<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada Insentif Mobil Hybrid, Gaikindo Berharap pada Pemerintahan Prabowo</title><description>Insentif mobil hybrid batal terwujud, Gaikindo berharap pada pemerintahan Prabowo.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/08/07/52/3045511/tak-ada-insentif-mobil-hybrid-gaikindo-berharap-pada-pemerintahan-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/08/07/52/3045511/tak-ada-insentif-mobil-hybrid-gaikindo-berharap-pada-pemerintahan-prabowo"/><item><title>Tak Ada Insentif Mobil Hybrid, Gaikindo Berharap pada Pemerintahan Prabowo</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/08/07/52/3045511/tak-ada-insentif-mobil-hybrid-gaikindo-berharap-pada-pemerintahan-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/08/07/52/3045511/tak-ada-insentif-mobil-hybrid-gaikindo-berharap-pada-pemerintahan-prabowo</guid><pubDate>Rabu 07 Agustus 2024 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/07/52/3045511/giias_2024-rg6s_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tak ada insentif mobil hybrid, Gaikindo berharap pada pemerintahan Prabowo. (Okezone/Erha A Ramadhoni)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/07/52/3045511/giias_2024-rg6s_large.jpg</image><title>Tak ada insentif mobil hybrid, Gaikindo berharap pada pemerintahan Prabowo. (Okezone/Erha A Ramadhoni)</title></images><description>JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terus berupaya mendorong pemerintah untuk dapat membantu meningkatkan penjualan mobil. Caranya dengan mengusulkan kebijakan yang diyakini dapat menarik calon konsumen memboyong mobil baru.&#13;
&#13;
Tahun ini, dipastikan tak ada kebijakan baru untuk industri otomotif, termasuk insentif mobil hybrid. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di sela Konferensi Pertumbuhan Perekonomian Q2.&#13;
&#13;
Airlangga Hartarto mengungkapkan tidak ada penambahan kebijakan baru pada sektor otomotif di Indonesia pada tahun ini.&#13;
&#13;
Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto mengatakan, pihaknya menerima keputusan tersebut. Namun, ia berharap pemerintahan yang baru bisa mendorong industri otomotif Indonesia dengan kebijakan-kebijakan yang dapat meringankan konsumen. Diketahui, pada Oktober 2024, pasangan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming bakal dilantik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita tunggu dulu ya, biarkan Pemerintah baru dilantik dan menyusun kabinetnya. Kami ingin agar industri otomotif Indonesia dapat terus maju dan berkembang,&amp;quot; kata Jongkie saat dihubungi Okezone melalui pesan singkat, Rabu (7/8/2024).&#13;
&#13;
Ia merespons keputusan pemerintah dengan meminta produsen menyiapkan strategi sendiri untuk meningkatkan penjualan. Pasalnya, saat ini penjualan mobil di Indonesia secara domestik menurun signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya harus diterima dan para APM harus cari upaya lain untuk dapat meningkatkan angka penjualan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, sepanjang semester I 2024, penjualan mobil di dalam negeri tengah melambat 19,4 persen dengan rata-rata penjualan bulanan sekitar 68.000 unit. Dibutuhkan penetrasi untuk meningkatkan angka penjualan mobil secara domestik.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terus berupaya mendorong pemerintah untuk dapat membantu meningkatkan penjualan mobil. Caranya dengan mengusulkan kebijakan yang diyakini dapat menarik calon konsumen memboyong mobil baru.&#13;
&#13;
Tahun ini, dipastikan tak ada kebijakan baru untuk industri otomotif, termasuk insentif mobil hybrid. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di sela Konferensi Pertumbuhan Perekonomian Q2.&#13;
&#13;
Airlangga Hartarto mengungkapkan tidak ada penambahan kebijakan baru pada sektor otomotif di Indonesia pada tahun ini.&#13;
&#13;
Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto mengatakan, pihaknya menerima keputusan tersebut. Namun, ia berharap pemerintahan yang baru bisa mendorong industri otomotif Indonesia dengan kebijakan-kebijakan yang dapat meringankan konsumen. Diketahui, pada Oktober 2024, pasangan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming bakal dilantik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita tunggu dulu ya, biarkan Pemerintah baru dilantik dan menyusun kabinetnya. Kami ingin agar industri otomotif Indonesia dapat terus maju dan berkembang,&amp;quot; kata Jongkie saat dihubungi Okezone melalui pesan singkat, Rabu (7/8/2024).&#13;
&#13;
Ia merespons keputusan pemerintah dengan meminta produsen menyiapkan strategi sendiri untuk meningkatkan penjualan. Pasalnya, saat ini penjualan mobil di Indonesia secara domestik menurun signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya harus diterima dan para APM harus cari upaya lain untuk dapat meningkatkan angka penjualan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, sepanjang semester I 2024, penjualan mobil di dalam negeri tengah melambat 19,4 persen dengan rata-rata penjualan bulanan sekitar 68.000 unit. Dibutuhkan penetrasi untuk meningkatkan angka penjualan mobil secara domestik.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
