<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hacker Incar Data Nasional, Pemerintah Diminta Perkuat Keamanan Siber</title><description>Hacker incar data nasional, pemerintah diminta untuk memperkuat keamanan siber.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/05/54/3030338/hacker-incar-data-nasional-pemerintah-diminta-perkuat-keamanan-siber</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/05/54/3030338/hacker-incar-data-nasional-pemerintah-diminta-perkuat-keamanan-siber"/><item><title>Hacker Incar Data Nasional, Pemerintah Diminta Perkuat Keamanan Siber</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/05/54/3030338/hacker-incar-data-nasional-pemerintah-diminta-perkuat-keamanan-siber</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/07/05/54/3030338/hacker-incar-data-nasional-pemerintah-diminta-perkuat-keamanan-siber</guid><pubDate>Jum'at 05 Juli 2024 15:08 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/05/54/3030338/hacker-8DJb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hacker incar data nasional, pemerintah diminta memperkuat keamanan siber. (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/05/54/3030338/hacker-8DJb_large.jpg</image><title>Hacker incar data nasional, pemerintah diminta memperkuat keamanan siber. (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia diminta memperkuat keamanan siber untuk menjaga data nasional di sejumlah kementerian/lembaga serta aplikasi. Itu karena ada banyak aplikasi yang dibobol peretas (hacker), bahkan laman resmi sebuah kementerian.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, ramai diperbincangkan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang berhasil dibobol kelompok peretas Brain Chiper. Mereka berhasil masuk ke dalam dan mengunci data tersebut dari dalam menggunakan ransomware pengembangan dari LockBit 3.0.&#13;
&#13;
Namun, Brain Chiper memberi pengumuman bahwa mereka akan memberikan &amp;quot;kunci&amp;quot; (enkripsi) secara gratis untuk membuka data-data yang mereka bobol di PDNS 2. Hingga saat ini, belum diketahui apakah kunci yang diberikan efektif untuk membuka data yang &amp;quot;tersandera&amp;quot;.&#13;
&#13;
Belum selesai dari kasus tersebut, akun&amp;nbsp;perusahaan intelijen siber @stealthmole_int di media sosial X (sebelumnya Twitter) memberi peringatan mengenai banyaknya data milik masyarakat Indonesia yang dengan mudah dibobol peretas. Ini menunjukkan keamanan siber Indonesia sangat rentan dan harus diperkuat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di sumber tersembunyi seperti dark web, terdapat banyak peretas yang menargetkan pemerintah Indonesia, dan mereka telah membocorkan banyak database, kredensial, dan dokumen rahasia terkait pemerintah Indonesia,&amp;quot; bunyi keterangan dalam unggahan @stealthmole_int.&#13;
&#13;
Dalam unggahan tersebut, terlihat banyak data masyarakat Indonesia yang diperjualbelikan dalam dark web. Kebocoran data tersebut melalui sejumah aplikasi yang digunakan sebagian besar masyarakat Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Disebutkan akun @stealthmole_int, kelompok peretas menargetkan pemerintah Indonesia sebagai sasaran. Hal itu mengingat keamanan siber masih sangat rendah yang membuat mereka dengan mudah menyusup untuk mencuri data.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kelompok hacker seperti &amp;#39;Brain Cipher&amp;#39; akan terus mengincar Indonesia. Indonesia harus memperhatikan intelijen web gelap dan memperkuat keamanannya,&amp;quot; tulis @stealthmole_int.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia diminta memperkuat keamanan siber untuk menjaga data nasional di sejumlah kementerian/lembaga serta aplikasi. Itu karena ada banyak aplikasi yang dibobol peretas (hacker), bahkan laman resmi sebuah kementerian.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, ramai diperbincangkan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang berhasil dibobol kelompok peretas Brain Chiper. Mereka berhasil masuk ke dalam dan mengunci data tersebut dari dalam menggunakan ransomware pengembangan dari LockBit 3.0.&#13;
&#13;
Namun, Brain Chiper memberi pengumuman bahwa mereka akan memberikan &amp;quot;kunci&amp;quot; (enkripsi) secara gratis untuk membuka data-data yang mereka bobol di PDNS 2. Hingga saat ini, belum diketahui apakah kunci yang diberikan efektif untuk membuka data yang &amp;quot;tersandera&amp;quot;.&#13;
&#13;
Belum selesai dari kasus tersebut, akun&amp;nbsp;perusahaan intelijen siber @stealthmole_int di media sosial X (sebelumnya Twitter) memberi peringatan mengenai banyaknya data milik masyarakat Indonesia yang dengan mudah dibobol peretas. Ini menunjukkan keamanan siber Indonesia sangat rentan dan harus diperkuat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di sumber tersembunyi seperti dark web, terdapat banyak peretas yang menargetkan pemerintah Indonesia, dan mereka telah membocorkan banyak database, kredensial, dan dokumen rahasia terkait pemerintah Indonesia,&amp;quot; bunyi keterangan dalam unggahan @stealthmole_int.&#13;
&#13;
Dalam unggahan tersebut, terlihat banyak data masyarakat Indonesia yang diperjualbelikan dalam dark web. Kebocoran data tersebut melalui sejumah aplikasi yang digunakan sebagian besar masyarakat Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Disebutkan akun @stealthmole_int, kelompok peretas menargetkan pemerintah Indonesia sebagai sasaran. Hal itu mengingat keamanan siber masih sangat rendah yang membuat mereka dengan mudah menyusup untuk mencuri data.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kelompok hacker seperti &amp;#39;Brain Cipher&amp;#39; akan terus mengincar Indonesia. Indonesia harus memperhatikan intelijen web gelap dan memperkuat keamanannya,&amp;quot; tulis @stealthmole_int.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
