<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kecelakaan Tabrak Belakang Truk Kerap Telan Korban Jiwa, Truk Harus Pasang Perisai</title><description>Penting bagi pemilik truk untuk memasang perisai pada bagian kanan, kiri, dan belakang.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/27/52/3026947/kecelakaan-tabrak-belakang-truk-kerap-telan-korban-jiwa-truk-harus-pasang-perisai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/27/52/3026947/kecelakaan-tabrak-belakang-truk-kerap-telan-korban-jiwa-truk-harus-pasang-perisai"/><item><title>Kecelakaan Tabrak Belakang Truk Kerap Telan Korban Jiwa, Truk Harus Pasang Perisai</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/27/52/3026947/kecelakaan-tabrak-belakang-truk-kerap-telan-korban-jiwa-truk-harus-pasang-perisai</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/27/52/3026947/kecelakaan-tabrak-belakang-truk-kerap-telan-korban-jiwa-truk-harus-pasang-perisai</guid><pubDate>Kamis 27 Juni 2024 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/27/52/3026947/pajero_tabrak_truk-aHkZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kecelakaan tabrak belakang truk kerap makan korban jiwa, truk harus pasang perisai (iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/27/52/3026947/pajero_tabrak_truk-aHkZ_large.jpg</image><title>Kecelakaan tabrak belakang truk kerap makan korban jiwa, truk harus pasang perisai (iNews)</title></images><description>JAKARTA - Belum lama ini terjadi kecelakaan mengerikan yang melibatkan sebuah truk dengan Mitsubishi Pajero Sport. Dinarasikan, mobil SUV bongsor itu menghantam bagian belakang truk yang sedang berhenti akibat mogok di bahu jalan KM 405 Tol Semarang-Batang.&#13;
&#13;
Peristiwa mengerikan itu merenggut empat korban jiwa yang merupakan penumpang Pajero Sport. Kerasnya benturan membuat atap yang terbuat dari lempengan baja milik Pajero Sport berwarna hitam itu sampai terbuka.&#13;
&#13;
Dari rekaman video yang beredar, tampak truk tersebut tidak memiliki perisai yang cukup besar di bagian belakang sebagai penahan apabila ada mobil berukuran kecil yang menghantamnya. Sehingga, sangat memungkinkan bagi mobil kecil untuk masuk ke kolong truk saat terjadi tabrak belakang.&#13;
&#13;
Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno mengatakan, pentingnya bagi pemilik truk untuk memasang perisai pada bagian kanan, kiri, dan belakang. Menurutnya, perangkat tersebut akan menurunkan tingkat fatalitas ketika terjadi tabrak belakang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di jalan tol, jika pengemudi mengantuk, truk bisa menjadi ancaman besar bagi mereka untuk ditabrak dari belakang. Apabila truk tersebut dilengkapi perisai atau rear underrun protection (RUP), maka ketika ditabrak dari belakang tingkat fatalitasnya bisa turun dengan drastis. Tidak perlu sampai ada korban meninggal dunia atau luka berat,&amp;quot; kata Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat itu, dalam keterangannya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebenarnya penggunaan perisai atau RUP sudah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 74 Tahun 2021 tentang Perlengkapan Keselamatan Kendaraan Bermotor.&#13;
&#13;
Djoko mengatakan jika perisai terpasang sebagaimana semestinya, penumpang di kendaraan kecil dapat terselamatkan dengan fitur keselamatan yang terpasang pada mobil mereka seperti seatbelt dan air bag.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KNKT telah mengidentifikasi semua fatalitas kendaraan yang menabrak truk dari belakang disebabkan karena masuk ke dalam kolong truk. Hal itu menyebabkan semua sistem keselamatan pasif tidak bekerja,&amp;rdquo; tutur Djoko.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Belum lama ini terjadi kecelakaan mengerikan yang melibatkan sebuah truk dengan Mitsubishi Pajero Sport. Dinarasikan, mobil SUV bongsor itu menghantam bagian belakang truk yang sedang berhenti akibat mogok di bahu jalan KM 405 Tol Semarang-Batang.&#13;
&#13;
Peristiwa mengerikan itu merenggut empat korban jiwa yang merupakan penumpang Pajero Sport. Kerasnya benturan membuat atap yang terbuat dari lempengan baja milik Pajero Sport berwarna hitam itu sampai terbuka.&#13;
&#13;
Dari rekaman video yang beredar, tampak truk tersebut tidak memiliki perisai yang cukup besar di bagian belakang sebagai penahan apabila ada mobil berukuran kecil yang menghantamnya. Sehingga, sangat memungkinkan bagi mobil kecil untuk masuk ke kolong truk saat terjadi tabrak belakang.&#13;
&#13;
Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno mengatakan, pentingnya bagi pemilik truk untuk memasang perisai pada bagian kanan, kiri, dan belakang. Menurutnya, perangkat tersebut akan menurunkan tingkat fatalitas ketika terjadi tabrak belakang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di jalan tol, jika pengemudi mengantuk, truk bisa menjadi ancaman besar bagi mereka untuk ditabrak dari belakang. Apabila truk tersebut dilengkapi perisai atau rear underrun protection (RUP), maka ketika ditabrak dari belakang tingkat fatalitasnya bisa turun dengan drastis. Tidak perlu sampai ada korban meninggal dunia atau luka berat,&amp;quot; kata Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat itu, dalam keterangannya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebenarnya penggunaan perisai atau RUP sudah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 74 Tahun 2021 tentang Perlengkapan Keselamatan Kendaraan Bermotor.&#13;
&#13;
Djoko mengatakan jika perisai terpasang sebagaimana semestinya, penumpang di kendaraan kecil dapat terselamatkan dengan fitur keselamatan yang terpasang pada mobil mereka seperti seatbelt dan air bag.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KNKT telah mengidentifikasi semua fatalitas kendaraan yang menabrak truk dari belakang disebabkan karena masuk ke dalam kolong truk. Hal itu menyebabkan semua sistem keselamatan pasif tidak bekerja,&amp;rdquo; tutur Djoko.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
