<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Ada Upaya Phising Mengatasnamakan BSSN </title><description>BSSN mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai phising mengatasnamakan BSSN. 
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/28/54/3027370/waspada-ada-upaya-phising-mengatasnamakan-bssn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/28/54/3027370/waspada-ada-upaya-phising-mengatasnamakan-bssn"/><item><title>Waspada! Ada Upaya Phising Mengatasnamakan BSSN </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/28/54/3027370/waspada-ada-upaya-phising-mengatasnamakan-bssn</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/28/54/3027370/waspada-ada-upaya-phising-mengatasnamakan-bssn</guid><pubDate>Jum'at 28 Juni 2024 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/28/54/3027370/phising_mengatasnamakan_bssn-Hz17_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada phising mengatasnamakan BSSN (Instagram/@bssn_ri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/28/54/3027370/phising_mengatasnamakan_bssn-Hz17_large.jpg</image><title>Waspada phising mengatasnamakan BSSN (Instagram/@bssn_ri)</title></images><description>JAKARTA - Masyarakat diminta untuk berhati-hati terhadap upaya phising yang mengatasnamakan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Di dunia maya memang marak upaya penipuan (phising) untuk mendapatkan informasi pribadi untuk disalahgunakan.&amp;nbsp;

Dalam postingan di media sosial Instagram resminya, BSSN mengingatkan warganet mewaspadai hal ini.&amp;nbsp;

&amp;quot;Hati-hati ada upaya Phishing yang mengatasnamakan BSSN!&amp;quot; demikian keterangan postingan bssn_ri, &amp;nbsp;dikutip Jumat (28/6/2024).&amp;nbsp;

Karena itu, BSSN mengimbau masyarakat untuk mewaspadai pesan di email yang mengatasnamakan BSSN. Baik pesan itu dikirimkan melalui email atau media online.&amp;nbsp;

&amp;quot;Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap PESAN MASUK EMAIL mengatasnamakan Badan Siber dan Sandi Negara, baik melalui email maupun media online,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;

Dijelaskan, phising biasanya dikirim melalui pesan teks, email, atau situs web yang dirancang untuk terlihat seperti situs resmi. &amp;nbsp;

Untuk mencegah phising, ada beberapa hal yang dapat dilakukan yakni memasang antivirus, tidak mengklik link mencurigakan, hingga mengaktfikan antispam di email. &amp;nbsp;

&amp;nbsp;



&amp;quot;Hati-hati ya siberman! Awas Tertipu!&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;

Diketahui, belakangan marak mengenai peretasan. Kominfo menyebut, ada 239 data instansi pemerintah yang diserang ransomware. Serangan ransomware itu dapat mengakibatkan gangguan total atau parsial fungsi utama; hilangnya data; hingga tidak dapat diakses ke VM atau virtual machine.
&amp;nbsp;
</description><content:encoded>JAKARTA - Masyarakat diminta untuk berhati-hati terhadap upaya phising yang mengatasnamakan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Di dunia maya memang marak upaya penipuan (phising) untuk mendapatkan informasi pribadi untuk disalahgunakan.&amp;nbsp;

Dalam postingan di media sosial Instagram resminya, BSSN mengingatkan warganet mewaspadai hal ini.&amp;nbsp;

&amp;quot;Hati-hati ada upaya Phishing yang mengatasnamakan BSSN!&amp;quot; demikian keterangan postingan bssn_ri, &amp;nbsp;dikutip Jumat (28/6/2024).&amp;nbsp;

Karena itu, BSSN mengimbau masyarakat untuk mewaspadai pesan di email yang mengatasnamakan BSSN. Baik pesan itu dikirimkan melalui email atau media online.&amp;nbsp;

&amp;quot;Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap PESAN MASUK EMAIL mengatasnamakan Badan Siber dan Sandi Negara, baik melalui email maupun media online,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;

Dijelaskan, phising biasanya dikirim melalui pesan teks, email, atau situs web yang dirancang untuk terlihat seperti situs resmi. &amp;nbsp;

Untuk mencegah phising, ada beberapa hal yang dapat dilakukan yakni memasang antivirus, tidak mengklik link mencurigakan, hingga mengaktfikan antispam di email. &amp;nbsp;

&amp;nbsp;



&amp;quot;Hati-hati ya siberman! Awas Tertipu!&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;

Diketahui, belakangan marak mengenai peretasan. Kominfo menyebut, ada 239 data instansi pemerintah yang diserang ransomware. Serangan ransomware itu dapat mengakibatkan gangguan total atau parsial fungsi utama; hilangnya data; hingga tidak dapat diakses ke VM atau virtual machine.
&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
