<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mazda Kerap Dicap Mobil Mahal, Ternyata Banyak Konsumen Beli Cash</title><description>Mazda Kerap Dicap Mobil Mahal, Ternyata Banyak Konsumen Beli Cash&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/09/12/52/3061908/mazda-kerap-dicap-mobil-mahal-ternyata-banyak-konsumen-beli-cash</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/09/12/52/3061908/mazda-kerap-dicap-mobil-mahal-ternyata-banyak-konsumen-beli-cash"/><item><title>Mazda Kerap Dicap Mobil Mahal, Ternyata Banyak Konsumen Beli Cash</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/09/12/52/3061908/mazda-kerap-dicap-mobil-mahal-ternyata-banyak-konsumen-beli-cash</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/09/12/52/3061908/mazda-kerap-dicap-mobil-mahal-ternyata-banyak-konsumen-beli-cash</guid><pubDate>Kamis 12 September 2024 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/12/52/3061908/mazda_cx_30-sJDd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mazda kerap dicap mobil mahal, ternyata banyak konsumen beli cash. (Fadli Ramadan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/12/52/3061908/mazda_cx_30-sJDd_large.jpg</image><title>Mazda kerap dicap mobil mahal, ternyata banyak konsumen beli cash. (Fadli Ramadan)</title></images><description>JAKARTA - Mazda Indonesia memposisikan diri mereka pada segmen premium dengan meluncurkan sejumlah model mobil berkualitas tinggi. Ini membuat produsen asal Jepang itu dicap sebagai mobil mahal atau kerap disebut &amp;quot;Eropanya Jepang&amp;quot;.&#13;
&#13;
Managing Director Eurokars Motor Indonesia (EMI), APM Mazda di Indonesia, Ricky Thio mengatakan itu tergantung persepsi masing-masing. Tapi, ia mengungkapkan, saat ini mobil Mazda banyak dipinang dengan cara tunai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cash atau kredit? Berdasarkan data selama di GIIAS 2024 kemarin, itu 60 persen pembelian secara cash, dan 40 persen kredit,&amp;quot; ucap Ricky di Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2024).&#13;
&#13;
Ricky mengatakan, konsumen Mazda yang melakukan pembelian secara cash tahun 2024 meningkat dibandingkan pada 2023 kemarin. Ini menunjukkan, konsumen Indonesia lebih sadar dengan kualitas yang ditawarkan oleh Mazda.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ada kenaikan dari tahun sebelumnya, pada 2023 konsumen yang melakukan pembelian secara cash mencapai 51-52 persen, sisanya kredit (48 persen). Ya kami sih belum ada survei mengenai konsumen yang membeli Mazda itu ada di tingkat mana (kelas menengah atau atas),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, GM Marketing &amp;amp; Communications PT Eurokars Motor Indonesia, Pramita Sari menjelaskan saat ini mobil Mazda sudah mulai disasar pembeli pertama. Ini menunjukkan cap &amp;quot;mobil mahal&amp;quot; yang melekat pada Mazda mulai tergerus.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kalau ditanya ini mobil pertama atau kedua kami tidak tahu sih, karena kami tidak menanyakan kepada konsumen, karena variable banyak. Contohnya ada yang membelikan mobil untuk anaknya, dan lain-lain,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Soal model terlaris, Ricky juga menjelaskan Mazda CX-5 masih menjadi backbone penjualan produsen asal Jepang tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Komposisi penjualannya? Kemarin itu, saya terkejut ternyata penjualan CX-60 itu banyak. Di GIIAS Surabaya juga banyak permintaan CX-60, tapi kalau penjualan nomor 1, 2, dan 3 masih Mazda CX-5, Mazda CX-3 hatchback, baru Mazda CX-60, begitu juga Mazda CX-30,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Mazda Indonesia memposisikan diri mereka pada segmen premium dengan meluncurkan sejumlah model mobil berkualitas tinggi. Ini membuat produsen asal Jepang itu dicap sebagai mobil mahal atau kerap disebut &amp;quot;Eropanya Jepang&amp;quot;.&#13;
&#13;
Managing Director Eurokars Motor Indonesia (EMI), APM Mazda di Indonesia, Ricky Thio mengatakan itu tergantung persepsi masing-masing. Tapi, ia mengungkapkan, saat ini mobil Mazda banyak dipinang dengan cara tunai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cash atau kredit? Berdasarkan data selama di GIIAS 2024 kemarin, itu 60 persen pembelian secara cash, dan 40 persen kredit,&amp;quot; ucap Ricky di Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2024).&#13;
&#13;
Ricky mengatakan, konsumen Mazda yang melakukan pembelian secara cash tahun 2024 meningkat dibandingkan pada 2023 kemarin. Ini menunjukkan, konsumen Indonesia lebih sadar dengan kualitas yang ditawarkan oleh Mazda.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ada kenaikan dari tahun sebelumnya, pada 2023 konsumen yang melakukan pembelian secara cash mencapai 51-52 persen, sisanya kredit (48 persen). Ya kami sih belum ada survei mengenai konsumen yang membeli Mazda itu ada di tingkat mana (kelas menengah atau atas),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, GM Marketing &amp;amp; Communications PT Eurokars Motor Indonesia, Pramita Sari menjelaskan saat ini mobil Mazda sudah mulai disasar pembeli pertama. Ini menunjukkan cap &amp;quot;mobil mahal&amp;quot; yang melekat pada Mazda mulai tergerus.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kalau ditanya ini mobil pertama atau kedua kami tidak tahu sih, karena kami tidak menanyakan kepada konsumen, karena variable banyak. Contohnya ada yang membelikan mobil untuk anaknya, dan lain-lain,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Soal model terlaris, Ricky juga menjelaskan Mazda CX-5 masih menjadi backbone penjualan produsen asal Jepang tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Komposisi penjualannya? Kemarin itu, saya terkejut ternyata penjualan CX-60 itu banyak. Di GIIAS Surabaya juga banyak permintaan CX-60, tapi kalau penjualan nomor 1, 2, dan 3 masih Mazda CX-5, Mazda CX-3 hatchback, baru Mazda CX-60, begitu juga Mazda CX-30,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
