<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deretan Bus Klasik Lawas yang Pernah Hits di Indonesia</title><description>Hal ini terjadi karena banyaknya bus yang memiliki fasilitas tinggi.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/07/52/3018421/deretan-bus-klasik-lawas-yang-pernah-hits-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/07/52/3018421/deretan-bus-klasik-lawas-yang-pernah-hits-di-indonesia"/><item><title>Deretan Bus Klasik Lawas yang Pernah Hits di Indonesia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/07/52/3018421/deretan-bus-klasik-lawas-yang-pernah-hits-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/06/07/52/3018421/deretan-bus-klasik-lawas-yang-pernah-hits-di-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 07 Juni 2024 07:12 WIB</pubDate><dc:creator>Cahyo Yulianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/07/52/3018421/bus_lawas_di_indonesia-6Br8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : Dereta bus lawas di Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/07/52/3018421/bus_lawas_di_indonesia-6Br8_large.jpg</image><title>Ilustrasi : Dereta bus lawas di Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Deretan bus klasik lawas yang pernah hits di Indonesia kini sudah mulai tergantikan. Hal ini terjadi karena banyaknya bus yang memiliki fasilitas tinggi.&#13;
&#13;
Menurut data operasional Kementerian Perhubungan pada 2021, jumlah perusahaan otobus (PO) yang beroperasi di Indonesia meningkat tajam dari 2.486 PO Bus pada 2017 menjadi 5.349 PO Bus pada 2021.&#13;
&#13;
Namun ada&amp;nbsp; bus klasik lawas yang pernah hits di Indonesia punya kenangan manis bagi penumpangnya. Berikut ini jenis PO Bus yang lawas dan selalu diingat:&#13;
&#13;
1. PO Aladin&#13;
&#13;
PO Aladin merupakan salah satu perusahaan otobus tertua yang berasal dari kota Ciamis, Jawa Barat. Pada era 1970 an hingga 1990 an, bus ini sangat hits untuk trayek Bandung-Tasikmalaya-Purwokerto-Yogyakarta. Sayangnya, sejak tahun 1998, popularitas Aladin mulai menurun.&#13;
&#13;
2. Gapuraning Rahayu&#13;
&#13;
Masih dari Ciamis, Gapuraning Rahayu menjadi salah satu bus lain yang sangat populer. Mulai beroperasi sejak 1977, bus ini memiliki rute perjalanan dari Tasikmalaya hingga Jakarta dan juga sebaliknya. Namun kini, popularitasnya sudah mulai tergerus.&#13;
&#13;
3. Tunggal Daya&#13;
&#13;
PO Tunggal Daya merupakan perusahaan otobus asal Wonogiri, Jawa Tengah yang mulai beroperasi sejak 1978. Di masa jayanya, bus ini melayani perjalanan ke Tangerang, Depok, Bogor, Jakarta, Solo, Wonogiri, hingga Jawa Timur. Namun saat ini, bus ini sudah tidak lagi terlihat di jalanan tanah air.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
4. PO AKAS&#13;
&#13;
PO AKAS merupakan bus yang banyak melayani keperluan pariwisata di zamannya. Berdiri sejak 1956, bus ini melayani perjalanan ke Banyuwangi, Probolinggo, Semarang, Madura, Surabaya, hingga Denpasar. Namun jika melihat di jalanan, maka PO AKas sudah tidak lagi eksis seperti dulu.&#13;
&#13;
5. PO Raya&#13;
&#13;
PO Raya merupakan bus yang eksis di tahun 1980an untuk melayani perjalanan dari Jakarta, Bogor, dan Tangerang menuju ke berbagai kota di Jawa Tengah. Sayangnya, pada masa krisis moneter 1998 , perusahaan ini mengalami masalah yang membuat eksistensinya merosot.&#13;
&#13;
6. Lorena&#13;
&#13;
PO Lorena menjadi armada bus yang sangat populer untuk perjalanan Bogor-Jakarta sejak ia berdiri pada 1970. Bus ini kemudian semakin hits setelah melebarkan trayeknya hingga ke Surabaya, Madura, hingga Bali. Namun saat ini, popularitasnya juga telah menurun.&#13;
&#13;
7. PO Harum Prima&#13;
&#13;
PO Harum Prima juga merupakan salah satu perusahaan otobus yang sangat populer di masanya. Berdiri sejak 1980 dibawah bendera Harum Group, bus ini banyak melayani rute Bandung-Ponorogo. Kendati masih aktif, namun popularitasnya sudah sangat turun dibanding zaman dahulu.&#13;
&#13;
8. PO Sumber Kencono&#13;
&#13;
PO Sumber Kencono adalah perusahaan otobus yang sangat populer di era 1980 hingga 1990 an. Sayangnya, bus ini juga terkenal karena sopirnya yang ugal-ugalan sehingga banyak mengalami kecelakaan. Alhasil, perusahaan ini pun mengganti nama menjadi Sumber Selamat dan Sumber Kencono tinggal kenangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Itulah 8 bus klasik lawas yang pernah hits di Indonesia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Deretan bus klasik lawas yang pernah hits di Indonesia kini sudah mulai tergantikan. Hal ini terjadi karena banyaknya bus yang memiliki fasilitas tinggi.&#13;
&#13;
Menurut data operasional Kementerian Perhubungan pada 2021, jumlah perusahaan otobus (PO) yang beroperasi di Indonesia meningkat tajam dari 2.486 PO Bus pada 2017 menjadi 5.349 PO Bus pada 2021.&#13;
&#13;
Namun ada&amp;nbsp; bus klasik lawas yang pernah hits di Indonesia punya kenangan manis bagi penumpangnya. Berikut ini jenis PO Bus yang lawas dan selalu diingat:&#13;
&#13;
1. PO Aladin&#13;
&#13;
PO Aladin merupakan salah satu perusahaan otobus tertua yang berasal dari kota Ciamis, Jawa Barat. Pada era 1970 an hingga 1990 an, bus ini sangat hits untuk trayek Bandung-Tasikmalaya-Purwokerto-Yogyakarta. Sayangnya, sejak tahun 1998, popularitas Aladin mulai menurun.&#13;
&#13;
2. Gapuraning Rahayu&#13;
&#13;
Masih dari Ciamis, Gapuraning Rahayu menjadi salah satu bus lain yang sangat populer. Mulai beroperasi sejak 1977, bus ini memiliki rute perjalanan dari Tasikmalaya hingga Jakarta dan juga sebaliknya. Namun kini, popularitasnya sudah mulai tergerus.&#13;
&#13;
3. Tunggal Daya&#13;
&#13;
PO Tunggal Daya merupakan perusahaan otobus asal Wonogiri, Jawa Tengah yang mulai beroperasi sejak 1978. Di masa jayanya, bus ini melayani perjalanan ke Tangerang, Depok, Bogor, Jakarta, Solo, Wonogiri, hingga Jawa Timur. Namun saat ini, bus ini sudah tidak lagi terlihat di jalanan tanah air.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
4. PO AKAS&#13;
&#13;
PO AKAS merupakan bus yang banyak melayani keperluan pariwisata di zamannya. Berdiri sejak 1956, bus ini melayani perjalanan ke Banyuwangi, Probolinggo, Semarang, Madura, Surabaya, hingga Denpasar. Namun jika melihat di jalanan, maka PO AKas sudah tidak lagi eksis seperti dulu.&#13;
&#13;
5. PO Raya&#13;
&#13;
PO Raya merupakan bus yang eksis di tahun 1980an untuk melayani perjalanan dari Jakarta, Bogor, dan Tangerang menuju ke berbagai kota di Jawa Tengah. Sayangnya, pada masa krisis moneter 1998 , perusahaan ini mengalami masalah yang membuat eksistensinya merosot.&#13;
&#13;
6. Lorena&#13;
&#13;
PO Lorena menjadi armada bus yang sangat populer untuk perjalanan Bogor-Jakarta sejak ia berdiri pada 1970. Bus ini kemudian semakin hits setelah melebarkan trayeknya hingga ke Surabaya, Madura, hingga Bali. Namun saat ini, popularitasnya juga telah menurun.&#13;
&#13;
7. PO Harum Prima&#13;
&#13;
PO Harum Prima juga merupakan salah satu perusahaan otobus yang sangat populer di masanya. Berdiri sejak 1980 dibawah bendera Harum Group, bus ini banyak melayani rute Bandung-Ponorogo. Kendati masih aktif, namun popularitasnya sudah sangat turun dibanding zaman dahulu.&#13;
&#13;
8. PO Sumber Kencono&#13;
&#13;
PO Sumber Kencono adalah perusahaan otobus yang sangat populer di era 1980 hingga 1990 an. Sayangnya, bus ini juga terkenal karena sopirnya yang ugal-ugalan sehingga banyak mengalami kecelakaan. Alhasil, perusahaan ini pun mengganti nama menjadi Sumber Selamat dan Sumber Kencono tinggal kenangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Itulah 8 bus klasik lawas yang pernah hits di Indonesia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
