<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mobil Listrik Murah China Serbu Indonesia, Ini Respons Mercedes-Benz</title><description>Mercedes-Benz mengomentari maraknya mobil listrik murah dari pabrikan China yang menyerbu Indonesia.&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/03/27/52/2988895/mobil-listrik-murah-china-serbu-indonesia-ini-respons-mercedes-benz</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/03/27/52/2988895/mobil-listrik-murah-china-serbu-indonesia-ini-respons-mercedes-benz"/><item><title>Mobil Listrik Murah China Serbu Indonesia, Ini Respons Mercedes-Benz</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/03/27/52/2988895/mobil-listrik-murah-china-serbu-indonesia-ini-respons-mercedes-benz</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/03/27/52/2988895/mobil-listrik-murah-china-serbu-indonesia-ini-respons-mercedes-benz</guid><pubDate>Rabu 27 Maret 2024 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/27/52/2988895/mobil-listrik-murah-china-serbu-indonesia-ini-respons-mercedes-benz-Mbpkb66dtz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil listrik murah dari China serbu Indonesia, ini respons Mercedes-Benz. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/27/52/2988895/mobil-listrik-murah-china-serbu-indonesia-ini-respons-mercedes-benz-Mbpkb66dtz.jpg</image><title>Mobil listrik murah dari China serbu Indonesia, ini respons Mercedes-Benz. (Ist)</title></images><description>


JAKARTA - Mobil listrik dari pabrikan China meramaikan pasar otomotif Tanah Air. Secara harga, mobil listrik dari China tersebut  bisa dibilang terjangkau. Terkait hal ini, bagaimana Mercedes-Benz menyikapi?


Diketahui, mobil listrik dari sejumlah pabrikan China memiliki fitur yang tak berbeda jauh dengan pabrikan Eropa. Namun, secara harga, mobil listrik dari pabrikan China lebih murah.


Deputy Director Marketing Communication &amp;amp; PR PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia Kariyanto Hardosoemarto tak khawatir akan kondisi tersebut. Ia menilai kondisi saat ini menghadirkan banyak opsi mobil listrik untuk masyarakat.

&quot;Kalau kita lihat sih, memberikan opsi yang banyak untuk pelanggan-pelanggan kita,&quot; kata Kariyanto di Jakarta, Senin (25/3/2024).

Ia mengakui, saat ini memang banyak model mobil listrik menawarkan sejumlah fitur menarik. Namun, hal ini justru menjadi pelecut bagi pihaknya untuk terus berkembang.







BACA JUGA:
Siap-Siap, Mercedes-AMG E53 Hybrid Segera Meluncur










&quot;Memang secara portofolio sekarang juga banyak menawarkan fitur-fitur menarik sebagainya  tapi kita lihat itu pemicu kita aja untuk terus berusaha jadi yang terbaik,&quot; tuturnya.







BACA JUGA:
Harga dan Spesifikasi Mobil Mercedes-Benz Hadiah Livy Renata ke Ibunya











Kariyanto menjelaskan, mobil listrik masih menjadi hal baru di masyarakat. Karena itu, masyarakat akan mempertimbangkan opsi-opsi model mobil listrik beserta harganya.

&quot;BEV itu kan something new di market ini. Begitu ada opsi itu mungkin orang tetap ya consider despite of harga, misalnya harga berapa,&quot; kata Kariyanto.








BACA JUGA:
Mercedes-Benz Indonesia Bakal Luncurkan 10 Model Tahun Ini, Termasuk 2 Mobil Listrik&amp;nbsp; &amp;nbsp;











Namun, ia menegaskan, kondisi ini tak menyebabkan terjadinya perang harga. Itu karena menurutnya, setiap pabrikan memiliki segmen sendiri.









&quot;Kalau perang harga enggak karena kita kan segmennya kan ada sendiri ya kita. Jadi bukan serta-merta begitu ada produk China kita turunkan harga. Jadi kita bermain di segmen kita masing-masinglah fokusnya di situ,&quot; tutur Kariyanto.

</description><content:encoded>


JAKARTA - Mobil listrik dari pabrikan China meramaikan pasar otomotif Tanah Air. Secara harga, mobil listrik dari China tersebut  bisa dibilang terjangkau. Terkait hal ini, bagaimana Mercedes-Benz menyikapi?


Diketahui, mobil listrik dari sejumlah pabrikan China memiliki fitur yang tak berbeda jauh dengan pabrikan Eropa. Namun, secara harga, mobil listrik dari pabrikan China lebih murah.


Deputy Director Marketing Communication &amp;amp; PR PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia Kariyanto Hardosoemarto tak khawatir akan kondisi tersebut. Ia menilai kondisi saat ini menghadirkan banyak opsi mobil listrik untuk masyarakat.

&quot;Kalau kita lihat sih, memberikan opsi yang banyak untuk pelanggan-pelanggan kita,&quot; kata Kariyanto di Jakarta, Senin (25/3/2024).

Ia mengakui, saat ini memang banyak model mobil listrik menawarkan sejumlah fitur menarik. Namun, hal ini justru menjadi pelecut bagi pihaknya untuk terus berkembang.







BACA JUGA:
Siap-Siap, Mercedes-AMG E53 Hybrid Segera Meluncur










&quot;Memang secara portofolio sekarang juga banyak menawarkan fitur-fitur menarik sebagainya  tapi kita lihat itu pemicu kita aja untuk terus berusaha jadi yang terbaik,&quot; tuturnya.







BACA JUGA:
Harga dan Spesifikasi Mobil Mercedes-Benz Hadiah Livy Renata ke Ibunya











Kariyanto menjelaskan, mobil listrik masih menjadi hal baru di masyarakat. Karena itu, masyarakat akan mempertimbangkan opsi-opsi model mobil listrik beserta harganya.

&quot;BEV itu kan something new di market ini. Begitu ada opsi itu mungkin orang tetap ya consider despite of harga, misalnya harga berapa,&quot; kata Kariyanto.








BACA JUGA:
Mercedes-Benz Indonesia Bakal Luncurkan 10 Model Tahun Ini, Termasuk 2 Mobil Listrik&amp;nbsp; &amp;nbsp;











Namun, ia menegaskan, kondisi ini tak menyebabkan terjadinya perang harga. Itu karena menurutnya, setiap pabrikan memiliki segmen sendiri.









&quot;Kalau perang harga enggak karena kita kan segmennya kan ada sendiri ya kita. Jadi bukan serta-merta begitu ada produk China kita turunkan harga. Jadi kita bermain di segmen kita masing-masinglah fokusnya di situ,&quot; tutur Kariyanto.

</content:encoded></item></channel></rss>
