<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hyundai Setop Produksi Ioniq 5 dan Kona Electric di Korsel, Berdampak ke Indonesia?</title><description>Hyundai menyetop produksi Ioniq 5 dan Kona Electric di Korsel, apakah ini berdampak ke Indonesia? &#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/02/11/52/3112587/hyundai-setop-produksi-ioniq-5-dan-kona-electric-di-korsel-berdampak-ke-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/02/11/52/3112587/hyundai-setop-produksi-ioniq-5-dan-kona-electric-di-korsel-berdampak-ke-indonesia"/><item><title>Hyundai Setop Produksi Ioniq 5 dan Kona Electric di Korsel, Berdampak ke Indonesia?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/02/11/52/3112587/hyundai-setop-produksi-ioniq-5-dan-kona-electric-di-korsel-berdampak-ke-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/02/11/52/3112587/hyundai-setop-produksi-ioniq-5-dan-kona-electric-di-korsel-berdampak-ke-indonesia</guid><pubDate>Selasa 11 Februari 2025 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/11/52/3112587/hyundai_kona_electric-arnd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hyundai Setop Produksi Ioniq 5 dan Kona Electric di Korsel, Berdampak ke Indonesia? (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/11/52/3112587/hyundai_kona_electric-arnd_large.jpg</image><title>Hyundai Setop Produksi Ioniq 5 dan Kona Electric di Korsel, Berdampak ke Indonesia? (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Hyundai dilaporkan menghentikan sementara produksi Ioniq 5 dan Kona Electric di Korea Selatan. Hal tersebut dilakukan pada fasilitas Pabrik Ulsan 1 di Korea Selatan, yang akan berlaku pada 24-28 Februari.&#13;
&#13;
1. Produksi Dihentikan Gara-Gara Penjualan Melemah&#13;
&#13;
Melansir Electrive, Selasa (11/2/2025), penghentian produksi tersebut dikarenakan angka penjualan mobil listrik yang terus melemah. Hal ini membuat stok unit menumpuk sehingga penghentian ini dilakukan untuk menyesuaikan volume produksi.&#13;
&#13;
Hyundai menyebut, saat ini pasar domestik sedang lesu. Begitu juga dengan pemesanan yang menurun. Bahkan, sepanjang 2024, angka penjualan mobil listrik di pasar domestik hanya sebesar 16.600 unit.&#13;
&#13;
Sepanjang Januari 2025, penjualan Ioniq 5 hanya sebesar 75 unit. Perubahan kebijakan global terhadap industri otomotif menjadi salah satu faktor penyebab permintaan mobil listrik Hyundai terus menurun.&#13;
&#13;
Untuk membuat unit keluar dari diler, produsen harus membuat program menarik, seperti diskon dan insentif lainnya. Jenama asal Korea Selatan itu bakal memberikan diskon sebesar Rp11 jutaan hingga Rp22 jutaan.&#13;
&#13;
2. Berpengaruh ke Pasar Global?&#13;
&#13;
Pakar industri Korea Selatan mengatakan melemahnya pasar kendaraan listrik ini dikombinasikan dengan adanya ketidakpastian kebijakan di bawah pemerintahan kedua Donald Trump di Amerika Serikat.&#13;
&#13;
Adanya penghentian sementara produksi mobil listrik Ioniq 5 dan Kona Electric juga akan berpengaruh terhadap ekspor ke pasar global. Namun, tidak dengan pasar Indonesia karena kedua mobil listrik tersebut sudah diproduksi secara lokal.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Hyundai dilaporkan menghentikan sementara produksi Ioniq 5 dan Kona Electric di Korea Selatan. Hal tersebut dilakukan pada fasilitas Pabrik Ulsan 1 di Korea Selatan, yang akan berlaku pada 24-28 Februari.&#13;
&#13;
1. Produksi Dihentikan Gara-Gara Penjualan Melemah&#13;
&#13;
Melansir Electrive, Selasa (11/2/2025), penghentian produksi tersebut dikarenakan angka penjualan mobil listrik yang terus melemah. Hal ini membuat stok unit menumpuk sehingga penghentian ini dilakukan untuk menyesuaikan volume produksi.&#13;
&#13;
Hyundai menyebut, saat ini pasar domestik sedang lesu. Begitu juga dengan pemesanan yang menurun. Bahkan, sepanjang 2024, angka penjualan mobil listrik di pasar domestik hanya sebesar 16.600 unit.&#13;
&#13;
Sepanjang Januari 2025, penjualan Ioniq 5 hanya sebesar 75 unit. Perubahan kebijakan global terhadap industri otomotif menjadi salah satu faktor penyebab permintaan mobil listrik Hyundai terus menurun.&#13;
&#13;
Untuk membuat unit keluar dari diler, produsen harus membuat program menarik, seperti diskon dan insentif lainnya. Jenama asal Korea Selatan itu bakal memberikan diskon sebesar Rp11 jutaan hingga Rp22 jutaan.&#13;
&#13;
2. Berpengaruh ke Pasar Global?&#13;
&#13;
Pakar industri Korea Selatan mengatakan melemahnya pasar kendaraan listrik ini dikombinasikan dengan adanya ketidakpastian kebijakan di bawah pemerintahan kedua Donald Trump di Amerika Serikat.&#13;
&#13;
Adanya penghentian sementara produksi mobil listrik Ioniq 5 dan Kona Electric juga akan berpengaruh terhadap ekspor ke pasar global. Namun, tidak dengan pasar Indonesia karena kedua mobil listrik tersebut sudah diproduksi secara lokal.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
