<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Microsoft Umumkan Investasi Rp27,6 Triliun Dukung Pengembangan Cloud dan AI di Indonesia</title><description>Investais ini akan memberikan peluang pelatihan bagi 840.000 orang di Indonesia. &#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/30/54/3002506/microsoft-umumkan-investasi-rp27-6-triliun-dukung-pengembangan-cloud-dan-ai-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/30/54/3002506/microsoft-umumkan-investasi-rp27-6-triliun-dukung-pengembangan-cloud-dan-ai-di-indonesia"/><item><title>Microsoft Umumkan Investasi Rp27,6 Triliun Dukung Pengembangan Cloud dan AI di Indonesia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/30/54/3002506/microsoft-umumkan-investasi-rp27-6-triliun-dukung-pengembangan-cloud-dan-ai-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/30/54/3002506/microsoft-umumkan-investasi-rp27-6-triliun-dukung-pengembangan-cloud-dan-ai-di-indonesia</guid><pubDate>Selasa 30 April 2024 13:09 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/30/54/3002506/presiden_ri_joko_widodo_bertemu_dengan_ceo_microsoft_satya_nadella_di_jakarta_30_april_2024-1Pnh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden RI Joko WIdodo bertemu dengan CEO Microsoft Satya Nadella di Jakarta, 30 April 2024. (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/30/54/3002506/presiden_ri_joko_widodo_bertemu_dengan_ceo_microsoft_satya_nadella_di_jakarta_30_april_2024-1Pnh_large.jpg</image><title>Presiden RI Joko WIdodo bertemu dengan CEO Microsoft Satya Nadella di Jakarta, 30 April 2024. (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Microsoft mengumumkan investasi sebesar USD1,7 miliar atau sekira Rp27,6 triliun selama empat tahun ke depan untuk pengembangan infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan atau artificial&amp;nbsp;intelligence (AI) di Indonesia. Investasi ini akan menyediakan kesempatan pelatihan bagi 840.000 orang dan dukungan terhadap komunitas developer dalam negeri yang terus berkembang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ini merupakan investasi tunggal terbesar dalam 29 tahun sejarah Microsoft di Indonesia. Inisiatif ini akan mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan pemerintah, &amp;nbsp;yang bertujuan mentransformasi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Generasi baru AI ini mengubah cara hidup dan bekerja setiap orang di mana pun, termasuk di Indonesia,&amp;quot; kata Chairman dan CEO Microsoft Satya Nadella saat berbicara pada acara Microsoft Build AI Day di Jakarta, Selasa, (30/4/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Investasi yang kami umumkan hari ini &amp;ndash; yang mencakup infrastruktur digital, keterampilan, dan dukungan bagi para developer &amp;ndash; akan membantu Indonesia untuk terus melaju di era baru ini.&amp;quot;&#13;
&#13;
Investasi infrastruktur digital ini merupakan kelanjutan dari inisiatif Berdayakan Indonesia yang Microsoft umumkan pada Februari 2021, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi inklusif. Termasuk di dalam inisiatif tersebut yaitu rencana untuk mendirikan wilayah&#13;
datacenter pertama perusahaan di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ini juga akan memungkinkan Microsoft untuk memenuhi permintaan terhadap layanan komputasi awan (cloud computing services) di Indonesia yang terus meningkat, selain juga memungkinkan Indonesia untuk memanfaatkan peluang ekonomi dan produktivitas signifikan, yang dihadirkan oleh teknologi AI terbaru.&#13;
&#13;
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Kearney, AI dapat menyumbang hampir USD1 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) Asia Tenggara pada 2030, dengan Indonesia diproyeksikan menyerap USD366 miliar dari jumlah tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Microsoft mengumumkan investasi sebesar USD1,7 miliar atau sekira Rp27,6 triliun selama empat tahun ke depan untuk pengembangan infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan atau artificial&amp;nbsp;intelligence (AI) di Indonesia. Investasi ini akan menyediakan kesempatan pelatihan bagi 840.000 orang dan dukungan terhadap komunitas developer dalam negeri yang terus berkembang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ini merupakan investasi tunggal terbesar dalam 29 tahun sejarah Microsoft di Indonesia. Inisiatif ini akan mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan pemerintah, &amp;nbsp;yang bertujuan mentransformasi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Generasi baru AI ini mengubah cara hidup dan bekerja setiap orang di mana pun, termasuk di Indonesia,&amp;quot; kata Chairman dan CEO Microsoft Satya Nadella saat berbicara pada acara Microsoft Build AI Day di Jakarta, Selasa, (30/4/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Investasi yang kami umumkan hari ini &amp;ndash; yang mencakup infrastruktur digital, keterampilan, dan dukungan bagi para developer &amp;ndash; akan membantu Indonesia untuk terus melaju di era baru ini.&amp;quot;&#13;
&#13;
Investasi infrastruktur digital ini merupakan kelanjutan dari inisiatif Berdayakan Indonesia yang Microsoft umumkan pada Februari 2021, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi inklusif. Termasuk di dalam inisiatif tersebut yaitu rencana untuk mendirikan wilayah&#13;
datacenter pertama perusahaan di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ini juga akan memungkinkan Microsoft untuk memenuhi permintaan terhadap layanan komputasi awan (cloud computing services) di Indonesia yang terus meningkat, selain juga memungkinkan Indonesia untuk memanfaatkan peluang ekonomi dan produktivitas signifikan, yang dihadirkan oleh teknologi AI terbaru.&#13;
&#13;
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Kearney, AI dapat menyumbang hampir USD1 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) Asia Tenggara pada 2030, dengan Indonesia diproyeksikan menyerap USD366 miliar dari jumlah tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
