<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Mobil Kembali Tembus 1 Juta Unit, Ini Syaratnya</title><description>Sekretariat Umum Gaikindo, Kukuh Kumara optimistis penjualan mobil di Indonesia bisa membaik tahun depan.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/12/06/52/3092879/penjualan-mobil-kembali-tembus-1-juta-unit-ini-syaratnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/12/06/52/3092879/penjualan-mobil-kembali-tembus-1-juta-unit-ini-syaratnya"/><item><title>Penjualan Mobil Kembali Tembus 1 Juta Unit, Ini Syaratnya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/12/06/52/3092879/penjualan-mobil-kembali-tembus-1-juta-unit-ini-syaratnya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/12/06/52/3092879/penjualan-mobil-kembali-tembus-1-juta-unit-ini-syaratnya</guid><pubDate>Jum'at 06 Desember 2024 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/06/52/3092879/penjualan_mobil-pFBj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjualan Mobil Kembali Tembus 1 Juta Unit, Ini Syaratnya (Ilustrasi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/06/52/3092879/penjualan_mobil-pFBj_large.jpg</image><title>Penjualan Mobil Kembali Tembus 1 Juta Unit, Ini Syaratnya (Ilustrasi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Industri otomotif Indonesia saat ini sedang dalam tekanan, khususnya pasar mobil. Namun, ada harapan bisa kembali seperti tahun-tahun sebelumnya apabila kondisi pasar tetap stabil seperti di akhir tahun.&#13;
&#13;
Tekanan yang terjadi sepanjang tahun ini membuat Gabungan Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) mengubah target penjualan. Awalnya 1,1 juta unit, diubah menjadi 850 ribu unit.&#13;
&#13;
Sekretariat Umum Gaikindo, Kukuh Kumara optimistis penjualan mobil di Indonesia bisa membaik tahun depan. Asalkan, pasar mobil di Indonesia tetap menunjukkan geliat seperti yang terjadi pada akhir tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kita pinginnya kan optimis, kalau enggak ada apa-apa seperti sekarang trennya sudah mulai meningkat kan, seperti kemarin kita baru selesai dengan GJAW 2024 hasilnya belum kelihatan. Tapi kalau melihat antusiasme masyarakat dan SPK itu kita optimis,&amp;quot; kata Kukuh di Jakarta, belum lama ini.&#13;
&#13;
Namun, Kukuh berharap pemerintah bisa memberikan stimulus terhadap industri otomotif pada tahun depan. Sebab, hal tersebut meningkatkan daya beli masyarakat terhadap mobil baru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kemudian mudah-mudahan ada alternatif lain, apakah itu stimulus, apakah itu insentif yang sedang diupayakan bersama. Sehingga kemudian kita tetap optimis karena ini adalah industri yang menjadi tumpuan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Apabila pasar mobil tetap stabil, diyakini penjualan bisa kembali mencapai angka 1 huta unit. Namun, saat ini seluruh pihak juga masih menunggu kebijakan yang akan ditetapkan pemerintah untuk tahun depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kita ingin di 900 sampai 1 juta unit (setahun), harusnya bisa, tapi kalau kemudian Januari dengan implementasi kebijakan baru, kita akan evaluasi, kemudian jangan lupa kalau sekarang banyak juga masyarakat yang ingin beli mobil baru,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Industri otomotif Indonesia saat ini sedang dalam tekanan, khususnya pasar mobil. Namun, ada harapan bisa kembali seperti tahun-tahun sebelumnya apabila kondisi pasar tetap stabil seperti di akhir tahun.&#13;
&#13;
Tekanan yang terjadi sepanjang tahun ini membuat Gabungan Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) mengubah target penjualan. Awalnya 1,1 juta unit, diubah menjadi 850 ribu unit.&#13;
&#13;
Sekretariat Umum Gaikindo, Kukuh Kumara optimistis penjualan mobil di Indonesia bisa membaik tahun depan. Asalkan, pasar mobil di Indonesia tetap menunjukkan geliat seperti yang terjadi pada akhir tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kita pinginnya kan optimis, kalau enggak ada apa-apa seperti sekarang trennya sudah mulai meningkat kan, seperti kemarin kita baru selesai dengan GJAW 2024 hasilnya belum kelihatan. Tapi kalau melihat antusiasme masyarakat dan SPK itu kita optimis,&amp;quot; kata Kukuh di Jakarta, belum lama ini.&#13;
&#13;
Namun, Kukuh berharap pemerintah bisa memberikan stimulus terhadap industri otomotif pada tahun depan. Sebab, hal tersebut meningkatkan daya beli masyarakat terhadap mobil baru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kemudian mudah-mudahan ada alternatif lain, apakah itu stimulus, apakah itu insentif yang sedang diupayakan bersama. Sehingga kemudian kita tetap optimis karena ini adalah industri yang menjadi tumpuan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Apabila pasar mobil tetap stabil, diyakini penjualan bisa kembali mencapai angka 1 huta unit. Namun, saat ini seluruh pihak juga masih menunggu kebijakan yang akan ditetapkan pemerintah untuk tahun depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kita ingin di 900 sampai 1 juta unit (setahun), harusnya bisa, tapi kalau kemudian Januari dengan implementasi kebijakan baru, kita akan evaluasi, kemudian jangan lupa kalau sekarang banyak juga masyarakat yang ingin beli mobil baru,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
