<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Menkomdigi, Tony Blair Pastikan Dukungan untuk Program 9 Juta Talenta Digital</title><description>Indonesia akan menjadi contoh program pengembangan talenta digital yang akan diterapkan TBI di negara-negara lain. &#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/04/21/56/3132641/bertemu-menkomdigi-tony-blair-pastikan-dukungan-untuk-program-9-juta-talenta-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/04/21/56/3132641/bertemu-menkomdigi-tony-blair-pastikan-dukungan-untuk-program-9-juta-talenta-digital"/><item><title>Bertemu Menkomdigi, Tony Blair Pastikan Dukungan untuk Program 9 Juta Talenta Digital</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/04/21/56/3132641/bertemu-menkomdigi-tony-blair-pastikan-dukungan-untuk-program-9-juta-talenta-digital</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/04/21/56/3132641/bertemu-menkomdigi-tony-blair-pastikan-dukungan-untuk-program-9-juta-talenta-digital</guid><pubDate>Senin 21 April 2025 19:47 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/21/56/3132641/tony_blair_institute_bertemu_dengan_menkomdigi-0HpU_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tony Blair Institute melakukan pertemuan dengan Menkomdigi di Jakarta, 21 April 2025. (Foto: Fadli/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/21/56/3132641/tony_blair_institute_bertemu_dengan_menkomdigi-0HpU_large.jpeg</image><title>Tony Blair Institute melakukan pertemuan dengan Menkomdigi di Jakarta, 21 April 2025. (Foto: Fadli/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, di Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025). Dalam pertemuan ini, kedua tokoh membahas sejumlah kerja sama dengan Tony Blair Institute (TBI).&#13;
&#13;
Salah satu kerja sama yang masuk dalam diskusi adalah program 9 juta talenta digital Komdigi. Ini merupakan target pemerintah Indonesia untuk menciptakan 9 juta talenta digital pada 2030. Tujuannya untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam era digital yang semakin pesat.&#13;
&#13;
Pencapaian target ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta. Peran berbagai pihak, termasuk dukungan dari instansi luar negeri diyakini dapat meningkatkan kualitas talenta digital.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu termasuk yang kita bahas. Sekali lagi transformasi digital yang tadi kita bahas bersama Pak Wamen. Cakupannya amat luas termasuk dalam pembangunan infrastrukturnya,&amp;quot; kata Meutya Hafid, di Jakarta, Senin (21/4/2025).&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Komdigi telah meluncurkan berbagai program, seperti Digital Talent Scholarship (DTS), Digital Entrepreneurship Academy (DEA), dan Talent Scouting Academy (TSA) untuk mendukung pencapaian target tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian pembangunan manusianya, tadi seperti yang dikatakan SDM-nya. Kemudian terobosan-terobosan dari teknologi baru termasuk dengan Artificial Intelligence. Jadi tadi amat luas pembicaraannya. Kemudian masing-masing dari kami akan kita kaji kembali dari berbagai concern atau issue tadi mana yang akan kita prioritaskan,&amp;quot; ujar Menkomdigi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Shuhaela Fabya Hagim, Indonesia Country Director for Tony Blair Institute for Global Change (TBI) Indonesia mengungkapkan bahwa Tony Blair akan mengambil contoh dari negara-negara lain untuk diterapkan di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi Pak Tony Blair juga menyampaikan beberapa pembelajaran dari beberapa negara yang kita bisa jadikan contoh. Namun memang harus tetap melihat konteks Indonesia-nya. Jadi itu yang kemudian kita telah lebih lanjut,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, di Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025). Dalam pertemuan ini, kedua tokoh membahas sejumlah kerja sama dengan Tony Blair Institute (TBI).&#13;
&#13;
Salah satu kerja sama yang masuk dalam diskusi adalah program 9 juta talenta digital Komdigi. Ini merupakan target pemerintah Indonesia untuk menciptakan 9 juta talenta digital pada 2030. Tujuannya untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam era digital yang semakin pesat.&#13;
&#13;
Pencapaian target ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta. Peran berbagai pihak, termasuk dukungan dari instansi luar negeri diyakini dapat meningkatkan kualitas talenta digital.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu termasuk yang kita bahas. Sekali lagi transformasi digital yang tadi kita bahas bersama Pak Wamen. Cakupannya amat luas termasuk dalam pembangunan infrastrukturnya,&amp;quot; kata Meutya Hafid, di Jakarta, Senin (21/4/2025).&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Komdigi telah meluncurkan berbagai program, seperti Digital Talent Scholarship (DTS), Digital Entrepreneurship Academy (DEA), dan Talent Scouting Academy (TSA) untuk mendukung pencapaian target tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian pembangunan manusianya, tadi seperti yang dikatakan SDM-nya. Kemudian terobosan-terobosan dari teknologi baru termasuk dengan Artificial Intelligence. Jadi tadi amat luas pembicaraannya. Kemudian masing-masing dari kami akan kita kaji kembali dari berbagai concern atau issue tadi mana yang akan kita prioritaskan,&amp;quot; ujar Menkomdigi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Shuhaela Fabya Hagim, Indonesia Country Director for Tony Blair Institute for Global Change (TBI) Indonesia mengungkapkan bahwa Tony Blair akan mengambil contoh dari negara-negara lain untuk diterapkan di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi Pak Tony Blair juga menyampaikan beberapa pembelajaran dari beberapa negara yang kita bisa jadikan contoh. Namun memang harus tetap melihat konteks Indonesia-nya. Jadi itu yang kemudian kita telah lebih lanjut,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
