<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ledakan Matahari Bisa Terlihat dari Bumi saat Gerhana Matahari Total </title><description>Ini penjelasan BMKG tentang penampakan ledakan Matahari saat GMT.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/02/56/2991633/ledakan-matahari-bisa-terlihat-dari-bumi-saat-gerhana-matahari-total</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/02/56/2991633/ledakan-matahari-bisa-terlihat-dari-bumi-saat-gerhana-matahari-total"/><item><title>Ledakan Matahari Bisa Terlihat dari Bumi saat Gerhana Matahari Total </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/02/56/2991633/ledakan-matahari-bisa-terlihat-dari-bumi-saat-gerhana-matahari-total</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/04/02/56/2991633/ledakan-matahari-bisa-terlihat-dari-bumi-saat-gerhana-matahari-total</guid><pubDate>Selasa 02 April 2024 17:17 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/02/56/2991633/gerhana_matahari-YVTX_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: NASA.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/02/56/2991633/gerhana_matahari-YVTX_large.jpeg</image><title>Foto: NASA.</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Para pengamat yang menyaksikan gerhana Matahari total (GMT) pekan depan, kemungkinan akan dapat menyaksikan juga fenomena ledakan matahari atau solar flare. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagaimana diketahui, gerhana Matahari total ini akan dapat disaksikan orang-orang di wilayah Amerika Utara, terutama di Amerika Serikat (AS), serta sebagian wilayah Meksiko dan Kanada pada 8 April 2024. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut National Center for Atmospheric Research (NCAR), saat gerhana Matahari total ini terjadi, para pengamat di daerah terdampak juga akan dapat melihat ledakan-ledakan Matahari. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di daerah yang terdampak GMT akan terlihat ledakan-ledakan di Matahari, dimana saat totalitas Gerhana Matahari, pandangan Matahari dari Bumi terhalang oleh Bulan dan menyisakan sisi tepi,&amp;rdquo; demikian disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam unggahan di akun Instagram @geopotw_bmkg, Selasa, (2/4/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ledakan-ledakan ini akan dapat disaksikan dari Bumi di bagian tepian plasma Matahari yang tidak tertutup oleh Bulan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
BMKG mengatakan akan mengamati fenomena solar flare ini karena selalu berdampak pada Bumi. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena fenomena alam ledakan di matahari (solar flare) selalu berpengaruh kepada magnetosfer bumi, maka BMKG juga melakukan pengamatan secara kontinu terhadap pengaruh dari fenomena alam tersebut.&amp;rdquo;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Magnetosfer adalah lapisan medan magnet yang menyelimuti benda-benda angkasa termasuk planet Bumi kita. Magnetofser penting bagi sistem komunikasi di Bumi seperti sistem satelit dan gelombang radio, sehingga gangguan akibat solar flare berpotensi berdampak pada sistem komunikasi ini. &amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Para pengamat yang menyaksikan gerhana Matahari total (GMT) pekan depan, kemungkinan akan dapat menyaksikan juga fenomena ledakan matahari atau solar flare. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagaimana diketahui, gerhana Matahari total ini akan dapat disaksikan orang-orang di wilayah Amerika Utara, terutama di Amerika Serikat (AS), serta sebagian wilayah Meksiko dan Kanada pada 8 April 2024. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut National Center for Atmospheric Research (NCAR), saat gerhana Matahari total ini terjadi, para pengamat di daerah terdampak juga akan dapat melihat ledakan-ledakan Matahari. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di daerah yang terdampak GMT akan terlihat ledakan-ledakan di Matahari, dimana saat totalitas Gerhana Matahari, pandangan Matahari dari Bumi terhalang oleh Bulan dan menyisakan sisi tepi,&amp;rdquo; demikian disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam unggahan di akun Instagram @geopotw_bmkg, Selasa, (2/4/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ledakan-ledakan ini akan dapat disaksikan dari Bumi di bagian tepian plasma Matahari yang tidak tertutup oleh Bulan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
BMKG mengatakan akan mengamati fenomena solar flare ini karena selalu berdampak pada Bumi. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena fenomena alam ledakan di matahari (solar flare) selalu berpengaruh kepada magnetosfer bumi, maka BMKG juga melakukan pengamatan secara kontinu terhadap pengaruh dari fenomena alam tersebut.&amp;rdquo;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Magnetosfer adalah lapisan medan magnet yang menyelimuti benda-benda angkasa termasuk planet Bumi kita. Magnetofser penting bagi sistem komunikasi di Bumi seperti sistem satelit dan gelombang radio, sehingga gangguan akibat solar flare berpotensi berdampak pada sistem komunikasi ini. &amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
