<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Uber Bakal Operasikan Taksi Robot Tanpa Awak Milik Cruise Tahun Depan</title><description>Uber bakal mengoperasikan taksi robot tanpa awak milik Cruise mulai tahun depan.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/08/24/52/3053753/uber-bakal-operasikan-taksi-robot-tanpa-awak-milik-cruise-tahun-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/08/24/52/3053753/uber-bakal-operasikan-taksi-robot-tanpa-awak-milik-cruise-tahun-depan"/><item><title>Uber Bakal Operasikan Taksi Robot Tanpa Awak Milik Cruise Tahun Depan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/08/24/52/3053753/uber-bakal-operasikan-taksi-robot-tanpa-awak-milik-cruise-tahun-depan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/08/24/52/3053753/uber-bakal-operasikan-taksi-robot-tanpa-awak-milik-cruise-tahun-depan</guid><pubDate>Sabtu 24 Agustus 2024 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/24/52/3053753/taksi_robot_cruise-SsiQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uber bakal operasikan taksi robot milik Cruise mulai tahun depan. (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/24/52/3053753/taksi_robot_cruise-SsiQ_large.jpg</image><title>Uber bakal operasikan taksi robot milik Cruise mulai tahun depan. (Reuters)</title></images><description>SAN FRANCISCO - Perusahaan taksi robot atau taksi otonom tanpa pengemudi yakni menawarkan kendaraannya kepada Uber mulai tahun depan. Nantinya penumpang Uber jadi memiliki pilihan untuk menggunakan kendaraan taksi robot otonom milik Cruise.&amp;nbsp; Hal itu disampaikan Cruise yang didukung General Motors, melansir Reuters, Sabtu (24/8/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Uber telah menawarkan mobil tanpa pengemudi di Phoenix pada platformnya sejak Oktober tahun lalu melalui kemitraan dengan Waymo yang merupakan milik Alphabet.&amp;nbsp;Waymo telah memiliki sekitar 700 kendaraan dalam armadanya. Waymo menjadi satu-satunya perusahaan AS yang mengoperasikan taksi robot tanpa awak dengan menetapkan tarif perjalanan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu,&amp;nbsp;Cruise berupaya menemukan jalan kembali ke jalan-jalan di Amerika Serikat (AS) setelah kecelakaan besar di San Francisco tahun lalu. Kecelakaan ini membuat Cruise menghentikan operasinya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Awal tahun ini, Cruise melanjutkan uji coba sambil berupaya meyakinkan pejabat negara bagian dan federal tentang keselamatan kendaraannya.&#13;
&#13;
Cruise pada Kamis (22/8/2024) setuju untuk penarikan kembali (recall) hampir 1.200 taksi robot karena masalah pengereman. Demikian disampaikan regulator keselamatan otomotif AS. Recall ini menutup penyelidikan atas kecelakaan tahun lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemitraan Uber dengan Cruise muncul saat CEO Tesla Elon Musk akan mengungkap rencananya yang tertunda untuk produk taksi robot pada Oktober di tengah melambatnya permintaan kendaraan listrik.&#13;
&#13;
Komersilisasi kendaraan otonom lebih sulit dari yang diharapkan dan memakan waktu lebih lama dari yang dijanjikan karena teknologi yang rumit, melonjaknya investasi, pengawasan regulasi yang ketat, dan investigasi federal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Uber menjual divisi self-driving miliknya sendiri pada 2020 untuk mengurangi pengeluaran uang. Uber pun memfokuskan kembali pada bisnis intinya, termasuk pemesanan tumpangan dan pengiriman makanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Uber (red) diposisikan secara unik untuk menawarkan nilai yang luar biasa bagi para pemain AV yang ingin menerapkan teknologi mereka dalam skala besar,&amp;quot; kata CEO Dara Khosrowshahi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perjalanan dengan kendaraan self-driving di platform Uber naik enam kali lipat pada kuartal Juni tahun ke tahun, dibantu oleh kemitraan dengan perusahaan termasuk Waymo, serta perusahaan rintisan Waabi untuk layanan pengiriman barang.&#13;
</description><content:encoded>SAN FRANCISCO - Perusahaan taksi robot atau taksi otonom tanpa pengemudi yakni menawarkan kendaraannya kepada Uber mulai tahun depan. Nantinya penumpang Uber jadi memiliki pilihan untuk menggunakan kendaraan taksi robot otonom milik Cruise.&amp;nbsp; Hal itu disampaikan Cruise yang didukung General Motors, melansir Reuters, Sabtu (24/8/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Uber telah menawarkan mobil tanpa pengemudi di Phoenix pada platformnya sejak Oktober tahun lalu melalui kemitraan dengan Waymo yang merupakan milik Alphabet.&amp;nbsp;Waymo telah memiliki sekitar 700 kendaraan dalam armadanya. Waymo menjadi satu-satunya perusahaan AS yang mengoperasikan taksi robot tanpa awak dengan menetapkan tarif perjalanan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu,&amp;nbsp;Cruise berupaya menemukan jalan kembali ke jalan-jalan di Amerika Serikat (AS) setelah kecelakaan besar di San Francisco tahun lalu. Kecelakaan ini membuat Cruise menghentikan operasinya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Awal tahun ini, Cruise melanjutkan uji coba sambil berupaya meyakinkan pejabat negara bagian dan federal tentang keselamatan kendaraannya.&#13;
&#13;
Cruise pada Kamis (22/8/2024) setuju untuk penarikan kembali (recall) hampir 1.200 taksi robot karena masalah pengereman. Demikian disampaikan regulator keselamatan otomotif AS. Recall ini menutup penyelidikan atas kecelakaan tahun lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemitraan Uber dengan Cruise muncul saat CEO Tesla Elon Musk akan mengungkap rencananya yang tertunda untuk produk taksi robot pada Oktober di tengah melambatnya permintaan kendaraan listrik.&#13;
&#13;
Komersilisasi kendaraan otonom lebih sulit dari yang diharapkan dan memakan waktu lebih lama dari yang dijanjikan karena teknologi yang rumit, melonjaknya investasi, pengawasan regulasi yang ketat, dan investigasi federal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Uber menjual divisi self-driving miliknya sendiri pada 2020 untuk mengurangi pengeluaran uang. Uber pun memfokuskan kembali pada bisnis intinya, termasuk pemesanan tumpangan dan pengiriman makanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Uber (red) diposisikan secara unik untuk menawarkan nilai yang luar biasa bagi para pemain AV yang ingin menerapkan teknologi mereka dalam skala besar,&amp;quot; kata CEO Dara Khosrowshahi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perjalanan dengan kendaraan self-driving di platform Uber naik enam kali lipat pada kuartal Juni tahun ke tahun, dibantu oleh kemitraan dengan perusahaan termasuk Waymo, serta perusahaan rintisan Waabi untuk layanan pengiriman barang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
