<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PLN Segera Bangun 1.000 SPKLU Tiang Listrik</title><description>PLN segera membangun 1.000 SPKLU tiang listrik pada tahun ini.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/21/52/3037263/pln-segera-bangun-1-000-spklu-tiang-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/21/52/3037263/pln-segera-bangun-1-000-spklu-tiang-listrik"/><item><title>PLN Segera Bangun 1.000 SPKLU Tiang Listrik</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/21/52/3037263/pln-segera-bangun-1-000-spklu-tiang-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/21/52/3037263/pln-segera-bangun-1-000-spklu-tiang-listrik</guid><pubDate>Minggu 21 Juli 2024 11:03 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/21/52/3037263/spklu_tiang_listrik-Wwug_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PLN segera bangun 1.000 SPKLU tiang listrik (Dok PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/21/52/3037263/spklu_tiang_listrik-Wwug_large.jpg</image><title>PLN segera bangun 1.000 SPKLU tiang listrik (Dok PLN)</title></images><description>TANGERANG - PT PLN (Persero) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur kendaraan listrik. Cara yang dilakukan adalah memperbesar jumlah SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).&#13;
&#13;
Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti, mengatakan pihaknya sangat mudah untuk membangun SPKLU. Pasalnya, PLN memiliki aset berupa tiang listrik yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi pengisian kendaraan listrik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tiang listrik itu kan tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke. Tentunya tiang-tiang listrik itu ada yang bisa ditempati SPKLU. Kami sudah melakukan riset terkait dengan kami uji ketahanannya, kemudian kami uji juga terhadap safety-nya, karena tiang listrik ini kan adanya di tempat terbuka,&amp;quot; kata Edi, di ICE BSD City, Tangerang, Jumat (19/8/2024).&#13;
&#13;
Edi menjelaskan, tiang listrik yang bisa diinstalasi SPKLU umumnya terbuat dari besi. Model tiang listrik yang terbuat dari besi tersebut memiliki rongga di bagian tengah untuk dipasangi perangkat pengisian daya.&#13;
&#13;
Untuk itu, PLN bisa memanfaatkan tiang listrik tersebut sebagai SPKLU. Bahkan, Edi mengungkapkan bahwa PLN akan membangun 1.000 SPKLU tiang listrik pada tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau yang tiang besi, (instalasi SPKLU-red) itu kita masukkan ke dalamnya, (sebelumnya tiang-red) kita lubangi. Tapi kalau yang tiang beton, itu kan nggak mungkin kita lubangi. Di PLN, yang tiang besi itu kebanyakan di luar Jawa, kalau yang di Jawa kebanyakan tiang beton,&amp;quot; ungkap Edi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahun ini akan kita tambah lagi 1.000 untuk yang SPKLU tiang,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, pengisian daya menggunakan tiang listrik disebut PLN EYE atau SPKLU bertipe pole-mounted charger. Ini merupakan inovasi untuk memberikan kemudahan kepada pengguna kendaraan berbasis baterai di Indonesia.&#13;
&#13;
Namun, SPKLU ini memiliki kelemahan, seperti belum mendukung fast charging. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari gangguan pada saluran atau aliran daya ke perumahan.&#13;
&#13;
Saat ini PLN masih menggunakan daya rendah, mulai dari 7 kW hingga 22 kW, untuk SPKLU tersebut, sehingga hanya mendukung pengisian daya tipe AC. Kendati begitu, PLN berencana memperluas penggunaan SPKLU ini dengan kapasitas yang lebih besar di masa depan.&#13;
&#13;
SPKLU tersebut dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile. Sementara transaksi pembayaran dapat dilakukan dengan cara memindai QR Code yang tertera pada tiang listrik tersebut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG - PT PLN (Persero) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur kendaraan listrik. Cara yang dilakukan adalah memperbesar jumlah SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).&#13;
&#13;
Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti, mengatakan pihaknya sangat mudah untuk membangun SPKLU. Pasalnya, PLN memiliki aset berupa tiang listrik yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi pengisian kendaraan listrik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tiang listrik itu kan tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke. Tentunya tiang-tiang listrik itu ada yang bisa ditempati SPKLU. Kami sudah melakukan riset terkait dengan kami uji ketahanannya, kemudian kami uji juga terhadap safety-nya, karena tiang listrik ini kan adanya di tempat terbuka,&amp;quot; kata Edi, di ICE BSD City, Tangerang, Jumat (19/8/2024).&#13;
&#13;
Edi menjelaskan, tiang listrik yang bisa diinstalasi SPKLU umumnya terbuat dari besi. Model tiang listrik yang terbuat dari besi tersebut memiliki rongga di bagian tengah untuk dipasangi perangkat pengisian daya.&#13;
&#13;
Untuk itu, PLN bisa memanfaatkan tiang listrik tersebut sebagai SPKLU. Bahkan, Edi mengungkapkan bahwa PLN akan membangun 1.000 SPKLU tiang listrik pada tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau yang tiang besi, (instalasi SPKLU-red) itu kita masukkan ke dalamnya, (sebelumnya tiang-red) kita lubangi. Tapi kalau yang tiang beton, itu kan nggak mungkin kita lubangi. Di PLN, yang tiang besi itu kebanyakan di luar Jawa, kalau yang di Jawa kebanyakan tiang beton,&amp;quot; ungkap Edi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahun ini akan kita tambah lagi 1.000 untuk yang SPKLU tiang,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, pengisian daya menggunakan tiang listrik disebut PLN EYE atau SPKLU bertipe pole-mounted charger. Ini merupakan inovasi untuk memberikan kemudahan kepada pengguna kendaraan berbasis baterai di Indonesia.&#13;
&#13;
Namun, SPKLU ini memiliki kelemahan, seperti belum mendukung fast charging. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari gangguan pada saluran atau aliran daya ke perumahan.&#13;
&#13;
Saat ini PLN masih menggunakan daya rendah, mulai dari 7 kW hingga 22 kW, untuk SPKLU tersebut, sehingga hanya mendukung pengisian daya tipe AC. Kendati begitu, PLN berencana memperluas penggunaan SPKLU ini dengan kapasitas yang lebih besar di masa depan.&#13;
&#13;
SPKLU tersebut dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile. Sementara transaksi pembayaran dapat dilakukan dengan cara memindai QR Code yang tertera pada tiang listrik tersebut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
