<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Bakal Bayar Warga yang Laporkan Pelanggaran Lalu Lintas</title><description>Pemerintah menawarkan bayaran untuk warga dan organisasi yang melaporkan adanya bukti pelanggaran keselamatan jalan dengan jumlahnya 10 persen dari total denda.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/01/07/52/3102119/pemerintah-bakal-bayar-warga-yang-laporkan-pelanggaran-lalu-lintas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2025/01/07/52/3102119/pemerintah-bakal-bayar-warga-yang-laporkan-pelanggaran-lalu-lintas"/><item><title>Pemerintah Bakal Bayar Warga yang Laporkan Pelanggaran Lalu Lintas</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2025/01/07/52/3102119/pemerintah-bakal-bayar-warga-yang-laporkan-pelanggaran-lalu-lintas</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2025/01/07/52/3102119/pemerintah-bakal-bayar-warga-yang-laporkan-pelanggaran-lalu-lintas</guid><pubDate>Selasa 07 Januari 2025 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/07/52/3102119/lalu_lintas_di_vietnam-uiQ4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah Bakal Bayar Warga yang Laporkan Pelanggaran Lalu Lintas (Vietnam vn)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/07/52/3102119/lalu_lintas_di_vietnam-uiQ4_large.jpg</image><title>Pemerintah Bakal Bayar Warga yang Laporkan Pelanggaran Lalu Lintas (Vietnam vn)</title></images><description>JAKARTA - Warga yang melaporkan pelanggaran lalu lintas bakal mendapatkan bayaran dari pemerintah. Hal ini sebagaimana diberlakukan pemerintah Vietnam sejak Januari 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Bayar Warga yang Melapor&#13;
&#13;
Pemerintah Vietnam menawarkan bayaran untuk warga dan organisasi yang melaporkan adanya bukti pelanggaran keselamatan jalan. Jumlahnya 10 persen dari total denda yang dibayar pelanggar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melansir Carscoops, pemerintah Vietnam mengatakan program tersebut akan membuat jalanan tidak terlalu berbahaya. Pemerintah akan menggunakan uang dari denda yang terkumpul tersebut untuk &amp;nbsp;meningkatkan keselamatan jalan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Vietnamnet melaporkan, uang tunai akan membantu mendanai pembelian kendaraan dan peralatan, pengembangan sistem informasi, pemeliharaan basis data lalu lintas, mendukung investigasi manajemen kemacetan, dan membayar petugas lalu lintas malam hari.&#13;
&#13;
Selain itu, Vietnam juga memperkenalkan langkah-langkah lainnya untuk keselamatan termasuk peluncuran kamera pengawas, peningkatan denda, dan hukuman yang lebih ketat untuk pelanggaran lalu lintas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Naikkan Denda&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Denda untuk menerobos lampu merah, misalnya, naik dari 4-6 juta dong Vietnam (VND) sekitar (Rp2,5-3,8 juta), menjadi 18-20 juta VND setara Rp11,4 juta-12,7 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara beberapa pelanggaran ringan, seperti menghalangi inspeksi lalu lintas, mengamankan kargo dengan tidak benar, atau mengabaikan instruksi polisi, sekarang akan membuat pelanggar membayar denda 30 kali lebih banyak daripada sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mulai bulan ini, pengemudi juga akan diberi tahu melalui aplikasi telepon pintar VNeTraffic ketika mereka didenda.&#13;
&#13;
Rencana hadiah tersebut memberikan insentif yang kuat bagi orang-orang untuk mengirimkan rekaman dibandingkan hanya mengeluh dan melupakan insiden tersebut 30 detik kemudian.&#13;
&#13;
Namun, beberapa orang Vietnam mungkin kecewa mengetahui cerita viral yang mengklaim seorang pria memperoleh 50 juta VND sekitar Rp31,8 juta sehari dengan melaporkan pelanggaran adalah hoaks.&#13;
&#13;
Meski membayar orang untuk informasi, &amp;nbsp;Vietnam sepertinya perlu mengambil tindakan radikal. Vietnamnet Global melaporkan polisi memerangi orang-orang yang secara teratur mengebut, menerobos lampu merah, mengemudi di sisi jalan yang salah, mundur di jalan raya, dan secara umum menyebabkan kekacauan.&#13;
&#13;
Diketahui, lalu lintas di jalan-jalan Vietnam cukup kacau. Dari video yang diambil pengendara motor, tampak orang yang merekam perjalanannya melintasi trotoar untuk memotong lalu lintas persimpangan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Warga yang melaporkan pelanggaran lalu lintas bakal mendapatkan bayaran dari pemerintah. Hal ini sebagaimana diberlakukan pemerintah Vietnam sejak Januari 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Bayar Warga yang Melapor&#13;
&#13;
Pemerintah Vietnam menawarkan bayaran untuk warga dan organisasi yang melaporkan adanya bukti pelanggaran keselamatan jalan. Jumlahnya 10 persen dari total denda yang dibayar pelanggar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melansir Carscoops, pemerintah Vietnam mengatakan program tersebut akan membuat jalanan tidak terlalu berbahaya. Pemerintah akan menggunakan uang dari denda yang terkumpul tersebut untuk &amp;nbsp;meningkatkan keselamatan jalan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Vietnamnet melaporkan, uang tunai akan membantu mendanai pembelian kendaraan dan peralatan, pengembangan sistem informasi, pemeliharaan basis data lalu lintas, mendukung investigasi manajemen kemacetan, dan membayar petugas lalu lintas malam hari.&#13;
&#13;
Selain itu, Vietnam juga memperkenalkan langkah-langkah lainnya untuk keselamatan termasuk peluncuran kamera pengawas, peningkatan denda, dan hukuman yang lebih ketat untuk pelanggaran lalu lintas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Naikkan Denda&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Denda untuk menerobos lampu merah, misalnya, naik dari 4-6 juta dong Vietnam (VND) sekitar (Rp2,5-3,8 juta), menjadi 18-20 juta VND setara Rp11,4 juta-12,7 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara beberapa pelanggaran ringan, seperti menghalangi inspeksi lalu lintas, mengamankan kargo dengan tidak benar, atau mengabaikan instruksi polisi, sekarang akan membuat pelanggar membayar denda 30 kali lebih banyak daripada sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mulai bulan ini, pengemudi juga akan diberi tahu melalui aplikasi telepon pintar VNeTraffic ketika mereka didenda.&#13;
&#13;
Rencana hadiah tersebut memberikan insentif yang kuat bagi orang-orang untuk mengirimkan rekaman dibandingkan hanya mengeluh dan melupakan insiden tersebut 30 detik kemudian.&#13;
&#13;
Namun, beberapa orang Vietnam mungkin kecewa mengetahui cerita viral yang mengklaim seorang pria memperoleh 50 juta VND sekitar Rp31,8 juta sehari dengan melaporkan pelanggaran adalah hoaks.&#13;
&#13;
Meski membayar orang untuk informasi, &amp;nbsp;Vietnam sepertinya perlu mengambil tindakan radikal. Vietnamnet Global melaporkan polisi memerangi orang-orang yang secara teratur mengebut, menerobos lampu merah, mengemudi di sisi jalan yang salah, mundur di jalan raya, dan secara umum menyebabkan kekacauan.&#13;
&#13;
Diketahui, lalu lintas di jalan-jalan Vietnam cukup kacau. Dari video yang diambil pengendara motor, tampak orang yang merekam perjalanannya melintasi trotoar untuk memotong lalu lintas persimpangan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
