<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Negara Ini, Banyak Pemuda Pilih EV sebagai Mobil Mewah Pertamanya</title><description>Jumlah pemuda yang membeli kendaraan listrik sebagai mobil mewah pertamanya naik 3 kali lipat. &#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/09/17/52/3063913/di-negara-ini-banyak-pemuda-pilih-ev-sebagai-mobil-mewah-pertamanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/09/17/52/3063913/di-negara-ini-banyak-pemuda-pilih-ev-sebagai-mobil-mewah-pertamanya"/><item><title>Di Negara Ini, Banyak Pemuda Pilih EV sebagai Mobil Mewah Pertamanya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/09/17/52/3063913/di-negara-ini-banyak-pemuda-pilih-ev-sebagai-mobil-mewah-pertamanya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/09/17/52/3063913/di-negara-ini-banyak-pemuda-pilih-ev-sebagai-mobil-mewah-pertamanya</guid><pubDate>Selasa 17 September 2024 12:06 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/17/52/3063913/mercedes_benz_eqs_580_4matic-eYv0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mercedes-Benz EQS 580 4Matic (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/17/52/3063913/mercedes_benz_eqs_580_4matic-eYv0_large.jpg</image><title>Mercedes-Benz EQS 580 4Matic (Reuters)</title></images><description>NEW DELHI - Mercedes-Benz mengungkap konsumen yang pertama kali membeli mobil mewah di India lebih memilih kendaraan listrik (electric vehicle). Jumlah pembelinya bahkan meningkat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penjualan mobil mewah di India melonjak membantu Mercedes yang memimpin pasar mencetak angka rekor. Dalam enam bulan pertama 2024 Mercedes menjual 9.300 mobil di India. Dari jumlah tersebut 5% di antaranya mobil listrik. Jumlah pembeli mobil listrik ini naik 2 kali lipat dari 2,5% pada tahun lalu.&#13;
&#13;
Managing Director Mercedes-Benz di India, Santosh Iyer menjelaskan, semakin banyak pembeli muda Mercedes beralih ke EV untuk &amp;quot;diferensiasi&amp;quot;. Ia mengatakan hal ini setelah peluncuran SUV EQS 580. Mobil listrik 7-seater ini dibanderol seharga 168.200 dolar AS (sekitar Rp2,5 miliar).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagian besar dari mereka adalah pemimpin opini dalam kelompok sasaran kecil mereka sendiri, baik itu dokter, pengacara, arsitek. Jadi, mereka ingin menunjukkan bahwa mereka telah bertransisi terlebih dahulu,&amp;quot; kata Iyer, melansir Reuters, Selasa (17/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menambahkan, kelompok ini kecil, tetapi terus berkembang.&#13;
&#13;
Sekitar 15% dari semua EV yang dijual Mercedes di India tahun ini ditujukan kepada pembeli mobil mewah pertama kali. Angka ini naik dari 5% pada 2023. Iyer menyebut, hal ini dibantu oleh peluncuran SUV listrik baru.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pasar EV India kecil, tetapi terus berkembang. Model listrik mencapai sekitar 2% dari total 4,2 juta mobil yang terjual di India tahun lalu. Pemerintah India ingin meningkatkannya menjadi 30% pada 2030.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mercedes, yang pada bulan Januari mengumumkan investasi baru sebesar 24 juta dolar AS di India, menjual 18 model mobil bermesin pembakaran internal dan enam EV.&#13;
&#13;
Pada 2022, produsen mobil Jerman itu mulai merakit EV di India alih-alih mengimpor unit yang menarik bea masuk setinggi 100%. SUV EQS adalah EV kedua yang dirakit secara lokal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menanggapi transisi (kendaraan listrik) dengan serius, dan mendorongnya dengan tidak hanya mengimpor produk, tetapi juga melokalisasikannya lebih banyak lagi,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Harga kendaraan listrik yang tinggi dibandingkan mobil berbahan bakar bensin dan ketidakpastian atas nilai jual kembali masih menjadi penghalang bagi banyak pembeli.&#13;
</description><content:encoded>NEW DELHI - Mercedes-Benz mengungkap konsumen yang pertama kali membeli mobil mewah di India lebih memilih kendaraan listrik (electric vehicle). Jumlah pembelinya bahkan meningkat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penjualan mobil mewah di India melonjak membantu Mercedes yang memimpin pasar mencetak angka rekor. Dalam enam bulan pertama 2024 Mercedes menjual 9.300 mobil di India. Dari jumlah tersebut 5% di antaranya mobil listrik. Jumlah pembeli mobil listrik ini naik 2 kali lipat dari 2,5% pada tahun lalu.&#13;
&#13;
Managing Director Mercedes-Benz di India, Santosh Iyer menjelaskan, semakin banyak pembeli muda Mercedes beralih ke EV untuk &amp;quot;diferensiasi&amp;quot;. Ia mengatakan hal ini setelah peluncuran SUV EQS 580. Mobil listrik 7-seater ini dibanderol seharga 168.200 dolar AS (sekitar Rp2,5 miliar).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagian besar dari mereka adalah pemimpin opini dalam kelompok sasaran kecil mereka sendiri, baik itu dokter, pengacara, arsitek. Jadi, mereka ingin menunjukkan bahwa mereka telah bertransisi terlebih dahulu,&amp;quot; kata Iyer, melansir Reuters, Selasa (17/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menambahkan, kelompok ini kecil, tetapi terus berkembang.&#13;
&#13;
Sekitar 15% dari semua EV yang dijual Mercedes di India tahun ini ditujukan kepada pembeli mobil mewah pertama kali. Angka ini naik dari 5% pada 2023. Iyer menyebut, hal ini dibantu oleh peluncuran SUV listrik baru.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pasar EV India kecil, tetapi terus berkembang. Model listrik mencapai sekitar 2% dari total 4,2 juta mobil yang terjual di India tahun lalu. Pemerintah India ingin meningkatkannya menjadi 30% pada 2030.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mercedes, yang pada bulan Januari mengumumkan investasi baru sebesar 24 juta dolar AS di India, menjual 18 model mobil bermesin pembakaran internal dan enam EV.&#13;
&#13;
Pada 2022, produsen mobil Jerman itu mulai merakit EV di India alih-alih mengimpor unit yang menarik bea masuk setinggi 100%. SUV EQS adalah EV kedua yang dirakit secara lokal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menanggapi transisi (kendaraan listrik) dengan serius, dan mendorongnya dengan tidak hanya mengimpor produk, tetapi juga melokalisasikannya lebih banyak lagi,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Harga kendaraan listrik yang tinggi dibandingkan mobil berbahan bakar bensin dan ketidakpastian atas nilai jual kembali masih menjadi penghalang bagi banyak pembeli.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
