<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IoT Buka Ruang Besar Bagi Ancaman Siber, Ini Tips BSSN untuk Mengatasinya </title><description>Berikut beberapa tips dari BSSN.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/30/54/3028008/iot-buka-ruang-besar-bagi-ancaman-siber-ini-tips-bssn-untuk-mengatasinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/30/54/3028008/iot-buka-ruang-besar-bagi-ancaman-siber-ini-tips-bssn-untuk-mengatasinya"/><item><title>IoT Buka Ruang Besar Bagi Ancaman Siber, Ini Tips BSSN untuk Mengatasinya </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/30/54/3028008/iot-buka-ruang-besar-bagi-ancaman-siber-ini-tips-bssn-untuk-mengatasinya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/30/54/3028008/iot-buka-ruang-besar-bagi-ancaman-siber-ini-tips-bssn-untuk-mengatasinya</guid><pubDate>Minggu 30 Juni 2024 13:33 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/30/54/3028008/iilustrasi-IdEe_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/30/54/3028008/iilustrasi-IdEe_large.jpeg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Semakin luasnya perangkat Internet of Things (IoT) dalam kehidupan sehari-hari turut meningkatkan ancaman terhadap keamanan data. Pasalnya, IoT yang merupakan setiap perangkat digital mekanis komputasi yang dapat mengirimkan data melalui jaringan internet, merupakan sektor paling rentan terhadap ancaman tersebut.&#13;
&#13;
Menurut Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), jumlah perangkat IoT, mulai dari rumah pintar, peralatan medis hingga mobil otonom serta gadget-gadget lainnya, yang terhubung pada 2023 jumlahnya telah mencapai 14,4 miliar. IoT analytics mengklaim bahwa jumlah ini akan meningkat pada 2025 menjadi 27 miliar gadget yang online secara bersamaan.&#13;
&#13;
Ini tentu saja membuka ruang yang sangat luas bagi para peretqas untuk menyerang keamanan data yang disusupi.&#13;
&#13;
Untuk itu kita perlu selalu waspada dan selalu berhati-hati dalam penggunaan perangkat IoT. Untuk meminimalisir potensi sncaman kejahatan Siber di perangkat IoT, melalui beberapa hal sebagai berikut, sebagaimana disampaikan BSSN melalui akun Instagramnya:&#13;
&#13;
&#13;
	Ganti kata sandi default dengan kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap perangkat IoT.&#13;
	Perbarui Perangkat Lunak Secara Berkala.&#13;
	Pastikan data yang dikirim dan diterima oleh perangkat IoT dienkripsi untuk melindungi dari penyadapan.&#13;
	Batasi Akses Jaringan.&#13;
	Matikan fitur atau layanan yang tidak diperlukan pada perangkat IoT untuk mengurangi vektor serangan.&#13;
	Implementasikan mekanisme autentikasi dan otorisasi yang kuat untuk akses ke perangkat dan data IoT.&#13;
	Pantau aktivitas jaringan untuk mendeteksi perilaku mencurigakan yang mungkin menunjukkan adanya serangan atau pelanggaran keamanan.&#13;
	Gunakan Firewall dan Sistem Deteksi Intrusi (IDS).&#13;
	Edukasi pengguna tentang praktik keamanan terbaik dan pentingnya menjaga keamanan perangkat IoT.&#13;
&#13;
&#13;
Dengan menerapkan tips di atas, kita akan dapat meningkatkan keamanan perangkat IoT dan melindungi data serta jaringan dari ancaman yang semakin berkembang.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Semakin luasnya perangkat Internet of Things (IoT) dalam kehidupan sehari-hari turut meningkatkan ancaman terhadap keamanan data. Pasalnya, IoT yang merupakan setiap perangkat digital mekanis komputasi yang dapat mengirimkan data melalui jaringan internet, merupakan sektor paling rentan terhadap ancaman tersebut.&#13;
&#13;
Menurut Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), jumlah perangkat IoT, mulai dari rumah pintar, peralatan medis hingga mobil otonom serta gadget-gadget lainnya, yang terhubung pada 2023 jumlahnya telah mencapai 14,4 miliar. IoT analytics mengklaim bahwa jumlah ini akan meningkat pada 2025 menjadi 27 miliar gadget yang online secara bersamaan.&#13;
&#13;
Ini tentu saja membuka ruang yang sangat luas bagi para peretqas untuk menyerang keamanan data yang disusupi.&#13;
&#13;
Untuk itu kita perlu selalu waspada dan selalu berhati-hati dalam penggunaan perangkat IoT. Untuk meminimalisir potensi sncaman kejahatan Siber di perangkat IoT, melalui beberapa hal sebagai berikut, sebagaimana disampaikan BSSN melalui akun Instagramnya:&#13;
&#13;
&#13;
	Ganti kata sandi default dengan kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap perangkat IoT.&#13;
	Perbarui Perangkat Lunak Secara Berkala.&#13;
	Pastikan data yang dikirim dan diterima oleh perangkat IoT dienkripsi untuk melindungi dari penyadapan.&#13;
	Batasi Akses Jaringan.&#13;
	Matikan fitur atau layanan yang tidak diperlukan pada perangkat IoT untuk mengurangi vektor serangan.&#13;
	Implementasikan mekanisme autentikasi dan otorisasi yang kuat untuk akses ke perangkat dan data IoT.&#13;
	Pantau aktivitas jaringan untuk mendeteksi perilaku mencurigakan yang mungkin menunjukkan adanya serangan atau pelanggaran keamanan.&#13;
	Gunakan Firewall dan Sistem Deteksi Intrusi (IDS).&#13;
	Edukasi pengguna tentang praktik keamanan terbaik dan pentingnya menjaga keamanan perangkat IoT.&#13;
&#13;
&#13;
Dengan menerapkan tips di atas, kita akan dapat meningkatkan keamanan perangkat IoT dan melindungi data serta jaringan dari ancaman yang semakin berkembang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
