<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Kembangkan Charge Mobil Listrik Sambil Melaju di Jalanan</title><description>Nantinya mobil listrik dapat mengisi daya saat melintas di jalanan menggunakan teknologi nirkabel.&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/03/52/2992051/as-kembangkan-charge-mobil-listrik-sambil-melaju-di-jalanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/03/52/2992051/as-kembangkan-charge-mobil-listrik-sambil-melaju-di-jalanan"/><item><title>AS Kembangkan Charge Mobil Listrik Sambil Melaju di Jalanan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/03/52/2992051/as-kembangkan-charge-mobil-listrik-sambil-melaju-di-jalanan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/03/52/2992051/as-kembangkan-charge-mobil-listrik-sambil-melaju-di-jalanan</guid><pubDate>Rabu 03 April 2024 17:25 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/03/52/2992051/as-kembangkan-charge-mobil-listrik-sambil-melaju-di-jalanan-4SRbSHKwlc.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil listrik (Ilustrasi/Dok PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/03/52/2992051/as-kembangkan-charge-mobil-listrik-sambil-melaju-di-jalanan-4SRbSHKwlc.jpeg</image><title>Mobil listrik (Ilustrasi/Dok PLN)</title></images><description>
JAKARTA - Sekelompok insinyur dari Universitas Purdue dan Departemen Transportasi Indiana mengembangkan cara baru untuk mengisi daya kendaraan listrik. Nantinya, pengisian daya dapat dilakukan tanpa mengharuskan kendaraan berhenti.


Mereka yakni Haddock, Nadia Gkritza, Dionysios Aliprantis, dan Steve Pekarek melakukan pengembangan dengan  menargetkan kendaraan listrik bisa diisi dayanya langsung di jalan raya menggunakan teknologi nirkabel.


Mereka saat ini sibuk mengerjakan bagian jalan raya yang dapat mengisi daya kendaraan listrik, bahkan semitruk listrik, saat melaju dengan kecepatan 65 km per jam, melansir dari Business Insider, Rabu (3/4/2023).


Dalam pengumuman resminya, konstruksi jalan raya yang dapat mengisi daya kendaraan listrik telah dimulai sejak Senin kemarin di bagian uji seperempat mil US Route 231/Route 52 di West Lafayette, Indiana.








BACA JUGA:
Nissan Bakal Luncurkan 30 Model Baru hingga 2026, 16 di Antaranya Mobil Listrik











Teknologi yang sedang dipatenkan ini bekerja dengan mengandalkan kumparan pemancar yang dipasang di bawah trotoar jalan raya. Kumparan tersebut kemudian mengirimkan energi melalui medan magnet ke kumparan penerima yang dipasang di bawah kendaraan listrik.







BACA JUGA:
Spesifikasi Mobil Listrik Baru BMW i5, Sekali Cas Tempuh Jakarta-Solo










Karena kumparan penerima ini punya fungsi penting, produsen harus menyematkannya ke dalam produk mereka atau pemilik kendaraan listrik perlu melengkapi kendaraan mereka dengan perangkat tersebut.



Diketahui, sistem pengisian daya kendaraan listrik nirkabel seperti ini sebenarnya bukanlah barang baru. Namun, sistem Purdue ini unik karena memiliki daya yang cukup untuk mengisi daya semitruk.








BACA JUGA:
Mobil Listrik Xiaomi SU7 Laris Manis hingga Inden 7 Bulan, Kapan Masuk Indonesia?












Meskipun jalan-jalan lain telah dialiri listrik (seperti di Detroit), proyek ini menandai pertama kalinya diuji baik di jalan raya maupun pada semitruk listrik. Program percontohan akan mulai menguji teknologi tersebut pada Mei 2025 setelah instalasi selesai.





Selama tahap pengujian, para peneliti akan mempelajari, bagaimana cuaca buruk mempengaruhi proses pengisian, dan apakah retakan di trotoar menyebabkan masalah. Tim mengatakan mereka berharap dapat melistriki sebagian jalan antar negara bagian Indiana dalam empat atau lima tahun ke depan.



</description><content:encoded>
JAKARTA - Sekelompok insinyur dari Universitas Purdue dan Departemen Transportasi Indiana mengembangkan cara baru untuk mengisi daya kendaraan listrik. Nantinya, pengisian daya dapat dilakukan tanpa mengharuskan kendaraan berhenti.


Mereka yakni Haddock, Nadia Gkritza, Dionysios Aliprantis, dan Steve Pekarek melakukan pengembangan dengan  menargetkan kendaraan listrik bisa diisi dayanya langsung di jalan raya menggunakan teknologi nirkabel.


Mereka saat ini sibuk mengerjakan bagian jalan raya yang dapat mengisi daya kendaraan listrik, bahkan semitruk listrik, saat melaju dengan kecepatan 65 km per jam, melansir dari Business Insider, Rabu (3/4/2023).


Dalam pengumuman resminya, konstruksi jalan raya yang dapat mengisi daya kendaraan listrik telah dimulai sejak Senin kemarin di bagian uji seperempat mil US Route 231/Route 52 di West Lafayette, Indiana.








BACA JUGA:
Nissan Bakal Luncurkan 30 Model Baru hingga 2026, 16 di Antaranya Mobil Listrik











Teknologi yang sedang dipatenkan ini bekerja dengan mengandalkan kumparan pemancar yang dipasang di bawah trotoar jalan raya. Kumparan tersebut kemudian mengirimkan energi melalui medan magnet ke kumparan penerima yang dipasang di bawah kendaraan listrik.







BACA JUGA:
Spesifikasi Mobil Listrik Baru BMW i5, Sekali Cas Tempuh Jakarta-Solo










Karena kumparan penerima ini punya fungsi penting, produsen harus menyematkannya ke dalam produk mereka atau pemilik kendaraan listrik perlu melengkapi kendaraan mereka dengan perangkat tersebut.



Diketahui, sistem pengisian daya kendaraan listrik nirkabel seperti ini sebenarnya bukanlah barang baru. Namun, sistem Purdue ini unik karena memiliki daya yang cukup untuk mengisi daya semitruk.








BACA JUGA:
Mobil Listrik Xiaomi SU7 Laris Manis hingga Inden 7 Bulan, Kapan Masuk Indonesia?












Meskipun jalan-jalan lain telah dialiri listrik (seperti di Detroit), proyek ini menandai pertama kalinya diuji baik di jalan raya maupun pada semitruk listrik. Program percontohan akan mulai menguji teknologi tersebut pada Mei 2025 setelah instalasi selesai.





Selama tahap pengujian, para peneliti akan mempelajari, bagaimana cuaca buruk mempengaruhi proses pengisian, dan apakah retakan di trotoar menyebabkan masalah. Tim mengatakan mereka berharap dapat melistriki sebagian jalan antar negara bagian Indiana dalam empat atau lima tahun ke depan.



</content:encoded></item></channel></rss>
