13;
2. Pangsa Pasar Turun&#13;
&#13;
China tetap menjadi pasar yang besar bagi Nvidia, yang mencakup 13% dari penjualannya pada tahun keuangan lalu. Ini adalah ketiga kalinya Nvidia harus menyesuaikan GPU untuk China, setelah pembatasan dari otoritas AS.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah AS melarang H20 pada April, Nvidia awalnya mempertimbangkan mengembangkan versi H20 yang lebih rendah untuk China. Namun, rencana itu tidak berhasil.&#13;
&#13;
Minggu lalu, CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan, arsitektur Hopper lama milik perusahaan - yang digunakan H20 - tidak dapat lagi mengakomodasi modifikasi lebih lanjut berdasarkan pembatasan ekspor AS saat ini.&#13;
&#13;
Reuters tidak dapat menentukan nama akhir produk tersebut.&#13;
&#13;
Menurut dua sumber, Nvidia juga sedang mengembangkan chip arsitektur Blackwell lainnya untuk China yang akan mulai diproduksi paling cepat pada September.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pangsa pasar Nvidia di China telah anjlok dari 95% sebelum 2022, ketika pembatasan ekspor AS yang berdampak pada produknya dimulai, menjadi 50% saat ini, kata Huang kepada wartawan di Taipei minggu ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pesaing utamanya adalah Huawei yang memproduksi chip Ascend 910B.&#13;
&#13;
Huang memperingatkan, jika pembatasan ekspor AS berlanjut, lebih banyak pelanggan China akan membeli chip Huawei.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BEIJING - Nvidia akan meluncurkan chipset kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) baru dengan harga murah untuk pasar China. Chipset itu paling cepat akan diproduksi massal bulan depan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Chipset Murah&#13;
&#13;
GPU atau unit pemprosesan grafis tersebut akan menjadi bagian dari prosesor AI berarsitektur Blackwell generasi terbaru Nvidia. Chipset itu diperkirakan dibanderol USD6.500-8.000 sekira Rp105-130 juta. Perkiraan ini jauh di bawah banderol H20 yang dijual seharga USD10-12 ribu sekitar Rp162-195 juta, menurut dua sumber sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (25/5/2025).&#13;
&#13;
Harga tersebut mencerminkan spesifikasi lebih rendah dan persyaratan manufaktur lebih sederhana.&#13;
&#13;
Ini akan didasarkan pada RTX Pro 6000D Nvidia, prosesor grafis kelas server dan akan menggunakan memori GDDR7 konvensional, bukan memori bandwidth tinggi yang lebih canggih. Itu sebagaimana disampaikan &amp;nbsp;kata kedua sumber tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mereka menambahkan, perusahaan itu tidak akan menggunakan teknologi pengemasan Chip-on-Wafer-on-Substrate (CoWoS) canggih milik Taiwan Semiconductor Manufacturing Co.&#13;
&#13;
Harga, spesifikasi, dan waktu produksi chip baru tersebut belum pernah dilaporkan sebelumnya.&#13;
&#13;
Seorang juru bicara Nvidia mengatakan, perusahaan tersebut masih mengevaluasi opsi &amp;quot;terbatas&amp;quot;-nya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai kami memutuskan desain produk baru dan menerima persetujuan dari pemerintah AS, kami secara efektif akan disita dari pasar pusat data China senilai USD50 miliar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
TSMC menolak berkomentar.&#13;
&#13;
2. Pangsa Pasar Turun&#13;
&#13;
China tetap menjadi pasar yang besar bagi Nvidia, yang mencakup 13% dari penjualannya pada tahun keuangan lalu. Ini adalah ketiga kalinya Nvidia harus menyesuaikan GPU untuk China, setelah pembatasan dari otoritas AS.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah AS melarang H20 pada April, Nvidia awalnya mempertimbangkan mengembangkan versi H20 yang lebih rendah untuk China. Namun, rencana itu tidak berhasil.&#13;
&#13;
Minggu lalu, CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan, arsitektur Hopper lama milik perusahaan - yang digunakan H20 - tidak dapat lagi mengakomodasi modifikasi lebih lanjut berdasarkan pembatasan ekspor AS saat ini.&#13;
&#13;
Reuters tidak dapat menentukan nama akhir produk tersebut.&#13;
&#13;
Menurut dua sumber, Nvidia juga sedang mengembangkan chip arsitektur Blackwell lainnya untuk China yang akan mulai diproduksi paling cepat pada September.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pangsa pasar Nvidia di China telah anjlok dari 95% sebelum 2022, ketika pembatasan ekspor AS yang berdampak pada produknya dimulai, menjadi 50% saat ini, kata Huang kepada wartawan di Taipei minggu ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pesaing utamanya adalah Huawei yang memproduksi chip Ascend 910B.&#13;
&#13;
Huang memperingatkan, jika pembatasan ekspor AS berlanjut, lebih banyak pelanggan China akan membeli chip Huawei.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
