<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lewati Serangkaian Uji Coba, Perusahaan China Segera Produksi Mobil Terbang</title><description>Teknologi mobil terbang ini diklaim siap digunakan lantaran sukses melewati serangkaian uji terbang di Eropa.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/03/29/52/2989951/lewati-serangkaian-uji-coba-perusahaan-china-segera-produksi-mobil-terbang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/03/29/52/2989951/lewati-serangkaian-uji-coba-perusahaan-china-segera-produksi-mobil-terbang"/><item><title>Lewati Serangkaian Uji Coba, Perusahaan China Segera Produksi Mobil Terbang</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/03/29/52/2989951/lewati-serangkaian-uji-coba-perusahaan-china-segera-produksi-mobil-terbang</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/03/29/52/2989951/lewati-serangkaian-uji-coba-perusahaan-china-segera-produksi-mobil-terbang</guid><pubDate>Jum'at 29 Maret 2024 19:45 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/29/52/2989951/lewati-serangkaian-uji-coba-perusahaan-china-segera-produksi-mobil-terbang-HK44QjUPFV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil terbang. (NYPost)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/29/52/2989951/lewati-serangkaian-uji-coba-perusahaan-china-segera-produksi-mobil-terbang-HK44QjUPFV.jpg</image><title>Mobil terbang. (NYPost)</title></images><description>
JAKARTA - Perusahaan mobil terbang asal China, Hebei Jianxin, telah membeli teknologi mobil terbang bertenaga BMW yang mampu melesat di ketinggian 8.200 kaki. Teknologi mobil terbang ini diklaim siap digunakan lantaran sukses melewati serangkaian uji terbang di Eropa.


Teknologi mobil terbang yang dibeli dikenal sebagai AirCar. Ini merupakan kendaraan dua penumpang dengan empat roda rancangan Slovakia yang legal digunakan di jalan raya darat. Dalam hitungan menit, mobil ini berubah menjadi mobil terbang.



Dengan dibelinya teknologi tersebut, Hebei Jianxin memiliki hak eksklusif untuk memproduksi dan menggunakan pesawat AirCar. Perusahaan ini bahkan telah membangun bandara dan sekolah penerbangannya sendiri setelah sebelumnya melakukan akuisisi dari produsen pesawat Slovakia lainnya.


Tidak jelas berapa biaya yang digelontorkan Hebei Jianxin untuk bisa mendapatkan teknologi mobil terbang AirCar. Tapi yang pasti, AirCar dalam pengembangannya telah menghabiskan dana lebih dari $2,3 juta atau setara Rp 36 miliar, melansir New York Post, Jumat (29/3/2024).








BACA JUGA:
Mobil Terbang Bukan Solusi, Elon Musk Mau Bangun Terowongan Atasi Kemacetan










Diketahui, AirCar dilengkapi baling-baling pendorong, sayap yang dapat ditarik bergaya switchblade, dan ekor teleskopik. Pesawat ini mampu terbang sekitar 600 mil pada ketinggian 8.200 kaki dan dikembangkan oleh Profesor Stefan Klein dan salah satu pendirinya, Anton Zajac dari Klein Vision.


Mobil tersebut mempunyai mesin BMW dan menggunakan bahan bakar bensin biasa. Saat berada di darat, kendaraan ini tampak seperti mobil sport modern, dengan sayap terlipat mulus ke samping, dibutuhkan waktu dua menit 15 detik untuk berubah menjadi pesawat terbang dari mode mobil sport.








BACA JUGA:
Didukung SpaceX, Mobil Terbang Seharga Rp4,7 Miliar Ini Laris Manis










Berbeda dengan taksi drone, AirCar tidak dapat lepas landas atau mendarat secara vertikal dan memerlukan landasan pacu, mirip dengan pesawat terbang. AirCar hanya mampu mengangkut dua orang dengan berat gabungan 31 stone atau sekitar 430 pon.





</description><content:encoded>
JAKARTA - Perusahaan mobil terbang asal China, Hebei Jianxin, telah membeli teknologi mobil terbang bertenaga BMW yang mampu melesat di ketinggian 8.200 kaki. Teknologi mobil terbang ini diklaim siap digunakan lantaran sukses melewati serangkaian uji terbang di Eropa.


Teknologi mobil terbang yang dibeli dikenal sebagai AirCar. Ini merupakan kendaraan dua penumpang dengan empat roda rancangan Slovakia yang legal digunakan di jalan raya darat. Dalam hitungan menit, mobil ini berubah menjadi mobil terbang.



Dengan dibelinya teknologi tersebut, Hebei Jianxin memiliki hak eksklusif untuk memproduksi dan menggunakan pesawat AirCar. Perusahaan ini bahkan telah membangun bandara dan sekolah penerbangannya sendiri setelah sebelumnya melakukan akuisisi dari produsen pesawat Slovakia lainnya.


Tidak jelas berapa biaya yang digelontorkan Hebei Jianxin untuk bisa mendapatkan teknologi mobil terbang AirCar. Tapi yang pasti, AirCar dalam pengembangannya telah menghabiskan dana lebih dari $2,3 juta atau setara Rp 36 miliar, melansir New York Post, Jumat (29/3/2024).








BACA JUGA:
Mobil Terbang Bukan Solusi, Elon Musk Mau Bangun Terowongan Atasi Kemacetan










Diketahui, AirCar dilengkapi baling-baling pendorong, sayap yang dapat ditarik bergaya switchblade, dan ekor teleskopik. Pesawat ini mampu terbang sekitar 600 mil pada ketinggian 8.200 kaki dan dikembangkan oleh Profesor Stefan Klein dan salah satu pendirinya, Anton Zajac dari Klein Vision.


Mobil tersebut mempunyai mesin BMW dan menggunakan bahan bakar bensin biasa. Saat berada di darat, kendaraan ini tampak seperti mobil sport modern, dengan sayap terlipat mulus ke samping, dibutuhkan waktu dua menit 15 detik untuk berubah menjadi pesawat terbang dari mode mobil sport.








BACA JUGA:
Didukung SpaceX, Mobil Terbang Seharga Rp4,7 Miliar Ini Laris Manis










Berbeda dengan taksi drone, AirCar tidak dapat lepas landas atau mendarat secara vertikal dan memerlukan landasan pacu, mirip dengan pesawat terbang. AirCar hanya mampu mengangkut dua orang dengan berat gabungan 31 stone atau sekitar 430 pon.





</content:encoded></item></channel></rss>
