<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada, Ini Bahaya Manasin Motor di Dalam Rumah </title><description>Waspada, berikut bahaya yang mengintai saat manasin motor di dalam rumah .&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/05/29/53/3014606/waspada-ini-bahaya-manasin-motor-di-dalam-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/05/29/53/3014606/waspada-ini-bahaya-manasin-motor-di-dalam-rumah"/><item><title>Waspada, Ini Bahaya Manasin Motor di Dalam Rumah </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/05/29/53/3014606/waspada-ini-bahaya-manasin-motor-di-dalam-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/05/29/53/3014606/waspada-ini-bahaya-manasin-motor-di-dalam-rumah</guid><pubDate>Rabu 29 Mei 2024 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/29/53/3014606/waspada_ini_bahaya_manasin_motor_di_dalam_rumah-SXLW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada ini bahaya manasin motor di dalam rumah (Ilustrasi/Wahana Honda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/29/53/3014606/waspada_ini_bahaya_manasin_motor_di_dalam_rumah-SXLW_large.jpg</image><title>Waspada ini bahaya manasin motor di dalam rumah (Ilustrasi/Wahana Honda)</title></images><description>&#13;
&#13;
&#13;
JAKARTA - Meski motor saat kini sudah dilengkapi injeksi sehingga tak perlu memanaskan mesin sebelum digunakan, tapi masih ada saja pengendara yang melakukannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Masih ada pengendara yang memanaskan mesin sebelum berkendara. Memanaskan mesin bertujuan supaya oli bisa bekerja melumasi semua komponen yang ada di dalam mesin.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Saat memanaskan motor, tidak boleh dilakukan di dalam rumah maupun ruangan. Itu karena ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama memanaskan sepeda motor. Salah satunya terkait tempat memanaskannya.&#13;
&#13;
Jadi, tempat seperti apa sebaiknya ketika memanaskan motor? Berikut ulasannya, sebagaimana melansir laman Wahan Honda, Rabu (29/5/2024) :&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
1. Jangan Dekat Tembok&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Usahakan pilih tempat lapang. Jangan terlalu dekat dengan dinding atau tembok. Karena pada saat pemanasan, otomatis lampu utama akan menyala jika mesin dihidupkan.&#13;
&#13;
Bila posisi motor terlalu dekat tembok, tingkat panasnya akan memantul ke reflektor lampu itu sendiri.&#13;
&#13;
&#13;
2. Mika Bikin Meleleh&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jika motor dipanaskan dalam ruangan, pantulan cahaya pada dinding tembok juga dapat merusak atau membuat bagian mika pada lampu depan meleleh akibat terlalu panas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal lain akibat reflektor meleleh menyebabkan bohlam lampu motor putus. Sebaiknya memanaskan motor juga jangan terlalu lama. Cukup sekitar 3 sampai 5 menit.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Gas Berbahaya Mengintai&#13;
&#13;
Memanaskan motor sebaiknya dilakukan di luar ruangan. Sebab, gas buang kendaraan mengandung berbagai kandungan berbahaya bila terhirup dan masuk &amp;nbsp;ke tubuh. Seperti gas karbon monoksida (CO), karbondioksida (CO2), dan timbal.&#13;
&#13;
Panas yang dihasilkan tidak terbuang ke udara, malah akan mengumpul di dalam ruangan tersebut. Ini jelas berbahaya bila terhirup manusia, apalagi oleh anak-anak.&#13;
&#13;
Itulah alasan mengapa, motor jangan dipanaskan, terlebih bila dilakukan di dalam rumah atau ruangan. Nah, untuk menjaga kondisi motor tetap prima, selalu lakukan pemeriksaan dan perawatan rutin di bengkel.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
&#13;
JAKARTA - Meski motor saat kini sudah dilengkapi injeksi sehingga tak perlu memanaskan mesin sebelum digunakan, tapi masih ada saja pengendara yang melakukannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Masih ada pengendara yang memanaskan mesin sebelum berkendara. Memanaskan mesin bertujuan supaya oli bisa bekerja melumasi semua komponen yang ada di dalam mesin.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Saat memanaskan motor, tidak boleh dilakukan di dalam rumah maupun ruangan. Itu karena ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama memanaskan sepeda motor. Salah satunya terkait tempat memanaskannya.&#13;
&#13;
Jadi, tempat seperti apa sebaiknya ketika memanaskan motor? Berikut ulasannya, sebagaimana melansir laman Wahan Honda, Rabu (29/5/2024) :&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
1. Jangan Dekat Tembok&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Usahakan pilih tempat lapang. Jangan terlalu dekat dengan dinding atau tembok. Karena pada saat pemanasan, otomatis lampu utama akan menyala jika mesin dihidupkan.&#13;
&#13;
Bila posisi motor terlalu dekat tembok, tingkat panasnya akan memantul ke reflektor lampu itu sendiri.&#13;
&#13;
&#13;
2. Mika Bikin Meleleh&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jika motor dipanaskan dalam ruangan, pantulan cahaya pada dinding tembok juga dapat merusak atau membuat bagian mika pada lampu depan meleleh akibat terlalu panas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal lain akibat reflektor meleleh menyebabkan bohlam lampu motor putus. Sebaiknya memanaskan motor juga jangan terlalu lama. Cukup sekitar 3 sampai 5 menit.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Gas Berbahaya Mengintai&#13;
&#13;
Memanaskan motor sebaiknya dilakukan di luar ruangan. Sebab, gas buang kendaraan mengandung berbagai kandungan berbahaya bila terhirup dan masuk &amp;nbsp;ke tubuh. Seperti gas karbon monoksida (CO), karbondioksida (CO2), dan timbal.&#13;
&#13;
Panas yang dihasilkan tidak terbuang ke udara, malah akan mengumpul di dalam ruangan tersebut. Ini jelas berbahaya bila terhirup manusia, apalagi oleh anak-anak.&#13;
&#13;
Itulah alasan mengapa, motor jangan dipanaskan, terlebih bila dilakukan di dalam rumah atau ruangan. Nah, untuk menjaga kondisi motor tetap prima, selalu lakukan pemeriksaan dan perawatan rutin di bengkel.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
