<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OpenAI Bakal Bantu UEA Kembangkan Pusat Data Terbesar, Kapasitasnya 5 Gigawatt</title><description>OpenAI dikabarkan berencana membantu mengembangkan pusat data besar baru di Uni Emirat Arab.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/05/17/56/3139740/openai-bakal-bantu-uea-kembangkan-pusat-data-terbesar-kapasitasnya-5-gigawatt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/05/17/56/3139740/openai-bakal-bantu-uea-kembangkan-pusat-data-terbesar-kapasitasnya-5-gigawatt"/><item><title>OpenAI Bakal Bantu UEA Kembangkan Pusat Data Terbesar, Kapasitasnya 5 Gigawatt</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/05/17/56/3139740/openai-bakal-bantu-uea-kembangkan-pusat-data-terbesar-kapasitasnya-5-gigawatt</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/05/17/56/3139740/openai-bakal-bantu-uea-kembangkan-pusat-data-terbesar-kapasitasnya-5-gigawatt</guid><pubDate>Sabtu 17 Mei 2025 12:46 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/17/56/3139740/openai-Usu5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">OpenAI Bakal Bantu UEA Kembangkan Pusat Data Terbesar, Kapasitasnya 5 Gigawatt (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/17/56/3139740/openai-Usu5_large.jpg</image><title>OpenAI Bakal Bantu UEA Kembangkan Pusat Data Terbesar, Kapasitasnya 5 Gigawatt (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan kecerdasan buatan OpenAI berencana membantu mengembangkan pusat data besar baru di Uni Emirat Arab. Pusat data tersebut mungkin akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
OpenAI Bantu Kembangkan Pusat Data di UEA&#13;
&#13;
Melansir Reuters, Sabtu (17/5/2025), sumber menyebutkan, pembuat ChatGPT tersebut diharapkan menjadi salah satu penyewa utama untuk kampus pusat data berkapasitas 5 gigawatt di Abu Dhabi. Ini sebagaimana menurut laporan Bloomberg News.&#13;
&#13;
Keterlibatan perusahaan yang didukung Microsoft tersebut belum dirampungkan. Namun, pengumuman resmi mungkin akan dilakukan dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
OpenAI tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.&#13;
&#13;
Diketahui, UEA dan Amerika Serikat pada hari Kamis menandatangani perjanjian bagi negara Teluk tersebut untuk membangun kampus AI terbesar di luar AS.&#13;
&#13;
Sementara itu, hubungan OpenAI dengan UEA dimulai sejak kemitraan tahun 2023 dengan G42 yang bertujuan untuk mendorong adopsi AI di Timur Tengah, melansir Tech Crunch.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam sebuah pembicaraan di awal tahun yang sama di Abu Dhabi, CEO OpenAI Sam Altman memuji UEA.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka telah membicarakan AI bahkan sebelum hal itu menjadi hal yang keren,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Didirikan pada 2018, G42 diketuai Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan, penasihat keamanan nasional UEA dan adik laki-laki penguasa negara tersebut. Penerimaannya oleh OpenAI menimbulkan kekhawatiran pada akhir tahun 2023 di kalangan pejabat AS, yang khawatir G42 dapat memungkinkan pemerintah China memperoleh akses ke teknologi canggih AS.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan kecerdasan buatan OpenAI berencana membantu mengembangkan pusat data besar baru di Uni Emirat Arab. Pusat data tersebut mungkin akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
OpenAI Bantu Kembangkan Pusat Data di UEA&#13;
&#13;
Melansir Reuters, Sabtu (17/5/2025), sumber menyebutkan, pembuat ChatGPT tersebut diharapkan menjadi salah satu penyewa utama untuk kampus pusat data berkapasitas 5 gigawatt di Abu Dhabi. Ini sebagaimana menurut laporan Bloomberg News.&#13;
&#13;
Keterlibatan perusahaan yang didukung Microsoft tersebut belum dirampungkan. Namun, pengumuman resmi mungkin akan dilakukan dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
OpenAI tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.&#13;
&#13;
Diketahui, UEA dan Amerika Serikat pada hari Kamis menandatangani perjanjian bagi negara Teluk tersebut untuk membangun kampus AI terbesar di luar AS.&#13;
&#13;
Sementara itu, hubungan OpenAI dengan UEA dimulai sejak kemitraan tahun 2023 dengan G42 yang bertujuan untuk mendorong adopsi AI di Timur Tengah, melansir Tech Crunch.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam sebuah pembicaraan di awal tahun yang sama di Abu Dhabi, CEO OpenAI Sam Altman memuji UEA.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka telah membicarakan AI bahkan sebelum hal itu menjadi hal yang keren,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Didirikan pada 2018, G42 diketuai Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan, penasihat keamanan nasional UEA dan adik laki-laki penguasa negara tersebut. Penerimaannya oleh OpenAI menimbulkan kekhawatiran pada akhir tahun 2023 di kalangan pejabat AS, yang khawatir G42 dapat memungkinkan pemerintah China memperoleh akses ke teknologi canggih AS.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
