<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Tarif Balasan, Ford Hentikan Ekspor Mobil ke China</title><description>Ford Motor menyatakan menghentikan pengiriman SUV, truk pikap, dan mobil sport ke China.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/04/19/52/3132115/dampak-tarif-balasan-ford-hentikan-ekspor-mobil-ke-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/04/19/52/3132115/dampak-tarif-balasan-ford-hentikan-ekspor-mobil-ke-china"/><item><title>Dampak Tarif Balasan, Ford Hentikan Ekspor Mobil ke China</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/04/19/52/3132115/dampak-tarif-balasan-ford-hentikan-ekspor-mobil-ke-china</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/04/19/52/3132115/dampak-tarif-balasan-ford-hentikan-ekspor-mobil-ke-china</guid><pubDate>Sabtu 19 April 2025 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/19/52/3132115/ford-znE4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak Tarif Balasan, Ford Hentikan Ekspor Mobil ke China (Ruters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/19/52/3132115/ford-znE4_large.jpg</image><title>Dampak Tarif Balasan, Ford Hentikan Ekspor Mobil ke China (Ruters)</title></images><description>JAKARTA - Ford Motor menyatakan menghentikan pengiriman SUV, truk pikap, dan mobil sport ke China. Itu lantaran Ford mulai menghadapi tekanan dari tarif balasan yang telah menyebabkan kendaraan menghadapi pajak setinggi 150%.&#13;
&#13;
1. Ford Hentikan Ekspor ke China&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami telah menyesuaikan ekspor dari AS ke China mengingat tarif saat ini,&amp;quot; demikian pernyataan Ford, melansir Reuters, Sabtu (19/4/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Minggu ini Ford menghentikan pengiriman F-150 Raptors, Mustangs, dan SUV Bronco buatan Michigan serta Lincoln Navigator buatan Kentucky ke China.&#13;
&#13;
Perkembangan ini terjadi saat produsen mobil AS berebut untuk menemukan cara mengatasi tarif Presiden Donald Trump. Keberadaan tarif ini diperkirakan mengurangi keuntungan produsen mobil dan pemasok suku cadang.&#13;
&#13;
The Wall Street Journal adalah yang pertama melaporkan penghentian tersebut, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. Ekspor mesin dan transmisi buatan AS ke China oleh Ford diperkirakan terus berlanjut, meskipun ada jeda ekspor kendaraan rakitan.&#13;
&#13;
Model Lincoln Nautilus, yang diproduksi di China, juga diperkirakan akan terus dikirim, meskipun ada tarif yang tinggi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ford merupakan salah satu produsen mobil yang paling siap menghadapi tarif, karena memproduksi sekitar 80% kendaraannya yang dijual di AS di dalam negeri.&#13;
&#13;
Namun, produsen mobil tersebut diperkirakan menaikkan harga kendaraan barunya jika tarif terus berlaku. Hal ini menurut memo internal yang dikirim ke diler.&#13;
&#13;
Analisis oleh Pusat Penelitian Otomotif yang diterbitkan awal bulan ini mengatakan, tarif 25% Trump atas impor otomotif akan meningkatkan biaya bagi produsen mobil sekitar 108 miliar dolar AS pada 2025.&#13;
&#13;
Trump awal minggu ini melontarkan gagasan bahwa ia sedang mempertimbangkan modifikasi pada tarif terkait otomotif. Ini mengindikasikan Trump mungkin mengizinkan pengecualian pada pungutan yang ada.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ford Motor menyatakan menghentikan pengiriman SUV, truk pikap, dan mobil sport ke China. Itu lantaran Ford mulai menghadapi tekanan dari tarif balasan yang telah menyebabkan kendaraan menghadapi pajak setinggi 150%.&#13;
&#13;
1. Ford Hentikan Ekspor ke China&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami telah menyesuaikan ekspor dari AS ke China mengingat tarif saat ini,&amp;quot; demikian pernyataan Ford, melansir Reuters, Sabtu (19/4/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Minggu ini Ford menghentikan pengiriman F-150 Raptors, Mustangs, dan SUV Bronco buatan Michigan serta Lincoln Navigator buatan Kentucky ke China.&#13;
&#13;
Perkembangan ini terjadi saat produsen mobil AS berebut untuk menemukan cara mengatasi tarif Presiden Donald Trump. Keberadaan tarif ini diperkirakan mengurangi keuntungan produsen mobil dan pemasok suku cadang.&#13;
&#13;
The Wall Street Journal adalah yang pertama melaporkan penghentian tersebut, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. Ekspor mesin dan transmisi buatan AS ke China oleh Ford diperkirakan terus berlanjut, meskipun ada jeda ekspor kendaraan rakitan.&#13;
&#13;
Model Lincoln Nautilus, yang diproduksi di China, juga diperkirakan akan terus dikirim, meskipun ada tarif yang tinggi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ford merupakan salah satu produsen mobil yang paling siap menghadapi tarif, karena memproduksi sekitar 80% kendaraannya yang dijual di AS di dalam negeri.&#13;
&#13;
Namun, produsen mobil tersebut diperkirakan menaikkan harga kendaraan barunya jika tarif terus berlaku. Hal ini menurut memo internal yang dikirim ke diler.&#13;
&#13;
Analisis oleh Pusat Penelitian Otomotif yang diterbitkan awal bulan ini mengatakan, tarif 25% Trump atas impor otomotif akan meningkatkan biaya bagi produsen mobil sekitar 108 miliar dolar AS pada 2025.&#13;
&#13;
Trump awal minggu ini melontarkan gagasan bahwa ia sedang mempertimbangkan modifikasi pada tarif terkait otomotif. Ini mengindikasikan Trump mungkin mengizinkan pengecualian pada pungutan yang ada.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
