<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Muluk-Muluk, Gaikindo Target Penjualan Mobil 900 Ribu Tahun Ini</title><description>Nilai tukar Dolar AS menjadi salah satunya penyebab tidak menentunya market saat ini.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/04/18/52/3131924/tak-muluk-muluk-gaikindo-target-penjualan-mobil-900-ribu-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/04/18/52/3131924/tak-muluk-muluk-gaikindo-target-penjualan-mobil-900-ribu-tahun-ini"/><item><title>Tak Muluk-Muluk, Gaikindo Target Penjualan Mobil 900 Ribu Tahun Ini</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/04/18/52/3131924/tak-muluk-muluk-gaikindo-target-penjualan-mobil-900-ribu-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/04/18/52/3131924/tak-muluk-muluk-gaikindo-target-penjualan-mobil-900-ribu-tahun-ini</guid><pubDate>Jum'at 18 April 2025 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/18/52/3131924/giias-KmVH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tak Muluk-Muluk, Gaikindo Target Penjualan Mobil 900 Ribu Tahun Ini (Ilustrasi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/18/52/3131924/giias-KmVH_large.jpg</image><title>Tak Muluk-Muluk, Gaikindo Target Penjualan Mobil 900 Ribu Tahun Ini (Ilustrasi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Penjualan mobil di Indonesia dalam tiga bulan awal atau kuartal pertama 2025 turun 4,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.&#13;
&#13;
1. Target 900 Ribu&#13;
&#13;
Berdasarkan data wholesales atau pengiriman mobil dari pabrik ke dealer yang dirilis Gaikindo, sebanyak 205.160 unit terdistribusi selama Januari-Maret 2025. Angka tersebut membuat Gaikindo tak ingin memasang target tinggi pada tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Targetnya masih sama, 900 ribu (unit), seperti tahun lalu. Tahun 2025 sampai dengan first quarter kita turun sampai sekitar 4,8 persen. Kita enggak terlalu muluk-muluk, kalau bisa mengulangi sukses 2024 sudah luar biasa,&amp;quot; kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di Jakarta, Rabu (16/4/2025).&#13;
&#13;
Ia menyebutkan, kondisi saat ini belum menentu yang membuat permintaan terhadap mobil baru menurun. Sebagian besar masyarakat Indonesia memilih untuk memenuhi kebutuhan utama mereka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena terus terang market-nya agak sedikit berat. US Dollar juga sudah menguat tinggi, saya mengkhawatirkan satu step adalah lagi jangan sampai harga mobil ikut naik. Daya beli masyarakat dan minat beli belum ada,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yohannes Nangoi juga mengatakan bahwa dolar Amerika Serikat yang semakin menguat membuat nilai rupiah di sejumlah negara ikut melemah. Menurutnya, hal tersebut sangat berpengaruh pada kondisi ekonomi masyarakat.&#13;
&#13;
Kendati begitu, Nangoi melihat industri otomotif Indonesia bisa alami peningkatan dengan hadirnya sejumlah brand baru. Ini juga menunjukkan bahwa pasar otomotif di Tanah Air masih menjanjikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang menguntungkan masih banyak model-model baru yang datang dengan harga terjangkau. Mudah-mudahan market ini bisa ditutup dengan kondisi tersebut,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Penjualan mobil di Indonesia dalam tiga bulan awal atau kuartal pertama 2025 turun 4,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.&#13;
&#13;
1. Target 900 Ribu&#13;
&#13;
Berdasarkan data wholesales atau pengiriman mobil dari pabrik ke dealer yang dirilis Gaikindo, sebanyak 205.160 unit terdistribusi selama Januari-Maret 2025. Angka tersebut membuat Gaikindo tak ingin memasang target tinggi pada tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Targetnya masih sama, 900 ribu (unit), seperti tahun lalu. Tahun 2025 sampai dengan first quarter kita turun sampai sekitar 4,8 persen. Kita enggak terlalu muluk-muluk, kalau bisa mengulangi sukses 2024 sudah luar biasa,&amp;quot; kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di Jakarta, Rabu (16/4/2025).&#13;
&#13;
Ia menyebutkan, kondisi saat ini belum menentu yang membuat permintaan terhadap mobil baru menurun. Sebagian besar masyarakat Indonesia memilih untuk memenuhi kebutuhan utama mereka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena terus terang market-nya agak sedikit berat. US Dollar juga sudah menguat tinggi, saya mengkhawatirkan satu step adalah lagi jangan sampai harga mobil ikut naik. Daya beli masyarakat dan minat beli belum ada,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yohannes Nangoi juga mengatakan bahwa dolar Amerika Serikat yang semakin menguat membuat nilai rupiah di sejumlah negara ikut melemah. Menurutnya, hal tersebut sangat berpengaruh pada kondisi ekonomi masyarakat.&#13;
&#13;
Kendati begitu, Nangoi melihat industri otomotif Indonesia bisa alami peningkatan dengan hadirnya sejumlah brand baru. Ini juga menunjukkan bahwa pasar otomotif di Tanah Air masih menjanjikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang menguntungkan masih banyak model-model baru yang datang dengan harga terjangkau. Mudah-mudahan market ini bisa ditutup dengan kondisi tersebut,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
