<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hyundai Recall Ribuan Unit Ioniq 5 dan Ioniq 6 Gara-Gara Masalah Sistem Pengisian Daya</title><description>Masalah ini berpotensi menyebabkan kedua model tersebut kehilangan tenaga secara tiba-tiba.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/12/25/52/3098734/hyundai-recall-ribuan-unit-ioniq-5-dan-ioniq-6-gara-gara-masalah-sistem-pengisian-daya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/12/25/52/3098734/hyundai-recall-ribuan-unit-ioniq-5-dan-ioniq-6-gara-gara-masalah-sistem-pengisian-daya"/><item><title>Hyundai Recall Ribuan Unit Ioniq 5 dan Ioniq 6 Gara-Gara Masalah Sistem Pengisian Daya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/12/25/52/3098734/hyundai-recall-ribuan-unit-ioniq-5-dan-ioniq-6-gara-gara-masalah-sistem-pengisian-daya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/12/25/52/3098734/hyundai-recall-ribuan-unit-ioniq-5-dan-ioniq-6-gara-gara-masalah-sistem-pengisian-daya</guid><pubDate>Rabu 25 Desember 2024 19:34 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/25/52/3098734/hyundai_ioniq_5-4sJO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hyundai Ioniq 5. (Foto: Hyundai)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/25/52/3098734/hyundai_ioniq_5-4sJO_large.jpg</image><title>Hyundai Ioniq 5. (Foto: Hyundai)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Hyundai mengumumkan recall atau penarikan kembali ribuan unit kendaraan listriknya di Australia. Kampanye penarikan, yang berdampak pada Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6, terkait dengan permasalahan yang berpotensi menyebabkan hilangnya tenaga secara tiba-tiba pada kedua model ini.&#13;
&#13;
Menurut penjelasan Hyundai, masalah tersebut terjadi akibat sistem Charging Control Unit yang menyebabkan baterai 12 volt tidak terisi. Ini membuat dayanya terkuras dan membuatnya kehilangan tenaga pada penggeraknya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena masalah perangkat lunak di Unit Kontrol Pengisian Terintegrasi, baterai 12 volt tambahan mungkin tidak terisi sebagaimana mestinya, mengakibatkan baterai terkuras dan hilangnya tenaga penggerak,&amp;quot; tulis Hyundai dalam pengumuman recall yang dilansir CarExpert.&#13;
&#13;
Kehilangan tenaga secara tiba-tiba dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat berada di jalan bebas hambatan. Bahkan, risikonya bisa sangat fatal, mulai cedera atau kematian bagi pengguna kendaraan serta pengguna jalan lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hilangnya daya gerak saat mengemudi dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang menyebabkan cedera atau kematian bagi penumpang kendaraan dan/atau pengguna jalan lainnya,&amp;quot; lanjut Hyundai.&#13;
&#13;
Untuk memperbaiki masalah tersebut, pemilik kendaraan yang terdampak harus menjadwalkan janji temu dengan pihak dealer Hyundai setempat untuk memperbarui perangkat lunaknya secara gratis.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penarikan kembali ini berkaitan dengan yang terjadi di Amerika Serikat (AS) pada akhir November lalu, dengan melibatkan lebih dari 200.000 unit EV Hyundai, Kia, dan Genesis.&#13;
&#13;
Menurut Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), recall tersebut meliputi 145.234 unit lini EV Hyundai dan Genesis, mencakup Ioniq 5 2022-2024, Ioniq 6 2023-2025, GV70 2023-2025, dan GV60 2023-2025. Kemudian, sebanyak 62.872 unit Kia EV6 2022-2024 juga terdampak penarikan kembali.&#13;
&#13;
ICCU adalah titik kegagalan umum pada EV Hyundai, Genesis, dan Kia pada platform E-GMP, dan jika gagal, pengisian baterai 12V akan berhenti. Tegangan tersebut akan menurun yang menyebabkan hilangnya tenaga penggerak.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Hyundai mengumumkan recall atau penarikan kembali ribuan unit kendaraan listriknya di Australia. Kampanye penarikan, yang berdampak pada Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6, terkait dengan permasalahan yang berpotensi menyebabkan hilangnya tenaga secara tiba-tiba pada kedua model ini.&#13;
&#13;
Menurut penjelasan Hyundai, masalah tersebut terjadi akibat sistem Charging Control Unit yang menyebabkan baterai 12 volt tidak terisi. Ini membuat dayanya terkuras dan membuatnya kehilangan tenaga pada penggeraknya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena masalah perangkat lunak di Unit Kontrol Pengisian Terintegrasi, baterai 12 volt tambahan mungkin tidak terisi sebagaimana mestinya, mengakibatkan baterai terkuras dan hilangnya tenaga penggerak,&amp;quot; tulis Hyundai dalam pengumuman recall yang dilansir CarExpert.&#13;
&#13;
Kehilangan tenaga secara tiba-tiba dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat berada di jalan bebas hambatan. Bahkan, risikonya bisa sangat fatal, mulai cedera atau kematian bagi pengguna kendaraan serta pengguna jalan lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hilangnya daya gerak saat mengemudi dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang menyebabkan cedera atau kematian bagi penumpang kendaraan dan/atau pengguna jalan lainnya,&amp;quot; lanjut Hyundai.&#13;
&#13;
Untuk memperbaiki masalah tersebut, pemilik kendaraan yang terdampak harus menjadwalkan janji temu dengan pihak dealer Hyundai setempat untuk memperbarui perangkat lunaknya secara gratis.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penarikan kembali ini berkaitan dengan yang terjadi di Amerika Serikat (AS) pada akhir November lalu, dengan melibatkan lebih dari 200.000 unit EV Hyundai, Kia, dan Genesis.&#13;
&#13;
Menurut Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), recall tersebut meliputi 145.234 unit lini EV Hyundai dan Genesis, mencakup Ioniq 5 2022-2024, Ioniq 6 2023-2025, GV70 2023-2025, dan GV60 2023-2025. Kemudian, sebanyak 62.872 unit Kia EV6 2022-2024 juga terdampak penarikan kembali.&#13;
&#13;
ICCU adalah titik kegagalan umum pada EV Hyundai, Genesis, dan Kia pada platform E-GMP, dan jika gagal, pengisian baterai 12V akan berhenti. Tegangan tersebut akan menurun yang menyebabkan hilangnya tenaga penggerak.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
