<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PLN Bakal Sulap 2 Ribu Tiang Listrik Jadi SPKLU</title><description>Uji coba sukses, PLN bakal sulap 2.000 tiang listrik menjadi SPKLU.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/24/52/3000129/pln-bakal-sulap-2-ribu-tiang-listrik-jadi-spklu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/24/52/3000129/pln-bakal-sulap-2-ribu-tiang-listrik-jadi-spklu"/><item><title>PLN Bakal Sulap 2 Ribu Tiang Listrik Jadi SPKLU</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/24/52/3000129/pln-bakal-sulap-2-ribu-tiang-listrik-jadi-spklu</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/24/52/3000129/pln-bakal-sulap-2-ribu-tiang-listrik-jadi-spklu</guid><pubDate>Rabu 24 April 2024 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/24/52/3000129/pln-bakal-sulap-2-ribu-tiang-listrik-jadi-spklu-bP0DYiTXqk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PLN bakal sulap 2 ribu tiang listrik jadi SPKLU. (PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/24/52/3000129/pln-bakal-sulap-2-ribu-tiang-listrik-jadi-spklu-bP0DYiTXqk.jpg</image><title>PLN bakal sulap 2 ribu tiang listrik jadi SPKLU. (PLN)</title></images><description>

JAKARTA - PT PLN (Persero) mengklaim telah selesai melakukan uji coba tiang listrik yang diubah menjadi SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Skema ini dianggap bakal mempermudah pemilik kendaraan listrik untuk mengisi daya baterai.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti mengatakan, uji coba ini dilakukan sebagai upaya PLN menyediakan infrastruktur kendaraan listrik. Diharapkan tujuan pemerintah mempercepat penggunakan kendaraan listrik di Indonesia segera tercapai.

&amp;ldquo;Sudah, sudah berhasil. Sudah oke menggunakan AC berkapasitas 22 kW. Jadi kita taruh di tempat-tempat parkir yang memungkinkan. Tentu kita juga minta izin ya kepada pihak sekitar. Ada yang sudah dipasang di depan Hotel Bidakara,&amp;rdquo; kata Edi di Jakarta, Senin (22/4/2024).








BACA JUGA:
Penjualan Lesu, Tesla Pangkas Harga Sejumlah Mobil Listrik










Usai uji coba berhasil, Edi mengatakan, pihaknya menargetkan memasang 2.000 SPKLU dengan menggunakan tiang listrik. Penggunaan dan pembayaran akan menggunakan aplikasi PLN Mobile.

&amp;ldquo;Ujinya itu mulai dari uji sentuh sampai terkait ketenagalistrikan. Sudah aman. Kita baru uji coba di tiga lokasi. Target tahun ini kita buat 2.000 unit. Kita pakai PLN Mobile. Sudah bisa dipakai umum,&amp;rdquo; tuturnya.






BACA JUGA:
PEVS 2024 Bakal Hadirkan Banyak Kendaraan Listrik Terbaru, Targetkan Transaksi Rp400 Miliar












Saat ini, SPKLU tiang listrik baru ada di tiga lokasi di Jakarta sebagai uji coba yang nantinya akan disebar di seluruh Indonesia. Edi mengatakan, aplikasinya juga tidak bisa di tempat sembarangan karena menyangkut keamanan.

&amp;ldquo;Nanti kita lihat ya, karena kan dia ada di luar (outdoor), jadi perlu ada security. Jadi nanti kita investigasi lagi (lokasi yang cocok), kita investarisir mana lokasi-lokasi yang memungkinkan,&amp;rdquo; ujarnya.







BACA JUGA:
Mudik 2024, Transaksi Mobil Listrik Ngecas di SPKLU Naik 5 Kali Lipat&amp;nbsp;










Selain itu, Edi menyampaikan penerapan SPKLU tiang listrik ini akan dilihat populasi mobil listrik di wilayah tersebut. Apabila jumlahnya masih sedikit, SPKLU yang sudah terbangun dirasa cukup.



&amp;ldquo;Kita juga tergantung pada populasi mobil ya. Jadi itu pertimbangan (membuka SPKLU tiang listrik). Di mana mobil banyak, kita juga akan banyak. Tapi kan sekarang Sulawesi, Makassar sudah banyak juga ya,&amp;rdquo; ucapnya.



</description><content:encoded>

JAKARTA - PT PLN (Persero) mengklaim telah selesai melakukan uji coba tiang listrik yang diubah menjadi SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Skema ini dianggap bakal mempermudah pemilik kendaraan listrik untuk mengisi daya baterai.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti mengatakan, uji coba ini dilakukan sebagai upaya PLN menyediakan infrastruktur kendaraan listrik. Diharapkan tujuan pemerintah mempercepat penggunakan kendaraan listrik di Indonesia segera tercapai.

&amp;ldquo;Sudah, sudah berhasil. Sudah oke menggunakan AC berkapasitas 22 kW. Jadi kita taruh di tempat-tempat parkir yang memungkinkan. Tentu kita juga minta izin ya kepada pihak sekitar. Ada yang sudah dipasang di depan Hotel Bidakara,&amp;rdquo; kata Edi di Jakarta, Senin (22/4/2024).








BACA JUGA:
Penjualan Lesu, Tesla Pangkas Harga Sejumlah Mobil Listrik










Usai uji coba berhasil, Edi mengatakan, pihaknya menargetkan memasang 2.000 SPKLU dengan menggunakan tiang listrik. Penggunaan dan pembayaran akan menggunakan aplikasi PLN Mobile.

&amp;ldquo;Ujinya itu mulai dari uji sentuh sampai terkait ketenagalistrikan. Sudah aman. Kita baru uji coba di tiga lokasi. Target tahun ini kita buat 2.000 unit. Kita pakai PLN Mobile. Sudah bisa dipakai umum,&amp;rdquo; tuturnya.






BACA JUGA:
PEVS 2024 Bakal Hadirkan Banyak Kendaraan Listrik Terbaru, Targetkan Transaksi Rp400 Miliar












Saat ini, SPKLU tiang listrik baru ada di tiga lokasi di Jakarta sebagai uji coba yang nantinya akan disebar di seluruh Indonesia. Edi mengatakan, aplikasinya juga tidak bisa di tempat sembarangan karena menyangkut keamanan.

&amp;ldquo;Nanti kita lihat ya, karena kan dia ada di luar (outdoor), jadi perlu ada security. Jadi nanti kita investigasi lagi (lokasi yang cocok), kita investarisir mana lokasi-lokasi yang memungkinkan,&amp;rdquo; ujarnya.







BACA JUGA:
Mudik 2024, Transaksi Mobil Listrik Ngecas di SPKLU Naik 5 Kali Lipat&amp;nbsp;










Selain itu, Edi menyampaikan penerapan SPKLU tiang listrik ini akan dilihat populasi mobil listrik di wilayah tersebut. Apabila jumlahnya masih sedikit, SPKLU yang sudah terbangun dirasa cukup.



&amp;ldquo;Kita juga tergantung pada populasi mobil ya. Jadi itu pertimbangan (membuka SPKLU tiang listrik). Di mana mobil banyak, kita juga akan banyak. Tapi kan sekarang Sulawesi, Makassar sudah banyak juga ya,&amp;rdquo; ucapnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
