<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketemu Pengemudi Agresif di Jalanan, Gimana Hadapinya?</title><description>Ketika menjumpai pengemudi agresif di jalanan, bagaimana cara menghadapinya?&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/27/52/3040395/ketemu-pengemudi-agresif-di-jalanan-gimana-hadapinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/27/52/3040395/ketemu-pengemudi-agresif-di-jalanan-gimana-hadapinya"/><item><title>Ketemu Pengemudi Agresif di Jalanan, Gimana Hadapinya?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/27/52/3040395/ketemu-pengemudi-agresif-di-jalanan-gimana-hadapinya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/27/52/3040395/ketemu-pengemudi-agresif-di-jalanan-gimana-hadapinya</guid><pubDate>Sabtu 27 Juli 2024 16:03 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/27/52/3040395/mobil-ra1S_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketemu pengemudi agresif di jalanan, bagaiamana cara menghadapinya? (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/27/52/3040395/mobil-ra1S_large.jpg</image><title>Ketemu pengemudi agresif di jalanan, bagaiamana cara menghadapinya? (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>TANGERANG - Kadang kala ada saja menjumpai pengemudi mobil yang berkendara secara agresif di jalanan. Hal ini bisa membahayakan pengemudi tersebut, juga pengguna jalan lainnya. Bahkan, bukan tidak mungkin bisa saja terjadi kecelakaan.&#13;
&#13;
Terkait pengemudi agresif di jalanan, pembalap nasional Rifat Sungkar menyebut sebaiknya menghindari pengemudi seperti itu. Bahkan dia berkelakar bahwa berkendara di jalan raya tidak akan mendapatkan trofi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketemu yang agresif, kasih tahu saja di jalan nggak ada pialanya lebih baik di srikuit,&amp;quot; ujar Rifat Sungkar saat acara safety driving di booth Mitsubishi di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (26/7/2024).&#13;
&#13;
Ia mengatakan, jika menemui pengemudi agresif, sebaiknya hindari. Karena untuk dapat menyelamatkan orang lain, harus bisa menyelamatkan diri sendiri terlebih dahulu. Jangan sampai ikut-ikutan terpancing dengan gaya mengemudi seperti itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau temui orang agresif, untuk menyelamatkan orang lain kita harus menyelamatkan diri sendiri,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lalu tidak terlibat dalam kegiatan destruktif. Orang yang terpancing artinya belum punya jiwa besar,&amp;quot; tutur Rifat yang juga pernah menjadi duta safety driving.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia melanjutkan, jiwa besar perlu dilatih. Mereka yang melakukannya memang punya alasan melakukannya.&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Sebagai orang yang tahu diri sebaiknya biarkan dan pastikan kita tidak berbuat yang sama agar bisa menjadi contoh baik buat orang lain,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG - Kadang kala ada saja menjumpai pengemudi mobil yang berkendara secara agresif di jalanan. Hal ini bisa membahayakan pengemudi tersebut, juga pengguna jalan lainnya. Bahkan, bukan tidak mungkin bisa saja terjadi kecelakaan.&#13;
&#13;
Terkait pengemudi agresif di jalanan, pembalap nasional Rifat Sungkar menyebut sebaiknya menghindari pengemudi seperti itu. Bahkan dia berkelakar bahwa berkendara di jalan raya tidak akan mendapatkan trofi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketemu yang agresif, kasih tahu saja di jalan nggak ada pialanya lebih baik di srikuit,&amp;quot; ujar Rifat Sungkar saat acara safety driving di booth Mitsubishi di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (26/7/2024).&#13;
&#13;
Ia mengatakan, jika menemui pengemudi agresif, sebaiknya hindari. Karena untuk dapat menyelamatkan orang lain, harus bisa menyelamatkan diri sendiri terlebih dahulu. Jangan sampai ikut-ikutan terpancing dengan gaya mengemudi seperti itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau temui orang agresif, untuk menyelamatkan orang lain kita harus menyelamatkan diri sendiri,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lalu tidak terlibat dalam kegiatan destruktif. Orang yang terpancing artinya belum punya jiwa besar,&amp;quot; tutur Rifat yang juga pernah menjadi duta safety driving.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia melanjutkan, jiwa besar perlu dilatih. Mereka yang melakukannya memang punya alasan melakukannya.&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Sebagai orang yang tahu diri sebaiknya biarkan dan pastikan kita tidak berbuat yang sama agar bisa menjadi contoh baik buat orang lain,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
