<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beda dari Brand China Lain, Ini Pertimbangan GWM Pasarkan Mobil Hybrid</title><description>Secara konsep, memang NEV dimulai hybrid sebelum masuk ke kendaraan listrik murni.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/12/52/3033249/beda-dari-brand-china-lain-ini-pertimbangan-gwm-pasarkan-mobil-hybrid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/12/52/3033249/beda-dari-brand-china-lain-ini-pertimbangan-gwm-pasarkan-mobil-hybrid"/><item><title>Beda dari Brand China Lain, Ini Pertimbangan GWM Pasarkan Mobil Hybrid</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/12/52/3033249/beda-dari-brand-china-lain-ini-pertimbangan-gwm-pasarkan-mobil-hybrid</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/12/52/3033249/beda-dari-brand-china-lain-ini-pertimbangan-gwm-pasarkan-mobil-hybrid</guid><pubDate>Jum'at 12 Juli 2024 09:18 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/12/52/3033249/beda-dari-brand-china-lain-ini-pertimbangan-gwm-pasarkan-mobil-hybrid-4Mw5Jk8n1f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Beda dari brand China lain, ini pertimbangan GWM pasarkan mobil hybrid (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/12/52/3033249/beda-dari-brand-china-lain-ini-pertimbangan-gwm-pasarkan-mobil-hybrid-4Mw5Jk8n1f.jpg</image><title>Beda dari brand China lain, ini pertimbangan GWM pasarkan mobil hybrid (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Brand otomotif China diketahui gencar memasarkan mobil listrik di Indonesia. Namun, langkah berbeda diambil GWM. Produsen China ini lebih fokus kepada mobil hybrid ketimbang mobil listrik.

Terkait hal ini, General Manager, GWM Indonesia, Constantinus Herlijoso menyebutkan, pertimbangan pihaknya lebih dulu memasarkan mobil hybrid di Indonesia ketimbang mobil listrik.


BACA JUGA:
Jelang GIIAS 2024, GWM Kenalkan SUV Rakitan Lokal Haval Jolion Hybrid

Ia menjelaskan, secara konsep, memang new energy vehicle (NEV) dimulai hybrid sebelum masuk ke kendaraan listrik murni. Konsep inilah yang dibawa GWM Indonesia dalam memasarkan produknya.


BACA JUGA:
GWM Indonesia Resmi Beroperasi, Buka Dealer Pertama di Pondok Indah

&quot;Secara konsep pertama kita memang NEV mulai dari hybrid, BEV (battery electric vehicle). Jadi sepanjang itulah konsep yang akan dibawa GWM dan Inchcape,&quot; kata Herlijoso di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Ia pun menjelaskan alasan lainnya belum memasarkan mobil listrik di Indonesia. Hal itu lantaran pihaknya ingin mencapai lokal konten. Diketahui, pemerintah memiliki insentif bagi mobil listrik yang sudah mencapai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 40 persen.

&quot;Kenapa belum BEV duluan, ada beberapa pertimbangan termasuk kita sangat memperhatikan regulasi pemerintah. Kemudian kesiapan suplai dalam artian kita ingin mengejar supaya local content tercapai,&quot; ujarnya.

Menurutnya, TKDN yang ditentukan pemerintah sangat penting karena dapat  berpengaruh terhadap harga jual mobil.
&quot;Sebenarnya sangat critical, akan sangat menentukan terhadap kendaraan yang kita jual tentu saja kami ingin memberikan harga terbaik kepada pelanggan. Itu bisa tercapai kalau local content mencapai kriteria tertentu,&quot; tutur Herlijoso.



Meski begitu, ia menargetkan, pihaknya dapat memasarkan mobil listrik di Indonesia pada 2025.



Diketahui, sejauh ini GWM Indonesia telah memasarkan 2 model mobil hybrid yaitu Tank 500 dan Haval H6. Teranyar, GWM Indonesia telah mengenakan SUV terbarunya yakni Haval Jolion. Mobil terakhir juga bertenaga hybrid.



Haval Jolion sudah dirakit secara lokal di pabrik Inchcape di Wanaherang, Jawa Barat. Namun, GWM Indonesia masih merahasiakan berapa harga jual Haval Jolion.</description><content:encoded>JAKARTA - Brand otomotif China diketahui gencar memasarkan mobil listrik di Indonesia. Namun, langkah berbeda diambil GWM. Produsen China ini lebih fokus kepada mobil hybrid ketimbang mobil listrik.

Terkait hal ini, General Manager, GWM Indonesia, Constantinus Herlijoso menyebutkan, pertimbangan pihaknya lebih dulu memasarkan mobil hybrid di Indonesia ketimbang mobil listrik.


BACA JUGA:
Jelang GIIAS 2024, GWM Kenalkan SUV Rakitan Lokal Haval Jolion Hybrid

Ia menjelaskan, secara konsep, memang new energy vehicle (NEV) dimulai hybrid sebelum masuk ke kendaraan listrik murni. Konsep inilah yang dibawa GWM Indonesia dalam memasarkan produknya.


BACA JUGA:
GWM Indonesia Resmi Beroperasi, Buka Dealer Pertama di Pondok Indah

&quot;Secara konsep pertama kita memang NEV mulai dari hybrid, BEV (battery electric vehicle). Jadi sepanjang itulah konsep yang akan dibawa GWM dan Inchcape,&quot; kata Herlijoso di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Ia pun menjelaskan alasan lainnya belum memasarkan mobil listrik di Indonesia. Hal itu lantaran pihaknya ingin mencapai lokal konten. Diketahui, pemerintah memiliki insentif bagi mobil listrik yang sudah mencapai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 40 persen.

&quot;Kenapa belum BEV duluan, ada beberapa pertimbangan termasuk kita sangat memperhatikan regulasi pemerintah. Kemudian kesiapan suplai dalam artian kita ingin mengejar supaya local content tercapai,&quot; ujarnya.

Menurutnya, TKDN yang ditentukan pemerintah sangat penting karena dapat  berpengaruh terhadap harga jual mobil.
&quot;Sebenarnya sangat critical, akan sangat menentukan terhadap kendaraan yang kita jual tentu saja kami ingin memberikan harga terbaik kepada pelanggan. Itu bisa tercapai kalau local content mencapai kriteria tertentu,&quot; tutur Herlijoso.



Meski begitu, ia menargetkan, pihaknya dapat memasarkan mobil listrik di Indonesia pada 2025.



Diketahui, sejauh ini GWM Indonesia telah memasarkan 2 model mobil hybrid yaitu Tank 500 dan Haval H6. Teranyar, GWM Indonesia telah mengenakan SUV terbarunya yakni Haval Jolion. Mobil terakhir juga bertenaga hybrid.



Haval Jolion sudah dirakit secara lokal di pabrik Inchcape di Wanaherang, Jawa Barat. Namun, GWM Indonesia masih merahasiakan berapa harga jual Haval Jolion.</content:encoded></item></channel></rss>
