<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Terkendala Impor, Goodyear Pastikan Luncurkan Ban untuk Mobil Listrik Juli 2024</title><description>Meski sempat terkendala masalah impor, Goodyear pastikan luncurkan ban mobil listrik pada Juli 2024.
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/28/52/3027339/sempat-terkendala-impor-goodyear-pastikan-luncurkan-ban-untuk-mobil-listrik-juli-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/28/52/3027339/sempat-terkendala-impor-goodyear-pastikan-luncurkan-ban-untuk-mobil-listrik-juli-2024"/><item><title>Sempat Terkendala Impor, Goodyear Pastikan Luncurkan Ban untuk Mobil Listrik Juli 2024</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/28/52/3027339/sempat-terkendala-impor-goodyear-pastikan-luncurkan-ban-untuk-mobil-listrik-juli-2024</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/28/52/3027339/sempat-terkendala-impor-goodyear-pastikan-luncurkan-ban-untuk-mobil-listrik-juli-2024</guid><pubDate>Jum'at 28 Juni 2024 14:46 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/28/52/3027339/ban_mobil_listrik-hoVD_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ban mobil listrik (Ilustrasi/Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/28/52/3027339/ban_mobil_listrik-hoVD_large.jpeg</image><title>Ban mobil listrik (Ilustrasi/Ist)</title></images><description>JAKARTA - PT Goodyear Indonesia memastikan bakal meluncurkan ban khusus untuk mobil listrik pada Juli 2024.&amp;nbsp;

Head of Marketing Goodyear Indonesia, Arfianti Puspitarini mengatakan, pihaknya sempat mengalami masalah terkait impor kuota hingga pertengahan tahun ini.&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Kita sempat terhambat sama impor kuota. Enam bulan pertama kita enggak dapat. Barang-barangnya sebenarnya sudah sampai di Tanjung Priok. Kita baru bisa rilis Juni kemarin,&amp;rdquo; ujar Arfianti di Jakarta, belum lama ini.

Pihaknya memastikan ban untuk mobil listrik bisa diluncurkan pada Juli mendatang.

&amp;ldquo;Ban untuk EV akan ready di market Juli nanti, kurang lebih,&amp;rdquo; ucapnya.&amp;nbsp;

Namun, Arfianti enggan memberikan bocoran mengenai harga jual ban tersebut.&amp;nbsp;

Di sisi lain, ia menjelaskan, ban mobil listrik tersebut diproduksi di pabrik di China. Ban tersebut berukuran 18 inci ke atas.&amp;nbsp;

&amp;quot;Segmen yang akan kita masuki yakni Ioniq 5 atau Ioniq 6, apalagi kami juga suplai ban ini ke Tesla secara global,&amp;rdquo; tuturnya.&amp;nbsp;

Sementara itu, ia menjelaskan setidaknya ada 3 perbedaan antara ban untuk mobil listrik dengan bensin.&amp;nbsp;

&amp;nbsp;



&amp;quot;Kalau EV (electric vehicle-red) yang dicari adalah torsi instan, jadi bedanya dengan konvensional ban harus siap menerima torsi tersebut jadi bannya gak nge-drag,&amp;quot; kata Arfianti.&amp;nbsp;

Mobil listrik diketahui sunyi alias tidak mengeluarkan suara seperti mobil bensin. Karena itu, hal ini juga berpengaruh terhadap ban.&amp;nbsp;

&amp;quot;Kedua, EV kan tidak memiliki bunyi jadi yang diperlukan adalah ban yang senyap. Jadi, kami harus menciptakan ban yang tidak mengganggu kesenyapan tersebut,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;

Perbedaan berikutnya adalah sustainability. Mobil listrik merupakan kendaraan ramah lingkungan. Karena itu, bannya pun juga harus memiliki konsep serupa.&amp;nbsp;

&amp;quot;Ketiga, yakni sustainability. Karena yang kita pakai EV itu kendaraan ramah lingkungan, jadi kita desain ban yang ramah lingkungan dan awet,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Goodyear Indonesia memastikan bakal meluncurkan ban khusus untuk mobil listrik pada Juli 2024.&amp;nbsp;

Head of Marketing Goodyear Indonesia, Arfianti Puspitarini mengatakan, pihaknya sempat mengalami masalah terkait impor kuota hingga pertengahan tahun ini.&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Kita sempat terhambat sama impor kuota. Enam bulan pertama kita enggak dapat. Barang-barangnya sebenarnya sudah sampai di Tanjung Priok. Kita baru bisa rilis Juni kemarin,&amp;rdquo; ujar Arfianti di Jakarta, belum lama ini.

Pihaknya memastikan ban untuk mobil listrik bisa diluncurkan pada Juli mendatang.

&amp;ldquo;Ban untuk EV akan ready di market Juli nanti, kurang lebih,&amp;rdquo; ucapnya.&amp;nbsp;

Namun, Arfianti enggan memberikan bocoran mengenai harga jual ban tersebut.&amp;nbsp;

Di sisi lain, ia menjelaskan, ban mobil listrik tersebut diproduksi di pabrik di China. Ban tersebut berukuran 18 inci ke atas.&amp;nbsp;

&amp;quot;Segmen yang akan kita masuki yakni Ioniq 5 atau Ioniq 6, apalagi kami juga suplai ban ini ke Tesla secara global,&amp;rdquo; tuturnya.&amp;nbsp;

Sementara itu, ia menjelaskan setidaknya ada 3 perbedaan antara ban untuk mobil listrik dengan bensin.&amp;nbsp;

&amp;nbsp;



&amp;quot;Kalau EV (electric vehicle-red) yang dicari adalah torsi instan, jadi bedanya dengan konvensional ban harus siap menerima torsi tersebut jadi bannya gak nge-drag,&amp;quot; kata Arfianti.&amp;nbsp;

Mobil listrik diketahui sunyi alias tidak mengeluarkan suara seperti mobil bensin. Karena itu, hal ini juga berpengaruh terhadap ban.&amp;nbsp;

&amp;quot;Kedua, EV kan tidak memiliki bunyi jadi yang diperlukan adalah ban yang senyap. Jadi, kami harus menciptakan ban yang tidak mengganggu kesenyapan tersebut,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;

Perbedaan berikutnya adalah sustainability. Mobil listrik merupakan kendaraan ramah lingkungan. Karena itu, bannya pun juga harus memiliki konsep serupa.&amp;nbsp;

&amp;quot;Ketiga, yakni sustainability. Karena yang kita pakai EV itu kendaraan ramah lingkungan, jadi kita desain ban yang ramah lingkungan dan awet,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
